Faktur Penjualan, Manfaat Dan Tujuannya

faktur penjualan

Dalam bisnis tentu kita mengenal yang namanya faktur penjualan. Sedikit banyak hal ini harus diketahui oleh para petugas yang berada di bidang keuangan. Tanpa memahami faktur penjualan tentu akan sulit untuk memastikan bisnis berjalan teratur, akurat dan detil. Tercatat dengan sempurna dan mudah untuk dilacak dari dan kemana. Sayangnya pada kenyataannya banyak pengusaha masih awam juga tentang hal tersebut, sehingga banyak yang buta akan bagaimana langkah membuat faktur penjualan. Termasuk memahami manfaat dan tujuannya. Jika Anda adalah pebisnis pemula, tidak ada salahnya mencoba untuk mendalami lebih jauh dan lebih dalam tentang hal tersebut. Simak lebih jelas lagi mengenai faktur penjualan berikut ini.

Tentang Faktur Penjualan

Pertama-tama pahami dulu apa yang dimaksud dengan faktur penjualan. Seperti apa bentuknya serta bagaimana langkah penyusunannya. Hal ini sangat penting supaya nantinya tidak terjadi kekeliruan dalam hal ini. Oleh sebab itu memahami secara umum mengenai hal tersebut adalah poin yang jangan dilewatkan begitu saja.

Faktur penjualan ini pada dasarnya yaitu bukti tagihan yang dibuat dan dikeluarkan dalam sebuah transaksi jual beli. Faktur ini dibuat oleh penjual yang berisi catatan barang yang berhasil dijual dalam kurun waktu tertentu. Umumnya faktur tersebut dicatat dan didokumentasikan secara rapi dalam suatu sistem atau buku sehingga mudah untuk diakses dan dilihat bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Untuk menfaat dan tujuan lebih lanjut dari faktur yang satu ini, berikut penjelasan lengkapnya.

Manfaat Faktur Penjualan

Membuat faktur penjualan ini tentu dapat memberikan berbagai macam manfaat bagi sebuah perusahaan. Terutama bila perusahaan yang dijalankan cukup besar dan merupakan objek pajak bagi negara. Dengan adanya faktur tersebut, akan lebih mudah untuk melihat berapa besarnya pendapatan atau omzet yang diperoleh setiap bulan ataupun tahunnya. Sehingga pada akhirnya dapat lebih mudah pula untuk menentukan besarnya pajak yang perlu dibayarkan pada pemerintah secara berkala.

Dengan faktur ini maka perusahaan juga secara tidak langsung memperoleh bukti sah untuk pemungutan pajak. Lebih tepatnya dalam hal ini Pajak Pertambahan Nilai. Oleh sebab itu pengeluaran faktur penjualan ini lebih bersifat wajib dan harus dilaksanakan pada perusahaan wajib pajak yang harus membayarkan PPN tersebut kepada negara secara berkala.

Tujuan Pembuatan Faktur

Tidak berbeda jauh dengan manfaatnya, tujuan dari pembuatan faktur penjualan juga masih sama dan sejalan. Dalam membuat faktur tersebut, tentu umumnya perusahaan berharap bisa melaksanakan beberapa tujuan seperti misalnya:

  • Membantu memberikan informasi yang lengkap dan detail kepara para pelanggan tentang barang dan produk yang dibeli secara akurat. Terutama dalam hal besarnya kuantitas dan harga yang perlu dibayarkan. Faktur ini sekaligus sebagai bukti pembelian yang rinci dan sesuai dengan sejumlah produk yang didapatkan oleh konsumen.
  • Faktur ini juga bertujuan menyatakan besarnya tagihan yang harus dibayarkan oleh konsumen. Sehingga akan lebih mudah untuk meminta pembayaran dari pihak konsumen sesuai dengan jumlah dan harga produk yang disepakati.
  • Faktur ini juga bertujuan untuk memastikan kesesuaian produk yang diterima oleh konsumen dengan yang diberikan oleh pihak pengusaha. Sehingga saat terjadi kekeliruan dapat dilakukan revisi sesuai dengan yang tercatat pada faktur.
  • Tujuan lain untuk menentukan nilai dan besarnya pajak yang akan dikenakan kepada konsumen. Sehingga lebih rinci dan sesuai tanpa ada kesalahan perhitungan atau penilaian dan tafsiran pajak yang tidak berdasar.
  • Tujuan lain sebagai bukti dan dasar dalam pelaporan keuangan perusahaan. Dengan adanya faktur akan lebih mudah untuk mencatatkan besarnya omzet yang diterima oleh perusahaan saat itu. Sehingga resiko kesalahan transaksi dapat diminimalkan.
  • Faktur ini juga dapat menjadi bukti pemotongan dan pelaporan pajak setiap tahunnya. Dengan adanya faktur yang valid maka akan lebih mudah untuk memvalidasi nilai besarnya pajak yang harus dibayarkan kepada negara.
    Langkah Membuat Faktur
    Tentu saja membuat faktur penjualan bukan hal yang mudah bagi orang awam. Sehingga kebanyakan pengusaha pemula mengalami kesulitan dalam hal tersebut. Pada dasarnya hal ini bisa dipahami dengan mudah. Pembuatan faktur saat ini selain bisa dilakukan secara manual bisa juga secara otomatis. Ada banyak fitur dan produk yang sanggup membantu pengeluaran faktur penjualan secara efektif dan efisien. Sehingga tidak perlu ada banyak waktu terbuang serta minim resiko kesalahan dibanding melakukannya secara manual.

Oleh sebab itu sebagai pengusaha pemula sebaiknya carilah produk yang paling tepat dan sesuai yang akan mempermudah dalam proses pembuatan faktur. Sehingga catatan faktur ini akan dapat didokumentasikan dengan baik. Hal ini sangat penting untuk menghindari resiko yang mungkin terjadi di kemudian hari. Termasuk pembayaran yang tidak dilakukan atau pemotongan pajak yang berlebihan. Dengan catatat dan rekam jejak penjualan yang baik, maka tentu sistem keuangan perusahaan juga jauh lebih optimal dan tidak mengalami resiko penipuan maupun kasus penggelapan.

Komponen Penting

Dalam pembuatan faktur penjualan baik secara manual maupun otomatis, perlu diperhatikan komponen penting yang menyusun faktur tersebut. Beberapa komponen yang sebaiknya jangan sampai terlewatkan di antaranya yaitu sebagai berikut:

  • Nama perusahaan yang mencakup nama, logo serta alamat perusahaan.
  • Nama konsumen atau pelanggan yang bertransaksi, lengkap dengan alamat.
  • Nomor transaksi yang disusun berdasarkan kebutuhan untuk membedakan transaksi satu dengan yang lain.
  • Tanggal faktur untuk memberikan informasi kapan transaksi dijalankan.
  • Detail transaksi dan produk yang ditransaksikan.
  • Nominal yang perlu dibayarkan oleh konsumen beserta besarnya transaksi yang diperlukan untuk pungutan PPN.
  • Nama dan tanda tangan kasir berikut nama dan tanda tangan konsumen.

Memastikan pembuatan faktur penjualan yang sistematis dan mudah diakses adalah hal penting yang harus dilakukan setiap perusahaan. Sehingga semua penjualan tercatat dengan baik dan tidak ada yang terlewatkan. Demikian halnya sistem penggajian karyawan juga harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak ada yang terlewat dan salah dalam perhitungan. Oleh sebab itu sebaiknya gunakan produk yang tepat untuk mendukung sistem payroll yang sesuai tersebut. Salah satunya melalui penggunaan produk JojoPayroll yang dapat memberikan berbagai macam manfaat mulai dari penggajian karyawan tepat waktu yang sistematis dan otomatis. Selain itu bisa juga memberikan manfaat berupa pemotongan pajak dan tunjangan yang sesuai tanpa harus melakukan secara manual. Belum lagi koneksi dengan absensi serta akses yang mudah untuk dilakukan.

Tentunya semua manfaat ini bisa didapatkan berkat fitur menarik dalam JojoPayroll. Seperti misalnya fitur Additional Feature Customization, Direct Bank Transfer, Report Customization, Loan Management, Maintenance Support, serta beberapa fitur lain yang bisa digunakan sepenuhnya. Oleh sebab itu jangan merasa ragu lagi. Segera gunakan produk yang satu ini dan dapatkan pula coba gratis JojoPayroll di perusahaan Anda. Lihat dan saksikan sendiri betapa mudahnya pembayaran payroll karyawan dengan produk yang satu ini. Segera coba yuk!