Cloud: Definisi, Manfaat, Cara Kerja, Keunggulan dan Tipe

Pada penasaran kana pa yang akan dibahas mengenai cloud ini? Buat temen-temen yang bekerja di IT tentunya teknologi cloud ini sudah cukup familiar bukan? Akan tetapi, kita berbaik hati nih akan menjelaskan lebih lanjut mengenai seluk-beluk cloud loh. Contohnya, pengertiannya, manfaatnya, keunggulannya dan tipe-tipenya. Untuk lebih jelasnya yuk scroll ke bawah artikel ini!

Pengertian / Definisi Cloud Computing

Cloud computing mungkin masih samar terdengar bagi orang awam. Tetapi keberadaan cloud computing di era digital kini sebenarnya telah terasa di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari-hari seperti penggunaan email dan juga media sosial.

Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer-komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.

Teknologi komputer berbasis sistem cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.

Manfaat Cloud Computing Serta Penerapan Dalam Kehidupan Sehari – hari

Setelah penjabaran definisi singkat diatas tentu penggunaan teknologi dengan sistem cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Berikut manfaat-manfaat yang dapat dipetik lewat teknologi berbasis sistem cloud.

Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat

Salah satu keunggulan teknologi ini adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot-repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.

Keamanan Data

Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.

Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi

Teknologi ini menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk.

Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.

Investasi Jangka Panjang

Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan cloud computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.

Penerapan cloud computing telah dilakukan oleh beberapa perusahaan IT ternama dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis Cloud Computing, Windows Azure dsb. Di kancah nasional sendiri penerapan teknologi cloud juga dapat dilihat melalui penggunaan point of sale/program kasir.

Salah satu perusahaan yang mengembangkan produknya berbasis dengan sistem cloud adalah DealPOS. Metode kerja point of sale (POS) ini adalah dengan mendistribusikan data penjualan toko retail yang telah diinput oleh kasir ke pemilik toko retail melalui internet dimanapun pemilik toko berada.

Selain itu, perusahaan telekomunikasi ternama nasional, Telkom juga turut mengembangkan sistem komputasi berbasis cloud ini melalui Telkom Cloud dengan program Telkom VPS dan Telkom Collaboration yang diarahkan untuk pelanggan UKM (Usaha Kecil-Menengah).

Cara Kerja Sistem Cloud Computing

Bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah-perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi.

Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.

Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun Gmail. Data di beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas data pengguna tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.

Keunggulan Cloud

Setelah kita jelaskan manfaat cloud computing dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, kita akan bahas mengenai keunggulannya dibanding teknologi lainnya. Apa saja sih keunggulannya? Berikut ini akan dibahas, yuk bareng-bareng disimak artikel dibawah ini ya!

Ketangkasan

Memungkinkan kamu berinovasi lebih cepat karena kamu dapat memfokuskan sumber daya IT berharga kamu pada pengembangan aplikasi yang membedakan bisnis kamu dan mengubah pengalaman pelanggan daripada mengelola infrastruktur dan pusat data. Kamu dapat menyediakan sumber daya yang dibutuhkan dengan cepat, yang menerapkan ratusan bahkan ribuan server dalam hitungan menit.

Memudahkan dan mempercepat akses ke berbagai teknologi seperti komputasi, penyimpanan, database, analisis, machine learning, dan banyak layanan lainnya berdasarkan kebutuhan. Sehingga kamu dapat dengan cepat mengembangkan dan meluncurkan aplikasi baru, serta tim kamu dapat bereksperimen dan berinovasi lebih cepat dan sering. Jika percobaan gagal, kamu selalu dapat mencabut penyediaan sumber daya tanpa risiko.

Menerapkan secara global dalam hitungan menit

Kamu dapat menerapkan aplikasi kamu di beberapa lokasi fisik di seluruh dunia hanya dengan beberapa klik. Ini berarti kamu dapat memberikan latensi yang lebih rendah dan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan kamu dengan mudah dan dengan biaya minimal.

Elastisitas

Sebelum komputasi cloud, kamu harus banyak menyediakan infrastruktur untuk memastikan kamu memiliki kapasitas cukup untuk menangani bisnis operasi kamu di tingkat puncak aktivitas. Sekarang, kamu dapat menyediakan jumlah sumber daya yang benar-benar kamu butuhkan, mengetahui bahwa kamu dapat secara instan menaikkan atau menurunkan skala dengan kebutuhan bisnis kamu. Ini mengurangi biaya dan meningkatkan kemampuan kamu untuk memenuhi permintaan pengguna kamu.

Hemat biaya

Memungkinkan kamu ke menukar modal usaha (pusat data, server fisik, dll.) dengan biaya variabel dan hanya membayar untuk IT sesuai pemakaian. Selain itu, biaya variabel jauh lebih rendah dibandingkan apa yang dapat kamu lakukan sendiri karena skala ekonomis yang lebih besar.

Tipe-tipe Cloud

Ada empat macam/tipe cloud yang berbeda yang bisa kamu pakai sebagai pengguna, sesuai dengan kebutuhan bisnis. Berikut adalah keempatnya!

Private Cloud

Ini berarti sumber dayanya digunakan bagi satu organisasi tertentu saja (secara privat, tidak dibagi ke pengguna/organisasi lain). Metode ini lebih banyak digunakan buat interaksi semacam intra-bisnis, di mana sumber dayanya bisa diatur, dimiliki, dan dioperasikan oleh organisasi satu yang sama.

Community Cloud

Mengacu pada penggunaan source bagi komunitas dan organisasi.

Public Cloud

Jenis ini biasanya dipakai buat interaksi tipe B2C (Business to Consumer). Public cloud menggunakan sumber daya komputasi yang dimiliki, diatur dan dioperasikan oleh pemerintah.

Hybrid Cloud

Jenis yang satu ini bisa digunakan untuk kedua jenis interaksi – B2B (Business to Business) atau B2C (Business to Consumer). Jadi, sumber daya komputasi terikat bersama tapi dengan cloud yang berbeda.

Nah, setelah dijelaskan mengenai sistem cloud computing, bagaimana teman-teman apakah perusahaan teman-teman ingin menggunakan teknologi ini? Ada satu lagi nih teknologi canggih yang membantu kinerja HR.

Payroll

Sebuah software HR yang terbaik di Indonesia yaitu apalagi kalau bukan dari Jojonomic. Salah satu produknya yang terkenal adalah JojoPayroll. JojoPayroll adalah sistem penggajian online dimana penggajian sudah dihitung termasuk PPH21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Pemakaiannya pun mudah karena HR tidak perlu menghitung manual lagi dengan excel. Oiya, ada demonya juga loh. Kalau mau coba demonya, kamu bisa klik link ini JojoPayroll.