Kenali Komponen Slip Gaji Dalam Contoh Slip Gaji Karyawan

contoh slip gaji karyawan

Slip gaji adalah hal yang ditunggu-tunggu di akhir bulan. Namun bagi anda yang bertugas untuk mengurus slip gaji karyawan, maka jauh-jauh hari anda sudah harus menghitung dan membuat slip gaji. Apabila anda termasuk karyawan baru dan masih bingung bagaimana membuat slip gaji, apa saja komponen di dalamnya, anda bisa melihat contoh slip gaji karyawan bulan-bulan sebelumnya.

Slip gaji berisi total gaji yang diterima seorang karyawan. Rincian yang ada dalam slip gaji sangat dibutuhkan karena seorang karyawan pasti membutuhkan transparansi gaji yang didapat. Mereka tidak ingin mendapatkan potongan gaji yang seharusnya tidak mereka dapatkan. Dengan adanya transparansi dalam slip gaji, dapat membuat mereka lebih tenang dan bisa bekerja dengan giat seperti sebelumnya.

Fungsi Slip Gaji

Slip gaji menjadi salah satu syarat yang diberikan oleh bank ataupun lembaga keuangan lainnya bila seseorang ingin mengajukan permohonan pinjaman. Slip gaji tersebut menjadi bukti yang legal bahwa mereka bekerja di sebuah perusahaan dengan gaji sesuai dengan yang disyaratkan oleh pemerintah. Dari slip gaji, petugas bank seperti analis kredit dapat memeriksa kelayakan pemohon peminjaman, apakah mereka layak atau tidak. Karena tidak ada yang tahu apabila pemohon memasukkan gaji Rp 10 juta di kolom formulir pinjaman namun ternyata gaji yang diterimanya hanya Rp 8 juta atau bahkan kurang.

contoh slip gaji karyawan

Sehingga adanya slip gaji menjadi pertimbangan pihak bank atau lembaga keuangan lainnya untuk meloloskan permohonan pinjaman seseorang. Tidak hanya itu saja, slip gaji juga sangat berguna bagi perusahaan itu sendiri. Perhitungan gaji karyawan merupakan salah satu faktor yang menjadi bahan audit keuangan perusahaan. Audit perusahaan sangatlah penting karena menjadi dasar yang menentukan kondisi keuangan sebuah perusahaan, apakah sehat dan terkontrol atau tidak.

Untuk perusahaan yang baru saja berdiri dan ingin membuat slip gaji, anda bisa melihat contoh slip gaji karyawan dan juga melihat di Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Dalam peraturan tersebut dijelaskan komponen slip gaji apa saja yang harus dicantumkan.

Komponen Slip Gaji

Setiap orang yang bekerja berhak mendapatkan slip gaji dari perusahaan tempat mereka bekerja. Akan tetapi tidak sedikit perusahaan yang tidak mau memberikan slip gaji kepada karyawannya. Padahal slip gaji memiliki banyak fungsi yang pasti dibutuhkan oleh karyawan-karyawan perusahaan tersebut.

Dalam slip gaji terdapat berbagai informasi yang menjadi bukti bahwa seseorang bekerja di perusahaan tersebut, gaji yang diterima dan lain sebagainya yang bisa digunakan untuk berbagai hal seperti mengajukan permohonan pinjaman pada bank. Lalu seperti apa saja komponen dalam slip gaji yang dimaksud? Berikut adalah penjelasannya:

  1. Identitas Perusahaan

Seperti surat resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan, dalam slip gaji juga mencantumkan identitas perusahaan. Minimal identitas perusahaan yang tercantum adalah nama perusahaan, alamat dan juga kontak yang dapat dihubungi. Identitas seperti ini biasa anda temukan pada bagian atas surat resmi perusahaan.

contoh slip gaji karyawan

  1. Periode Pembayaran Gaji

Setiap perusahaan memiliki kebijakan masing-masing terkait periode pembayaran gaji, ada yang memberikan gaji di awal bulan, di akhir bulan maupun di tengah bulan.Semua periode pembayaran gaji bisa dilakukan oleh perusahaan.Namun ada pula perusahaan yang hanya mencantumkan bulannya saja, tidak termasuk tanggal pembayaran gaji.Kembali lagi, semua tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan.

  1. Identitas Karyawan

Karyawan adalah pihak yang menerima pembayaran gaji, sehingga identitas karyawan adalah komponen dari slip gaji yang tidak boleh terlewat.Apabila terlewat, ada kemungkinan seseorang mendapatkan gaji yang tidak sesuai. Identitas karyawan yang biasanya ditulis adalah nama dan juga jabatan karyawan tersebut. Tapi ada juga perusahaan yang menuliskan NIK atau Nomor Induk Karyawan dan juga NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak.

  1. Rincian Gaji

Fungsi utama dari slip gaji yang paling dibutuhkan oleh karyawan adalah untuk mengetahui rincian gaji yang ia dapatkan. Rincian tersebut meliputi beberapa hal, seperti gaji pokok, tunjangan-tunjangan, pendapatan lembur dan lain sebagainya. Anda bisa melihat lebih lengkap contoh slip gaji karyawan di internet. Perusahaan juga bisa memberikan bonus kepada karyawan apabila perusahaan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Nah, pendapatan yang didapatkan di luar gaji pokok biasanya berbeda-beda setiap bulannya. Misalnya saja pendapatan dari lembur, karena tidak setiap hari seorang karyawan akan lembur, tergantung dari kebutuhan untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Rincian Slip Gaji

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah rincian gaji yang sering dimasukkan dalam slip gaji:

  1. Gaji pokok

Gaji pokok merupakan gaji dasar yang diberikan sesuai jabatan atau fungsi pekerjaan yang dilakukan. Biasanya gaji pokok akan naik seiring naiknya jenjang karir. Jadi, semakin tinggi karir seseorang maka akan semakin tinggi pula gaji pokok yang didapatkan.

  1. Tunjangan

Merupakan tambahan penghasilan, namun bukan penghasilan pokok/utama.Tunjangan sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yang pertama adalah tunjangan tetap dan yang kedua adalah tunjangan tidak tetap. Tunjangan tetap merupakan tunjangan yang diberikan secara rutin dengan nilai atau besaran yang sama setiap bulannya, contohnya adalah tunjangan kesehatan. Sedangkan tunjangan tidak tetap, sifatnya variatif.

contoh slip gaji karyawan

Contohnya adalah tunjangan makan, karena tunjangan makan hanya diberikan ketika karyawan tersebut masuk kantor, apabila tidak masuk (ijin, cuti, sakit, dan sebagainya), maka ia tidak akan mendapatkan tunjangan makan. Kalau anda masih bingung seperti apa saja tunjangan yang biasa dimasukkan dalam slip gaji, anda bisa melihat contoh slip gaji karyawan.

  1. Potongan

Terbagi menjadi beberapa komponen, dan potongan wajib yang dibayarkan setiap bulannya adalah potongan pajak (PPh/ Potongan Pajak Penghasilan), potongan BPJS kesehatan, potongan BPJS ketenagakerjaan dan potongan BPJS pensiun.Selain itu, perusahaan juga bisa memasukkan potongan pendapatan atas sanksi karena terlambat ataupun pelanggaran disiplin.Namun kembali lagi, hal tersebut tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan.

  1. Bonus

Bonus adalah penghasilan yang diberikan oleh perusahaan ketika target telah tercapai. Biasanya bonus diberikan setiap tahun.Tapi frekuensi dan jumlah bonus yang diberikan tergantung dari masing-masing perusahaan. Ada yang memberikan 2x per tahun, 1x per tahun dan bahkan ada yang tidak memberikan bonus sama sekali.

  1. Lembur

Karyawan yang lembur melebihi jam kerjanya wajib mendapatkan uang lembur. Yang dimaksud dengan lembur adalah bekerja lebih dari 8 jam per hari atau lebih dari 40 jam seminggu. Uang lembur akan masuk ke dalam slip gaji. Akan tetapi tidak semua perusahaan menerapkan sistem lembur. Sehingga bila seperti itu, dalam slip gaji tidak akan ada komponen uang lembur. Anda bisa melihat-lihat beberapa contoh slip gaji karyawan di internet untuk lebih lengkapnya sehingga anda tidak bingung komponen apa saja yang harus dimasukkan.

Tanpa adanya komponen minimal dalam sebuah slip gaji, maka slip gaji tersebut patut dipertanyakan.Jadi perhatikanlah slip gaji yang anda terima.