5 Fungsi Penting Financial Controller

financial controller

Financial controller seringkali disebut juga dengan istilah controller. Posisi ini pada dasarnya merupakan suatu jenjang puncak yang tertinggi dari jabatan accounting dan jabatan keuangan. Kehadiran posisi tersebut tentunya sangat penting dalam suatu perusahaan, sebab seorang financial controller bertanggung jawab pada keuangan perusahaan. Tentu saja bidang keuangan merupakan bidang yang paling penting pada suatu perusahaan. Sebab melalui laporan keuangan yang tepat, maka pemilik perusahaan bisa mlelihat apakah perusahaannya mengalami perolehan laba dan profit atau tidak. Tanpa kontrol dalam sistem keuangan, bisa saja perusahaan mengalami kerugian karena uang yang masuk ternyata lebih kecil dari biaya yang telah dikeluarkan kantor. Oleh sebab itu memastikan seorang pengontrol terhadap keuangan perusahaan akan memberikan kontribusi yang sangat kritis. Adapun berikut ini peranan dan fungsi financial controller secara jelasnya.

Menjaga Sistem Akuntansi Perusahaan

Seorang financial controller memiliki pekerjaan yang tentunya berhubungan dengan keuangan perusahaan. Posisi tersebut akan melakukan analisa dan interpretasi data statistik serta data informasi keuangan. Sehingga akan timbul suatu penilaian mengenai perbandingan antara hasil operasi dan kinerja terhadap anggaran serta berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan pajak dan tingkat efektivitas operasional perusahaan. Dengan kata lain tugas dari posisi tersebut akan menjaga sistem akuntansi dan pencatatan setiap transaksi yang terjadi untuk dijadikan data perusahaan.

Pencatatan setiap transaksi yang dilakukan kemudian akan melengkapi laporan internal yang dibuatnya. Melalui laporan keuangan inilah nantinya pimpinan perusahaan akan mengetahui keuangan perusahaan. Melalui laporan tersebut maka pemimpin perusahaan bisa mengerti apakah operasional perusahaan yang dilakukan selama itu memberikan profit bagi perusahaan ataukah tidak. Posisi controller ini juga akan bekerja sama dengan Kepala Bagian Keuangan untuk melengkapi alur pembukuan dan peningkatan prosedur serta prosesnya.

Dalam melengkapi alur pembukuan ini tentunya seorang controller akan mengawasi proses tutup buku bulanan serta penjadwalannya. Semua jurnal pembukuan serta analisa terhadap beberapa akun yang ada akan dinilai. Tidak hanya tutup bulanan saja, tetapi pada akhirnya nanti akan dilakukan pula koordinasi pemeriksaan terhadap tutup buku tahunan.

Berpartisipasi Dalam Menyusun Anggaran

Financial controller setidaknya memahami betul mengenai keuangan perusahaan. Laporan keuangan akan dibuatnya untuk diserahkan pada pimpinan sehingga pimpinan perusahaan akan mengerti kondisi keuangan perusahaan. Karena peran inilah maka seorang controller akan dilibatkan secara langsung untuk turut berpartisipasi dalam menyusun anggaran perusahaan. Segala perencanaan perusahaan yang berhubungan dengan uang tentu akan melibatkan peran mereka sepenuhnya. Hal ini tidak lain berkaitan dengan adanya pengetahuan khusus mengenai pembukuan perusahaan sehingga financial controller dinilai akan memberikan saran yang paling tepat dalam menyusun anggaran perusahaan.

Namun tentunya penyusunan anggaran perusahaan tidak hanya melibatkan seorang controller saja. Tentunya hal ini berkaitan pula dengan Kepala Bagian keuangan serta beberapa kepala bagian divisi lainnya sehingga anggaran yang disusun bisa berguna bagi keseluruhan operasional perusahaan. Dalam hal ini seorang controller hanyalah bertindak untuk mengontrol anggaran agar tidak sampai melebihi budget perusahaan. Sebab bila anggaran pembelanjaan dilakukan degan melebihi budget perusahaan maka bisa saja perusahaan mengalami kerugian. Bagaimanapun anggaran pembelanjaan perusahaan tidak seharusnya terlalu besar dari pemasukan. Anggaran harus tetap berada dalam pengawasan financial controller agar seimbang dan selalu sesuai.

Evaluasi Kinerja Staff Akunting Atau Keuangan

Peran dan tanggung jawab lain dari seorang controller adalah mengevaluasi kinerja staf bagian akuntansi. Kinerja staf akuntansi perusahaan yang dinilai salah bisa menjadi bahan atau data untuk diberikan tindak lanjut. Tidak hanya untuk staf saja namun mereka juga bertanggung jawab terhadap pimpinan divisi akuntansi perusahaan. Dengan memberikan pelatihan mengenai cara-cara penyusunan pembukuan ataupun hal lainnya, maka hal tersebut bisa tercapai.

Financial controller juga memiliki peran dan tanggung jawab untuk tetap menjaga keahlian atau ketrampilan staf dan manajer akuntansi atau staf dan manajer keuangan sehingga kinerja mereka bisa berjalan secara lebih efektif dan maksimal. Kemampuan staf dan manager keuangan bisa berada di level terbaik sehingga pekerjaan juga dapat dilakukan dengan sangat baik. Seorang controller boleh saja mengangkat dan memberhentikan staf serta manager di bagian akuntansi atau bagian keuangan. Sehingga hal ini membantu memastikan kondisi keuangan perusahaan tetap optimal.

Memastikan Kriteria Keuangan Perusahaan Yang Sehat

Untuk dapat melaksanakan seluruh tugasnya maka seorang financial controller haruslah memiliki kualifikasi tertentu. Misalnya saja pendidikan seorang financial controller haruslah seorang sarjana akuntansi ataupun bidang lainnya yang berkaitan degan keuangan. Hal tersebut sebagai salah satu langkah untuk mendukung fungsinya sebagai pengontrol untuk memastikan keuangan perusahaan yang sehat. Neraca pemasukan dan pengeluaran perusahaan merupakan hal yang perlu diawasi dengan penuh oleh seorang controller. Oleh sebab itu tanpa pendidikan yang memadai tentu akan sulit untuk melakukan pengawasan secara optimal.

Umumnya seorang controller akan berupaya supaya kondisi pemasukan dan pengeluaran cukup stabil. Terutama dalam menjaga keuangan perusahaan yang sehat dan tidak mengalami defisit. Dengan adanya sistem kontrol yang baik dan sesuai, maka tentu akan lebih mudah untuk memastikan jalannya keuangan perusahaan yang sehat dan memiliki profit maksimal.

Mencegah Pemalsuan Dan Penipuan Keuangan Perusahaan

Fungsi lain dari seorang controller di dalam suatu perusahaan termasuk untuk memastikan tidak adanya pemalsuan di dalam keuangan. Atau memastikan tidak ada usaha penipuan yang dapat merugikan perusahaan. Ada kalanya sistem yang kurang baik mengakibatkan sulit untuk memantau keuangan perusahaan yang tepat. Sehingga akhirnya banyak mengalami pemalsuan dan penipuan yang berujung pada defisit anggaran ataupun kerugian keuangan. Dengan jasa seorang controller, hal ini akan lebih mudah untuk diawasi sepenuhnya serta dihindari sebisa mungkin. Sehingga pada akhirnya sistem keuangan perusahaan jauh lebih baik dan meningkat.

Dengan adanya fungsi di atas, maka diharapkan keuangan perusahaan bisa berjalan dengan baik. Selain itu diharapkan sistem keuangan perusahaan juga bisa lebih efektif dan efisien. Oleh sebab itu dalam mendukung pekerjaan seorang controller, maka perusahaan juga akan membutuhkan sistem pengaturan keuangan perusahaan yang tepat. Salah satunya yaitu menggunakan JojoExpense. Dimana berkat bantuan software yang satu ini, maka lebih mudah untuk melakukan kontrol yang lebih maksimal. Selain itu lebih praktis karena bisa mengakses sistem kapan saja dan dimana saja.

Semua ini berkat kecanggihan fitur-fitur yang ditawarkan oleh JojoExpense. Mulai dari fitur mobile approval yang bisa dilakukan melalui smartphone. Atau adanya fitur budget controlling untuk memastikan pengeluaran perusahaan yang sehat. Serta adanya fitur fraud detection yang bisa mencegah terjadinya penipuan dalam keuangan perusahaan.

Nah, melihat banyaknya manfaat tersebut, jangan ragu lagi. Segera coba gratis JojoExpense dan lihatlah sendiri bagaimana sistem keuangan perusahaan Anda berjalan lebih baik. Buktikan sendiri beragam keuntungan dengan menggunakan sistem yang jauh lebih efektif dan efisien tersebut. Dijamin hasil akhirnya akan memuaskan dan mengoptimalkan fungsi financial controller Anda.