Perlukah Financial Forecasting bagi Perusahaan?

Apa itu Financial Forecasting? 

krisis keuangan perusahaanPrakiraan keuangan adalah alat manajemen fiskal yang menyajikan informasi yang diperkirakan berdasarkan kondisi keuangan masa lalu, saat ini, dan yang diproyeksikan. Ini akan membantu mengidentifikasi tren pendapatan dan pengeluaran di masa depan yang mungkin memiliki pengaruh langsung atau jangka panjang pada kebijakan pemerintah, tujuan strategis, atau layanan masyarakat. 

Dalam sistem keuangan perusahaan tentu saja setiap perusahaan pasti memiliki perkiraan finansial nya masing masing. Perkiraan finansial merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memprediksi hal-hal yang berkaitan dengan proses produksi hingga distribusi. Financial Projection sendiri berfungsi untuk memberi gambaran mengenai arus keuangan sebuah perusahaan serta prediksi pengeluaran dan anggaran permodalan. Jadi segala sesuatu yang menyangkut pembiayaan dalam perusahaan akan tertulis dalam financial projection. 

Mengapa harus membuat perencanaan finansial bagi perusahaan?

Perancangan dibuat agar sebuah perusahaan dapat memantau setiap kegiatan nya dengan sistematis untuk menuju kesuksesan.Di dalam sebuah usaha bisnis, yang menjadi permasalahan utama adalah keuangan dari perusahaan tersebut. Apabila tidak ada perancangan dan sistem manajemen keuangan yang jelas, maka usaha bisnis tersebut akan tidak jelas dan sangat rawan mengalami kerugian karena tidak memiliki data-data valid mengenai keuangan perusahaan. 

Biasanya financial projection juga bisa menjadi sebuah pedoman mengenai berapa maksimum anggaran yang boleh dikeluarkan oleh perusahaan. Ini artinya bagaimana prediksi Anda dalam mengalokasikan dana serta mencari dana menjadi hal yang penting dalam kelangsungan sebuah perusahaan. Perkiraan yang efektif memungkinkan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dalam menjaga disiplin fiskal dan memberikan layanan masyarakat yang penting.

Selanjut nya  setelah mengetahui apa manfaat dalam pembuatan financial forecasting kamu bisa langsung memilih metode apa yang akan kamu gunakan dalam pembuatan financial forecasting. Metode ini tidak kalah penting karena dengan menggunakan salah satu metode kualitatif ataupun kuantitatif akan memungkinkan terjadi nya perbedaan. 

portofolio investasiForecasting pun ada terbagi menurut waktu nya yaitu:

  1. Jangka panjang  

Perkiraan ini kamu buat biasanya untuk perkiraan dalam waktu hingga 2 tahun kedepan perusahaan anda. Ini membantu anda untuk mengetahui dinamika perusahaan anda di masa depan akan seperti apa.

   2. Jangka Menengah

Hal ini biasanya dilakukan untuk waktu dari 3-12 bulan kedepan. Bertujuan agar perusahaan tetap dalam visi dan misi yang sama.

   3. Jangka Pendek

Biasanya perkiraan dalam jangka pendek ini diperlukan untuk melihat dari dekat apa yang ingin kita capai dalam waktu kurang dari 3 bulan kedepan. 

Financial forecasting berdasarkan waktu seperti di atas sangat lah penting. Dengan kita bisa membedakan hal yang harus dilakukan terlebih dahulu atau hal yang  bisa dilakukan di jangka panjang. Aktivitas ini akan membuat kita bekerja menjadi jauh lebih efektif sehingga hasil nya pun akan menjadi maksimal. Dengan kita memberikan waktu disetiap perkiraan kita ini akan membuat perusahaan anda mengurangi resiko defisit dimasa depan. Yang mana hal ini akan merugikn perusahaan sehingga perusahaan tidak dapat berkembang disetiap tahun nya.  Selain waktu kamu juga harus mengetahui jenis-jenis finansial forecasting yang biasa dipakai dibeberapa perusahaan ternama. 

Ada 3 jenis dasar jenis dari financial forecasting yang harus anda ketahui yaitu 

  1. Ekstrapolasi

Merupakan jenis yang dimana menggunakan data historis pada masa lampau yang berguna untuk memprediksi keputusan di masa depan dengan memproyeksikan tren masa depan. 

   2. Regresi

Analisis ini merupakan prosedur statistik yang berdasarkan hubungan antara variabel independen dan dependen. Dengan asumsi dengan melihat variabel tersebut maka  dapat digunakan untuk memprediksi pendapatan atau pengeluaran di masa depan.

   3. Hybrid 

Forecasting hybrid merupakan analisis yang menggabungkan pengetahuan dengan metode kuantitatif. Metode peramalan hibrid sangat umum dalam praktik dan dapat memberikan hasil yang unggul.

Berdasarkan hal diatas tentu saja finansial forecasting harus dicatat secara rapi sehingga memudahkan perusahaan untuk melihat pengeluaran dan pemasukan nya setiap periode. Pencatatan ini pun harus hati-hati agar tidak terjadi kesalahan ataupun kecurangan yang dimana dapat merugikan perusahan. Hal ini tentu saja bukan hanya merugikan perusahan namun juga akan membuat kacau pembukuan perusahaan. Sehingga atasan menjadi sulit untuk mengambil keputusan dari data tersebut. 

Resiko tersebut dapat anda kurangi dengan menggunakan JojoExpense dari Jojonomic. JojoExpense merupakan sebuah software yang dimana dapat menimpan semua data anda secara rapi dan sistematis. Dengan data yang rapi anda dapat memaksimalkan finansial forecasting anda. Selain itu juga JojoExpense memiliki fitur lain yang dapat memudahkan finansial di perusahaan anda seperti reimbursement, kontrol budget, hingga dapat menyimpan data base seluruh karyawan secara digital.