Capital Expenditure, Penjelasan serta Pengertiannya

Capital Expenditure

Sebuah bisnis tentunya membutuhkan modal yang akan dipakai untuk membiayai pengeluaran dan produksi perusahaan. Dalam pencatatan keuangan, ada dua jenis pengeluaran yaitu Capital Expenditure dan Operating Expense. Dua jenis pengeluaran ini memiliki karakter yang berbeda walaupun sama-sama berjenis pengeluaran. Tidak hanya itu, dalam peraturan perpajakan, kedua pengeluaran ini juga dikenai aturan pajak yang berbeda. Nah pada artikel ini kita akan membahas apa itu capital expenditure pada sebuah perusahaan, jenis, dan kenapa harus ada sebuah capital expenditure pada perusahaan!

Capital Expenditure itu apa sih?

Capital expenditure atau yang biasa dikenal dengan CAPEX adalah biaya yang dikeluarkan oleh organisasi atau perusahaan untuk membeli, merawat, atau memperbaiki asset tetap/asset jangka panjang. Contoh dari asset ini misalnya mobil, bangunan, peralatan, atau tanah.

Sebuah pengeluaran dikategorikan sebagai CAPEX jika pengeluaran itu dipergunakan untuk membeli asset jangka panjang yang baru atau saat dipergunakan untuk memperpanjang masa guna sebuah asset, contohnya memperbaiki atap bangunan.

Capital expenditure adalah hal yang berbeda dengan operating expenses. Jika CAPEX adalah uang yang dikeluarkan untuk jangka panjang, sedangkan operating expense adalah pengeluaran yang dikeluarkan untuk kelancaran kegiatan operasional sehari-hari. Misalnya biaya bahan bakar, biaya sewa gedung, pajak, upah karyawan, dan lain-lain.

Kegunaan

Jika operating expense dikeluarkan dalam kegiatan sehari-hari untuk menunjang operasional perusahaan. Capital expenditure dikeluarkan saat perusahaan pertama kali berdiri atau dikeluarkan saat perusahaan tersebut memiliki proyek baru atau berinvestasi pada sebuah proyek.

Maka dari itu terkadang ada juga yang mengatakan bahwa CAPEX adalah investasi yang dilakukan oleh perusahaan. Dikatakan sebagai sebuah investasi karena apapun yang dibeli oleh capital expenditure adalah hal yang krusial untuk produksi barang/jasa sebuah perusahaan.

Biasanya capital expenditure ini dikeluarkan pada awal dan dipergunakan dalam jangka panjang. Karena nominalnya tidak sedikit maka perusahaan dituntut untuk membuat keputusan yang bijak dalam mengeluarkan CAPEX. Tidak hanya itu saja, dalam mengeluarkan CAPEX diperlukan penilaian yang matang dalam memilih hal yang akan dibeli sehingga tidak terjadi kerugian ketika barang yang dibeli dengan CAPEX tersebut ketika telah menjaidi asset.

Jenis

Berdasarkan penggunaannnya, capital expenditure dapat dibagi 2, yang pertama adalah capital expenditure yang mendukung kegiatan operasional perusahaan dan yang kedua adalah capital expenditure yang digunakan untuk meningkatkan kinerja dna keuntungan perusahaan.

Sedangkan jika dilihat dari jenis asetnya CAPEX juga dapat dibagi 2, yang pertama adalah asset berwujud atau asset nyata, misalnya bangunan, mesin, kendaraan. Sedangkan jenis lainnya adalah asset tidak berwujud, misalnya hal paten atau lisensi. Kedua jenis expenditure ini dikategorikan sebagai asset karena bisa dijualkapan pun dibutuhkan oleh perusahaan.

Kegunaan Menghitung CAPEX

Capex

Capital expenditure berguna untuk mengetahui seberapa banyak sebuah perusahaan berinvestasi kepada sebuah asset tetap. Hal ini diperlukan untuk menjaga kelancaran dan kejelasan asset sebuah perusahaan.

Dalam ilmu akuntansi, sebuah asset bisa dikatakan sebagai sebuah CAPEX jika asset tetap yang baru dibeli tersebut bisa digunakan selama lebih dari satu tahun, atau asset tetap tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan asset yang telah ada sebelumnya. Sedangkan asset yang memiliki waktu penggunaan kurang dari satu tahun baiknya dicatat dalam neraca laporan laba rugi sebagai pengeluaran.

Jika sebuah asset dikatakan sebagai sebuah CAPEX perusahaan, maka pengeluarannya akan disebarkan sepanjang jangka waktu penggunaan asset sebagai biaya yang tetap. Namun jika asset tersebut digunakan untuk mengembangkan asset yang telah ada sebelumnya maka biayanya akan dikurangi secara penuh di tahun pengeluaran tersebut dilakukan.

Capital expenditure yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan sanat bergantung dengan jenis industrinya. Industry seperti konstruksi, minya dan gas, akan membutuhkan CAPEX yang lebih besar daripada industry food and beverage.

Berikut Ini Adalah Kegunaan Menghitung Capital Expenditure

  1. Capital expenditure perusahaan akan berpengaruh dalam jangka panjang. Selain itu kegiatan operasional sehari-hari sebuah perusahaan juga bergantung pada CAPEX yang dimiliki perusahaan tersebut. Pembelian asset yang baik membuat perusahaan dapat berjalan dengan baik. Maka dari itu, pembelian asset dengan CAPEX sebaiknya dipertimbangkan secara matang.
  2. Biasanya pembelian yang menggunakan capital expenditure tidak bisa dibatalkan, kecuali jika perusahaan sanggup untuk menanggung kerugian dalam jumlah yang tidak sedikit. Perbedaan perusahana akan menimbulkan besaran CAPEX yang dibutuhkan.
  3. Biasanya capital expenditure yang besar akan menghasilkan keuntungan yang besar pula. Dengan di dukung asset yang baik, maka perusahaan dapat meningkatkan produksi barang/jasanya. Dengan meningkatnya kapasitas produksi maka laba yang dapat dihasilkan sebuah perusahaan akan semakin tinggi
  4. Pencatatan asset dan CAPEX baiknya diikuti pula dengan pencatatan penyusutannya. Hal ini penting untuk memantau nilai asset yang dimiliki oleh perusahaan dari waktu ke waktu.
  5. Dengan adanya pencatatan yang baik antara capital expenditure dan asset beserta penyusunannya akan memudahkan investor untuk berinvestasi kepada perusahaan. Investor akan melihat bahwa usaha ini memiliki keinginan yang kuat dan potensi untuk maju yang besar, sehingga investor tidak segan untuk menggelontorkan modal agar usaha dapat lebih maju lagi dengan harapan keuntungan yang dihasilkan juga akan lebih besar dari sebelumnya.

Hambatan dalam Menghitung Capital Expenditure

Walaupun pencatatan dan penghitungan capital expenditure adalah sebuah hal yang penting, tetapi dalam menghitung CAPEX bukanlah sebuah hal yang mudah. Ada beberapa hal yang menjadikan penghitungan sebuah CAPEX sulit untuk dilakukan, berikut adalah contohnya:

  1. mengukur dan mentaksir harga capital expenditure bukanlah sebuah perkara mudah. Beberapa asset memiliki harga yang butuh perhitungan khusus dan mendetail. Selain itu ada asset yang terkadang membutuhkan juru taksir khusus yang tahu harga asset tersebut secara detail.
  2. Capital expenditure merupakan pengeluaran yang sangat besar. Meskipun besar tetapi hal ini dibutuhkan untuk mendukung kegiatan produksi perusahaan agar dapat memperoleh keuntungan. Namun keluaran atau hasil asset ini tidak sepenuhnya bisa diprediksi di awal pembelian. Contohnya perusahaan membeli sebuah mesin, tetapi terkadang hasil keluaran mesin tersebut memiliki cacat sehingga tidak dapat dijual, atau dari beberapa asset CAPEX menghasilkan sebuah produk yang tidak laku di pasaran. Oleh karena itu pembelian asset CAPEX perlu dipertimbangkan secara matang.

Penghitungan keuangan perusahaan memang tekadang menjadi hal yang sulit dilakukan. Kesalahan memasukkan nominal terkadang sering terjadi pada pencatatan pengeluaran dan pemasukan perusahaan. Akan lebih praktis, cepat dan efisien jika perusahaan anda sudah melakukan otomatisasi menggunakan sebuah software. Mulai hal ini dengan cara terkecil, misalnya dengan menggunakan sebuah software untuk melakukan pembayaran/payroll secara otomatis.

JojoPayroll Solusi Keuangan yang Memudahkan Pekerjaan

Jojo Payroll agar manfaat tunjangan harian cepat dibayarkan

JojoPayroll adalah sebuah aplikasi untuk automatisasi pembayaran gaji perusahaan dari Jojonomic. Dengan fitur penghitungan payroll otomatis, JojoPayroll dapat membantu anda dan perusahaan anda dalam menghitung dan membayarkan gaji. Sistem JojoPayroll sendiri sudah disesuaikan dengan kebijakan perburuhan di Indonesia, sehingga anda tinggal memasukkan data saja.

Selain itu JojoPayroll juga dapat anda integerasikan dengan pajak pribadi, tunjangan, potongan, dan reimbursement karyawan. Hal ini dapat mengurangi risiko terjadinya kesalahan pembayaran payroll.

Selain itu karyawanb anda akan dimudahkan dengan fitur-fitur yang ada di aplikasi ini, misalnya mencetak slip gaji secara online ataupun melihat slip gaji digital. Dengan dukungan sistem penyimpanan cloud dan aplikasi mobile, JojoPayroll membuat anda dapat melihat dan memantau payroll kapan saja dan dimana saja.