Fraud Adalah Potensi Kerugian Perusahaan Yang Sebaiknya Dihindari

fraud adalah

Fraud adalah suatu tindak kecurangan yang dilakukan secara sengaja oleh satu individu atau lebih. Tindakan fraud atau kecurangan ini bisa saja terjadi dalam suatu majaemen. Tindakan ini juga bisa saja terjadi karena dilakukan oleh pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dari suatu perusahaan. Bisa saja hal ini dilakukannya secara langsung tetapi juga bisa melalui pihak ketiga. Dalam tindakan fraud terjadi suatu tipu muslihat yang berguna untuk memperoleh satu keuntungan secara tidak adil. Tentu saja perbuatan fraud ini melanggar hukum karena terdapat unsur kecurangan di dalamnya. Fraud jelaslah merupakan suatu perbuatan atau tindakan yang melanggar hukum.

Fraud adalah juga cenderung menjadi suatu perbuatan yang berkaitan dengan penipuan kriminal dan bermaksud untuk memberikan manfaat dan keuntungan berupa keuangan pada pihak yang melakukan penipuan dan kecurangan. Dalam suatu fraud terjadi penyimpagan atau suatu kesalahan dan ketidakberesan terutama dalam hal finansial. Seseorang atau beberapa orang memang memiliki kecenderungan untuk melakukan fraud dengan lebih mudah jika orang yang melakukannya berasal dari dalam organisasi. Tentu saja hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau bagi kelompoknya sendiri sehingga tindakan ini akan merugikan pihak lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan kata lain suatu perbuatan atau tindakan fraud memiliki ciri adanya penipuan dan penyembunyian akan sesuatu serta pelanggaran terhadap suatu kepercayaan.

Faktor Terjadinya Fraud

Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan terjadinya fraud di suatu lembaga atau instansi perusahaan. Yang terutama adalah karena adanya kesempatan sehingga bisa terjadi kejahatan termasuk kejahatan berupa fraud. Kesempatan untuk berbuat curang memang bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu seringkali dijumpai adanya fraud yang dilakukan oleh seseorang dengan jabatan dan kedudukannya yang tinggi.

Fraud juga bisa saja terjadi karena lemahnya penegakan hukum sehingga orang mulai meremehkan adanya sanksi hukum. Hukum yang lemah membuat seseorang bisa menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan tindakan curang yang bersifat kriminal. Fraud juga terjadi karena adanya sifat dasar individu yang buruk seperti misalnya tamak dan lain sebagainya. Sifat tamak memang bisa saja membuat seorang karyawan melakukan tindakan fraud saat ada celah. Tindakan yang buruk membuat seseorang mencari-cari kesempatan atau peluang untuk melakukan suatu tindak kriminal dan perilaku menyimpang sepertimisalnya tindakan fraud. Demikian pula adanya kebutuhan manusia yang sangat mendesakjuga bisa saja menyebabkan seseorang melakukan tindakan fraud. Tekanan yang menghimpit membuat seseorang menjadi bertindak hanya demi kepentingannya sendiri walaupun nantinya dapat merugikan orang lain.

Jenis-jenis Fraud Adalah

Pada dasarnya tindakan fraud dibedakan ke dalam beberapa jenis tertentu.

  • Jenis fraud yang pertama adalah penyimpangan atas aset yang meliputi seluruh tindakan berkaitan dengan pencurian atau penyalahgunaan aset dan harta perusahaan. Penyimpangan atas aset ini merupakan jenis atau bentuk fraud yang paling umum terjadi. Penyimpangan atas aset ini paling mudah untuk dideteksi karena aset dapat dihitung atau diukur. Jenis fraud yang kedua adalah pernyataan palsu atau bisa juga salah pernyataan. Hal ini meliputi berbagai tindakan yang umumnya dilakukan oleh para pejabat atau para eksekutif di suatu perusahaan. Umumnya tindakan ini dilakukan dengan tujuan untuk menutupi kondisi keuangan yang sesungguhnya. Dalam hal ini pelaporan keuangan biasanya dilakukan dengan penuh rekayasa demi keuntungan baik bagi perusahaan maupun bagi pelaku fraud.
  • Tindakan fraud selanjutnya adalah korupsi dan suap yang paling sulit untuk dideteksi. Tindakan suap dan korupsi rupanya banyak terjadi dan sering dijumpai di mana saja. Hal ini mungkin saja terjadi karena lemahnya penegakan hukum. Fraud juga bisa saja terjadi dalam bentuk pencurian data. Telebih lagi jika perusahaan bergerak di bidang keuangan atau leasing maka akan sering terjadi pencurian data nasabah. Hal ini sebenarnya merupakan suatu hal yang menyimpang dan dapat merugikan karyawan lainnya. Ada pula fraud dalam bentuk penggelapan yang dilakukan dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri. Kasuspenggelapan pada suatu perusahaan bisa terjadi di divisi mana saja sehingga hal ini sangat perlu untuk diwaspadai.

Pencegahan Fraud

Karena fraud adalah tindalah dengan dampak pada orang lain dan hal ini hanya menimbulkan kerugian maka sebaiknya tindakan fraud dicegah sedini mungkin. Ada beberapa upaya yang dapat Anda lakukan untuk melakukan pencegahan terhadap terjadinya fraud. Misalnya seperti sosialisasi SOP anti korupsi. Pada suatu perusahaan perlu digalakkan penyampaian informasi mengenai pentingnya anti korupsi. Kegiatan anti korupsi perlu disosialisasikan dan disertai dengan adanya sanksi yang tegas dari perusahaan pada karyawan yang berani melakukan tindakan korupsi. Suatu sanksi atau hukuman perlu diberikan pada pelanggar hukum termasuk pula pada pelaku korupsi.

Dengan adanya sosialisasi mengenai hukuman bagi pelaku korupsi maka koruptor akan berkurang atau bahkan tidak ada lagi. Sanksi sebaiknya tidak hanya berupa pemecatan saja tetapi pelaku tindak korupsi atau pelaku tindakan fraud bisa dibawa hingga ke ranah hukum. Tentu saja hal ini akan membuat para karyawan di suatu perusahaan menjadi takut untuk melakukan tindakan fraud.
Pencegahan fraud juga bisa dilakukan dengan hal lainnya yaitu melakukan analisis keuangan dengan baik. Dengan melakukan analisis keuangan maka kesempatan atau peluang bagi karyawan untuk melakukan fraud semakin berkurang. Hal ini perlu dilakukan sebagai tindakan antisipasi sehingga suatu perusahaan akan selalu terhindar dari tindakan fraud. Anda bisa saja menggunakan software akuntansi dengan aplikasi cloud untuk menyimpan data dengan disertai adanya otorisasi yang baik sehingga data aman.

Informasi di atas cukup menjelaskan bahwa fraud adalah hal yang sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Terutama dalam sistem perusahaan untuk memastikan jalannya perusahaan yang tetap optimal dan terhindar dari potensi kerugian. Demikian halnya keuangan perusahaan yang sebaiknya dijaga dari resiko tersebut. Salah satunya melalui penggunaan produk yang tepat seperti JojoExpense. Dimana produk ini bisa memberikan manfaat perlindungan dari resiko terjadinya fraud dalam sistem keuangan. Selain itu produk ini juga bisa membantu sistematisasi keuangan perusahaan yang lebih rinci. Pencatatan pengeluaran dan pemasukan dapat lebih akurat.

Tentunya berbagai manfaat tersebut dapat diraih berkat adanya beberapa fitur penting yang dimiliki oleh JojoExpense. Di antaranya yaitu fitur-fitur berupa Digital Reimbursement, OCR (Auto Read Receipt) on mobile, Multiple Receipts Attachment, Approval Policies by Amount, Multi-stage Approval & Disbursement Flow, dan masih banyak lagi fitur lain yang patut untuk dipertimbangkan. Oleh sebab itu jangan merasa ragu dan khawatir lagi. Segera putuskan untuk mendapatkan coba gratis JojoExpense di perusahaan Anda. Jangan sampai terjadi potensi fraud yang dapat membuat perusahaan merugi atau bahkan gulung tikar. Hindari kecurangan pada keuangan perusahaan Anda sekarang juga. Beralih dan gunakan saja JojoExpense, sehingga keuangan perusahaan dijamin lebih efisien serta akurat tercatat. Buktikan sendiri!