4 Ciri-Ciri Koperasi Indonesia Yang Mengutamakan Kesejahteraan Anggotanya

ciri-ciri koperasi

Ciri-ciri koperasi sebagai suatu usaha bersama tentu perlu dikenal lebih lanjut. Koperasi sendiri sebenarnya sudah banyak dikenal di kalangan masyarakat. Terlebih lagi di kalangan masyarakat dengan tingkat perekonomian menengah ke bawah. Keberadaan koperasi hampir ada di mana saja misalnya seperti Koperasi Unit Desa atau KUD yang bisa dijumpai di pedesaan dengan mayoritas mata pencaharian masyarakat sebagai petani. Masih ada pula jenis koperasi yang lain seperti misalnya koperasi sekolah yang biasanya melayani kebutuhan siswa dan koperasi karyawan yang tentunya diadakan untuk mempermudah karyawan dalam melakukan pemenuhan kebutuhan hidupnya.

Koperasi pada dasarnya berasal dari bahasa asing yaitu co-operation yang memiliki arti sebagai usaha bersama. Keberadaan koperasi dianggap penting oleh pemerintah sehingga koperasi ini didirikan dengan adanya landasan hukum. Seperti misalnya UU No. 12 Tahun 1992 yang mengatur tentang perkoperasian di Indonesia. Tidak seperti sebuah perusahaan ternyata koperasi ini sebenarnya merupakan suatu badan usaha yang tidak didirikan dengan tujuan untuk mencari laba. Keberadaan koperasi lebih cenderung mengarah pada tujuan bersama. Atau lebih tepatnya suatu koperasi didirkan dengan tujuan untuk memudahkan para anggota koperasi untuk memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu prinsip dasar koperasi tentu berbeda dengan suatu perusahaan seperti CV dan PT. Untuk lebih jelasnya, berikut ini ciri-ciri koperasi secara umum.

Ciri-Ciri Koperasi: Memiliki Tujuan Kesejahteraan Anggota

Kesejahteraan anggota pada dasarnya menjadi tujuan utama bagi didirikannya koperasi. Pada dasarnya koperasi merupakan kumpulan dari beberapa orang danbukan kumpulan modal. Hal ini berarti bahwa ciri-ciri koperasi pada dasarnya bersifat mengabdi demi kesejahteraan anggota. Pada suatu koperasi umumnya anggota koperasi bersifat sukarela. Setiap simpanan anggota yang diberikan pada koperasi menjadi modal bagi koperasi dan simpanan itu juga diberikan secara sukarela. Melalui koperasi maka diharapkan agar para anggota dapat memenuhi kebutuhannya. Segala kebutuhan yang tersedia di koperasi diharapkan bisa diperoleh dengan harga yang lebih murah daripada harga di toko. Dengan adanya harga yang lebih murah maka anggota koperasi dapat membeli semua keperluannya dengan harga yang lebih miring dan cenderung lebih hemat. Pengeluaran tentu akan menjadi lebih irit dengan adanya segala kebutuhan yang tersedia di koperasi. Tidak hanya itu tetapi beberapa koperasi juga bersedia memberikan pinjaman kepada para anggotanya. Tentu saja hal ini akan sangat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan dana.

Ciri-Ciri Koperasi: Mengutamakan Kerja Sama dan Gotong Royong

Anggota koperasi yang tergabung secara sukarela tentu lebih mengutamakan rasa kekeluargaan antara yang satu dengan yang lain. Hal ini tidak lain sesuai dengan asas dari koperasi itu sendiri yaitu asas kekeluargaan. Maka tak heran bila para anggota di suatu koperasi saling meningkatkan sikap kerja sama antara anggota yang satu dengan yang lainnya. Budaya gotong royong yang menjadi ciri khas dari nenek moyang bangsa kita juga selalu diterapkan oleh para anggota koperasi. Tidak hanya di antara para anggota saja tetapi sikap saling kerja sama dan gotong royong juga diterapkan oleh anggota koperasi kepada masyarakat sekitar. Dengan adanya kerja sama dan gotong royong di antara anggota koperasi ini maka sudah tentu misi dari koperasi dapat dijalankan dengan baik. Menjalankan tugas dan misi dari koperasi tentu akan semakin membuat tujuan dari koperasi bisa tercapai denganbaik. Tujuan koperasi yang tidak lain adalah mencapai kesejahteraan anggota akan menjadi lebih mudah diwujudkan karena adanya kerja sama dan gotong royong dari para anggota koperasi.

Ciri-Ciri Koperasi: Berjalan Berdasarkan pada Kesadaran Anggota

Suatu koperasi yang berdiri karena adanya modal dari simpanan para anggota dapat dijalankan dengan adanya kesadaran dari para anggota koperasi itu sendiri. Tentunya setiap orang yang tergabung dalam koperasi bersedia untuk menjadi anggota secara sukarela dan sadar. menjadi anggota koperasi tidaklah didasari dengan adanya paksaan dari pihak lain. Tidak hanya dalam hal keanggotaan saja tetapi seluruh kegiatan yang dilakukan di dalam koperasi juga terjadi atas dasar kesadaran para anggotanya. Seluruh kegiatan dalam suatu koperasi sudah tentu dilakukan tanpa adanya ancaman dan paksaan dari pihak lain. Bahkan kegiatan yang dilakukan oleh para anggota koperasi tidaklah mendapatkan campur tangan dari berbagai pihak lain yang tidak memiliki hubungan atau sangkut paut dengan koperasi. Oleh karena itu setiap hal yang terjadi dalam koperasi sudah tentu bersifat menguntungkan bagi seluruh anggota koperasi. Lebih lanjutnya diharapkan agar setiap hal yang dilakukan koperasi bisa memberikan dampak yang baik untuk masyarakat di sekitar koperasi.

Ciri-Ciri Koperasi: Mengutamakan Kepentingan Bersama

Tujuan utama suatu koperasi pada dasarnya adalah kepentingan bersama para anggota koperasi. Oleh karena itu ciri-ciri koperasi berikutnya termasuk sudah tentu memiliki ciri khas kebersamaan seperti halnya asas dari koperasi itu sendiri. Bahkan kekeluargaan ini menjadi suatu prinsip bagi keberlangsungan suatu koperasi. Tidak hanya itu saja tetapi koperasi juga tetap berdiri dan berjalan karena adanya kerja sama dari para anggotanya. tanpa adanya kerja sama maka tidak bisa terwujud persatuan di antara anggota koperasi sehingga visi dari koperasi bisa semakin sulit untuk diwujudkan. Pada suatu koperasi tentunya untung dan rugi dirasakan secara bersama. Jika pada suatu saat koperasi menderita suatu kerugian maka kerugian tersebut akan dipikul secara bersama oleh para anggota koperasi. Kerugian juga bisa saja ditanggung oleh anggota yang mampu sedangkan anggota yang tidak mampu bisa dibebaskan dari kerugian yang terjadi pada suatu koperasi. Oleh karena itu di dalam koperasi selalu diutamakan kepentingan bersama di antara para anggotanya.

Tentu dengan melihat ciri-ciri koperasi di atas, maka sudah dapat kita ambil kesimpulan bahwa koperasi dibentuk dengan asas manfaat yang maksimal. Sehingga tidak ada salahnya mencoba untuk memanfaatkan koperasi yang ada di sekitar kita. Demikian pula jika ingin menggunakan koperasi perusahaan, tentu akan memberikan banyak manfaat seperti halnya manfaat yang diperoleh saat mengatur penggajian karyawan yang lebih optimal. Yang mana dengan penggunaan software yang baik maka sistem penggajian bisa berjalan lebih baik. Misalnya melalui penggunaan JojoPayroll. Disini software tersebut bertindak untuk memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Pembayaran gaji otomatis yang dapat dilakukan persetujuan setiap tangga tertentu dengan mudah.
  • Memaksimalkan efisiensi kerja tim keuangan perusahaan dalam membayarkan gaji karyawan.
  • Rincian slip gaji otomatis yang jelas dan tepat.

Penggunaan JojoPayroll ini juga didukung oleh fitur-fitur terbaik yang belum tentu bisa didapatkan jika menggunakan produk yang lainnya. Berikut ini fitur yang dapat diperoleh dari penggunaan produk tersebut.

  • One-Click Generate Payroll Data
  • Progressive Tax Calculation
  • Adjustable Payday & Working Period
  • Adjustable Tax Configuration
  • Automatic Prorate for New Joiners

Dengan fitur menarik yang tersedia tersebut, jangan berpikir ulang untuk menggunakannya. Segera jadwalkan coba gratis JojoPayroll di perusahaan Anda sekarang juga. Rasakan manfaatnya secara maksimal dan biarkan proses penggajian karyawan perusahaan Anda menjadi lebih mudah. Yuk, segera coba JojoPayroll!