Aplikasi Talent Management, Seberapa Pentingkah untuk Bisnismu?

Karyawan merupakan suatu aset penting bagi perusahaan. Oleh karena itu tentu perusahaan perlu mengelola mereka agar bisa lebih produktivitas dan menumbuhkan rasa loyal pada mereka. Agar bisa merealisasikan itu semua, perusahaan perlu melakukan apa yang dikenal dengan talent management. Hal tersebut semakin mudah dilakukan saat ini dengan berkembangnya aplikasi talent management.

Namun masih banyak perusahaan yang kebingungan mengenai talent management (manajemen bakat) tentang hal-hal apa saja yang perlu dilakukan dan bagaimana mengawalinya. Untuk hal itu, mari sama-sama kita bahas hal ini bersama!

Apa itu Talent Management?

Talent management atau manajemen bakat merupakan proses sistematis mulai dari mengidentifikasi posisi yang kosong, mengembangkan keterampilan, dan keahlian orang tersebut untuk mencocokannya dengan posisi yang kosong dan mempertahankannya untuk mencapai tujuan bisnis dalam jangka panjang. Ini merupakan proses yang perlu dijalankan secara berkesinambungan.

Manajemen bakat menjadi strategi bisnis bagi organisasi perusahaan untuk dapat mempertahankan karyawan mereka yang paling berbakat dan terampil. Hal ini karena perusahaan sadar, perekrutan adalah sebuah sistem yang “mahal”.

Istilah ini sendiri diperkenalkan oleh Elizabeth G. Chambers, Mark Foulon, Helen Handfield-Jones, Steven M. Hankin dan Edward G. Michaels III dalam buku mereka yang berjudul “The War for Talent” yang terbit pada 1998.

Dengan kata lain, manajemen bakat adalah proses yang bertujuan untuk mendorong kinerja melalui praktik manajemen orang yang terintegrasi. Dengan demikian, ini adalah salah satu fungsi utama divisi HR atau human resource.

Mengapa Perushaan Perlu Talent Management?

Setelah mengerti mengenai pengertian dari talent management, selanjutnya mari kita bahas mengapa talent management menjadi hal penting untuk kesuksesan bisnis kamu. Menurut hasil survei yang dilakukan oleh Chandler and Macleod  91% karyawan mengakatan mereka butuh lebih dari sekadar uang agar mereka merasa terlibat dan termotivasi.

Menarik Talenta Top

Ketika kamu punya talent management dalam organisasi, kamu dapat menciptakan merek perusahaan yang secara organik dapat menarik talenta top yang ideal untuk bergabung dan dapat berkontribusi untuk meningkatkan hasil bisnismu.

Organisasi Berkelanjutan

Tidak jarang, sebuah perusahaan akan menghadapi krisis tenaga ahli. Memiliki manajemen bakat,  perusahaan dapat meminimalisir krisis ini karena aliran dalam organisasi yang bersifat berkelanjutan yang dapat mengisi peran-peran penting. Sehingga proses operasional dapat terus berjalan baik dan membuat klien dan stakeholder merasa puas. Ini juga akan memberikan keuntungan bagi karyawan karena tidak dibebani tugas berlebihan.

Peningkatan Keterlibatan Karyawan

Adanya talent management membuat perusahaan dapat membuat keputusan yang sistematis tentang pengembangan staf, perusahaan dapat memastikan bahwa staf yang mereka butuhkan tersedia dan terlatih untuk itu, perusahaan juga dapat menghemat pengeluaran untuk pengembangan yang tidak perlu.

Selain itu, dengan talent management karyawan merasa lebih terlibat dan ingin meningkatkan retensi dan juga memastikan bahwa organisasi dapat memenuhi syarat operasional.

Mempertahakan Bakat Terbaik

Praktik orientasi yang terstruktur dengan baik, menciptakan tingkat retensi 69% lebih tinggi. Ini berarti perusahaan dapat menghemat biaya untuk perekrutan karena talent management.

Meningkatkan Kinerja Bisnis

Ketika karyawan dilibatkan, terampil, dan termotivasi, mereka akan bekerja sesuai dengan tujuan perusahaan yang pada hasilnya akan memberikan rasa puas pada klien dan kinerja bisnis.

Memberikan Kepuasan pada Klien dan Stakeholder

Pendekatan yang sistematis pada manajemen bakat menandakan ada integrasi organisasi yang luas dan pendekatan manajemen yang konsisten. Ketika sebuah perusahaan punya integrasi tinggi, biasanya rasa puas klien juga menjadi lebih tinggi karena kebutuhan mereka terpenuhi dengan cepat.

Talent Management Model

Talent management sendiri punya model yang dalam cakupannya bisa dari rekrutmen, pelatihan, pengembangan, nilai-nilai dan visi organisasi, manajemen kinerja, jalur karier, dan perencanaan suksesi.

Meskipun ada banyak model talent management, elemen-elemen umumnya dapat dikategorikan ke dalam lima bidang yaitu perencanaan, menarik, mengembangkan, mempertahankan dan transisi.

1.Planing (perencanaan): Perencanaan adalah langkah awal dalam proses manajemen bakat. Ini melibatkan hal-hal berikut:

  • Identifikasi kebutuhan.
  • Mengembangkan deskripsi pekerjaan dan key role.
  • Mengusulkan rencana tenaga kerja untuk perekrutan.

2. Attracting: Memutuskan apakah sumber rekrutmen harus internal atau eksternal dan mencari individu yang cocok untuk mengisi posisi yang kosong bisa melalui:

  • Portal Pekerjaan online.
  • Jejaring Sosial seperti LinkedIn dan Twitter.
  • Rujukan.

3. Selecting (memilih): Merekrut dan memilih personel. Ini melibatkan langkah-langkah berikut:

  • Menjadwalkan tes tertulis dan wawancara.
  • Meneliti kandidat yang paling cocok.

4. Developing (pengembangan): Pada tahap ini, karyawan dipersiapkan sesuai dengan organisasi dan posisi. Berikut ini adalah langkah-langkah yang terlibat dalam proses:

  • Melakukan program orientasi.
  • Meningkatkan keterampilan, bakat, dan kemahiran personel agar sesuai dengan posisi.
  • Konseling, melatih, mendidik, membimbing karyawan dan rotasi pekerjaan.

5. Retaining: Retensi karyawan sangat penting untuk setiap keberadaan dan kelangsungan hidup organisasi perusahaan. Berikut ini adalah cara retensi karyawan:

  • Promosi dan kenaikan.
  • Memberikan peluang untuk pertumbuhan dengan menyerahkan proyek khusus.
  • Mengajarkan keterampilan kerja baru.

6. Transisi: Manajemen bakat bertujuan untuk transformasi karyawan secara keseluruhan untuk mencapai visi organisasi. Itu bisa dilakukan melalui:

  • Memberikan manfaat pensiun untuk karyawan.
  • Perencanaan Suksesi atau Promosi Internal.

Pilar Talent Management

Talent management bukan sebuah hal yang instan, namun manajemen bakat yang solid akan mengatasi empat bidang ini, hal itu sering dikenal dengan pilar talent mangement, yaitu:

  1. Rekrutmen
  2. Performa manajemen
  3. Pembelajaran dan Pengembangan
  4. Retensi

Bagaimana Strategi Talent management?

Seperti yang sedikit telah disinggung dalam pengertian di atas, talent management merupakan sebuah strategi bisnis. Sebagai strategi bisnis kamu harus mengintegrasikan secara penuh dalam semua proses yang terkait dengan karyawan dalam organisasi.

Untuk membuat strategi manajemen bakat yang efektif, sebelumnya kamu harus memperhatikan pertanyaan berikut ini:

Apa yang Ingin Perusahaan Fokuskan?

Ada beberapa bagian dari talent management yang bisa kamu fokuskan. Seperti menjadi tempat kerja yang diinginkan. Ini bisa menjadi daya tarik bagi talenta top.

Bagaimana Perusahaan Memenangkan Kompetisi?

Kamu tentu sadar, bahwa yang menginginkan talenta top bukan hanya perusahaan kamu saja. Pesaing kamu juga demikian. Lalu bagaimana cara kamu mengungguli pesaing kamu dan menjadi lebih menarik? Ini bisa dilakukan dengan melakukan branding yang lebih baik, retensi yang lebih baik, seleksi yang lebih baik.

Kemampuan Apa yang Perusahaan Butuhkan untuk Berkembang?

Talent management membiutuhkan kemampuan yang terkadang khusus yang terkadang tidak umum. Di sini perusahaan kamu perlu menganalisis data SDM untuk memastikan kamu dapat yang terbaik. Kamu juga perlu mengembangkan kemampuan kamu.

Aplikasi Talent Management Hari Ini

Saat ini, departemen HR telah mengerti bahwa talent management merupakan hal penting dalam menjalankan bisnis. Sebagian organisasi juga telah mengembangkan proses yang disederhanakan dengan cermat untuk membantu dalam merekrut orang yang tepat, melatih mereka dengan baik, membuat mereka betah, memastikan mereka mendapatkan haknya (gaji, tunjangan, promosi, dll). Untuk itu, aplikasi talent management sangat membantu untuk melakukan itu semua. Aplikasi talent management juga membantu dalam hal mengatur semua data di satu tempat.

Aplikasi talent management juga membantu memberikan penilaian secara objektif. Seperti yang sama-sama kita ketahui, pemberian penilaian pada karyawan adalah hal yang sulit.

JojoTimes

Salah satu aplikasi yang bisa perusahaan kamu andalkan adalah JojoTimes yang memudahkan para karyawan dalam melakukan absensi secara online. JojoTimes dapat meningkatkan kinerja tim hingga 100%, para karyawan pun dapat melaporkan semua proyeknya secara online dengan begitu monitoring aktivitas bisa dilakukan secara real-time. Tertarik? Coba demo gratis di sini!