Ingin Bekerja dengan Santai, jadi Freelancer aja!

Sebelumnya kalian sudah tahu belum apa itu freelancer? Dari cara dia bekerja, apa saja perkerjaan yang cocok, dan keuntungannya sebagai freelancer. Kalau kalian belum tahu, dalam artikel ini kami akan memberi tahu apa itu freelancer dan seperti apa si freelancer itu berkerja. Yuk kita bahas di bawah apa itu freelancer.

Freelancer

Jadi di sebuah perusahaan itu memiliki beberapa jenis pekerjaan. Mulai dari part-time, fulltime, magang, dan ada juga yang membuka jenis perkerjaan freelance. Nah, orang yang bekerja sebagai freelance itu lah disebut sebagai freelancer. Jadi definisinya adalah orang yang berkerja sebagai freelance di sebuah perusahaan dan dia tidak harus berkomitmen pada perusahaan dan tidak terikat kontrak pada perusahaannya.

Biasanya jenis pekerjaan ini dicari oleh perusahaan ketika perusahaan ingin melakukan sebuah projek seperti mengadakan acara, launched produk baru. Biasanya juga perusahaan yang menggunakan jasa ini memang hanya keperluan jangka pendek. Jadi ketika hal yang diperlukan sudah dapat diselesaikan, hubungan perusahaan dan freelancer berhenti.

Pekerjaan ini juga dapat memilih kok apakah dia ingin berkerja fulltime dengan mengikuti jam kantor atau bisa juga melakukan part-time dan mengerjakan pekerjaannya di luar kantor. Biasanya mereka yang memilih part-time dia mempunyai kesibukan lain seperti kuliah atau memiliki kerja sama dengan perusahaan lain.

Cara Kerja Menjadi Freelancer

Dalam menjalankan pekerjaan sebagai freelancer, ada pola atau cara kerja yang menjadi pedoman bagi setiap orangnya. Mengacu pada arti freelancer di atas, secara umum cara kerja freelance adalah sebagai berikut:

  1. Seseorang membuat profil di sebuah job portal. Di dalam profilnya tersebut, kalian menjelaskan keahliannya dan juga menyertakan hasil kerja yang pernah dibuat seperti portfolio dan curriculum vitae. Jangan lupa letakan pengalaman kalian.
  2. Perusahaan yang mencari seorang di situs job portal harus sesuai dengan kategori pekerjaan yang dibutuhkan. Perusahaan kemudian memilih orang yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Namun, tidak jarang pemberi kerja membuat thread di job portal mengenai jenis pekerjaan yang diperlukannya, dan nantinya akan ada karyawan yang akan menawarkan jasanya.
  3. Setelah perusahaan memilih orang tersebut, selanjutnya pekerja lepas tersebut melakukan tugasnya sesuai dengan kesepatakan. Dalam hal ini kesepakatan menyangkut durasi waktu pekerjaan dan juga biaya atas pekerjaan tersebut.
  4. Seseorang juga wajib menyelesaikan tugas sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan sesuai kesepakatan, dan juga sesuai dengan spesifikasi yang diminta perusahaan. Sedangkan perusahaan wajib memberikan penjelasan sedetail mungkin spesifikasi yang dibutuhkannya dan memberikan deposit pembayaran ke job portal yang bersangkutan.
  5. Setelah pekerjaan selesai, freelancer mengirimkan file hasil pekerjaan kepada pemberi kerja. Jika pemberi kerja setuju maka tugas tersebut dianggap selesai, namun ada kemungkinan hasil pekerjaan tersebut direvisi bila tidak sesuai dengan kesepakatan awal.
  6. Freelancer akan mendapatkan pembayaran di dalam akunnya setelah pekerjaan dianggap selesai.

Pekerjaan ini memang sangat fleksibel karena kita dapat mengerjakan apa yang disepakati dimana saja. Tidak menutup kemungkinan juga kita mengerjakan pekerjaan di dalam kantor. Selain melewati platform kalian juga bisa loh langsung mengirim  portfolio dan curriculum vitae kalian melalu email perusahaan yang sedang mencari pekerja freelance.

Keuntungan Menjadi Freelancer

Kamu yang ingin menjadi freelancer akan mendapatkan beberapa keuntungan dibandingkan menjadi pekerja kantoran biasa. Inilah beberapa keuntungan yang akan kamu dapatkan jika menjadi freelancer.

Sesuai Minat

Biasanya pekerjaan seorang freelance itu sesuai dengan minat kita. Jadi bisa dibilang kita mengerjakan sesuatu dengan senang hati. Kebayangkan gimana enaknya mengerjakan sesuatu karena kita menyukainya.

Fleksibel

Sebagai freelancer kamu akan lebih memiliki waktu yang fleksibel. Dengan begitu kamu bisa mengerjakan sesuatu sesuka hati kamu dan dimana pun kamu ingingkan. Jadi kamu tidak dikejar-kejar oleh waktu dan tidak diharuskan datang pagi ke kantor.

Pendapatan Lebih

Seseorang freelancer juga mendapatkan pendapatan yang lebih besar dibandingkan karyawan biasa. Karena kamu dapat memasang upah yang ingin kamu ingini sesuai dengan tingkat kesulitan yang diberikan oleh perusahaan.

Kekurangan sebagai Freelancer

Tapi perlu diingat juga, dimana ada kelebihan pasti ada juga kekurangan. Kamu juga harus memikirkan resiko-resiko yang akan menimpa kamu jika kamu sebagai freelancer. Kami akan memberi tahu kalian apa saja kekurangan sebagai freelancer dan tips untuk menanganinya

Tidak dapat Jaminan

Apa si yang dimaksud dengan jaminan? Jaminan yang dimaksud di sini adalah jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, dan tunjangan hari tua. Jika kamu ingin menjadi seorang freelancer maka kamu tidak akan mendapatkan jaminan-jaminan tersebut.

Jadi kamu harus mengelolah keuanganmu lebih baik bila sewaktu-waktu kamu mendapatkan musibah seperti sakit, atau suatu saat nanti kamu menikah dan mempunyai anak kamu harus menyekolahkan, atau jika kamu sudah tidak dapat bekerja lagi dikarenakan umur. Maka dari itu jika kamu sebagai freelancer kamu harus menabung dari dini untuk masa depan kamu.

Terancam Menganggur

Sebagai freelancer kamu pasti menunggu lowongan kerja sesuai dengan minat kamu atau sesuai dengan kemampuan kamu. Jika lowongan pekerjaan itu tidak ada kamu akan menunggu sampai tidak tahu kapan adanya lowongan pekerjaan yang sesuai minat mu. Jika kamu tidak bekerja kamu akan menganggur dan pastinya kamu tidak akan mendapatkan penghasilan.

Jadi bagi kalian yang ingin menjadi seorang freelancer kalian juga harus mengingat tabungan masa depan kalian. Kalian juga bisa mendepositokan pendapatan kalian atau kalian juga bisa investasikan. Agar suatu saat nanti kalian tidak mendapatkan pekerjaan, kalian masih menyimpan pendapatan untuk membiayai hidup.

Nah sekarang kan kalian udah tahu nih kelebihan dan kekurangan sebagai freelancer itu apa saja. Tapi kalian juga harus tahu nih syarat-syarat sebagai freelancer itu apa saja. Syarat-syarat ini juga harus didukung dari skill yang kamu punya.

Syarat-Syarat sebagai Freelancer

Yang sudah kita bahas di atas menjadi seorang freelancer tidak selalu mudah dan menyenangkan karena kita akan dihadapi dengan kelebihan dan kekurangan dari freelancer. Seseorang harus memiliki keterampilan khusus dan juga pengalaman di suatu bidang yang ia minati, selain itu juga pastinya harus dikuasai ya. Sesuai dengan arti freelancer di atas, adapun beberapa syarat menjadi freelancer. Nah, apa saja si syaratnya? Yuk kita bahas di bawah.

Memiliki Keahlian Tertentu

Menjadi freelancer tentu harus memiliki keahlian tertentu yang ditawarkan kepada orang lain sehingga ada yang mau menggunakan kalian. Selain itu, para freelancer juga harus memiliki contoh hasil kerja dan pengalaman yang cukup baik agar bisa sukses menjalankan profesi ini.

Mengenal Dunia Internet

Seperti yang sudah dibahas bahwa pencarian pekerjaan freelance itu melalui platform atau email, nah alat ini harus menggunakan internet. Jadi pada umumnya perusahaan atau seseorang yang membutuhkan freelancer akan mencarinya melalui internet. Itulah sebabnya setiap orang yang berprofesi sebagai freelancer sangat dekat dengan dunia internet.

Untuk membuktikan skill kamu, kamu juga bisa memamerkan lewat sosial media melalui jaringan internet. Jadi kamu tahu kan kenapa kamu harus mengenal dunia internet dan memahaminya.

Fleksibel dan Cepat Beradaptasi

Karena seorang freelancer tidak bekerja di satu tempat saja, mereka harus fleksibel untuk berpindah-pindah tempat. Fleksibilitas ini harus digunakan untuk mempermudah kalian bekerja.

Selain itu kalian juga akan berpindah-pindah perusahaan yang dimana setiap perusahaan mempunyai budaya yang berbeda. Maka dari itu kalian yang ingin sebagai freelancer juga harus cepat-cepat berdaptasi dengan perusahaan yang memakai jasa kalian.

Mampu Mengatur Waktu

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, kamu akan fleksibel dan berpindah-pindah tempat maka dari itu kamu harus pandari mengatur waktu. Selain itu kesepakatan freelancer dengan pemberi kerja harus ditepati, dan hal ini seringkali berhubungan dengan tenggat waktu penyelesaian tugas. Maka dari itu kalian harus bisa manajemen waktu untuk menyelesaikan tugas.

Mungkin kalian bisa saja bekerja dengan santai, tapi kalian perlu mengingat jangka waktu yang sudah ada dalam perjanjian antara perusahaan dengan freelancer. Jangka waktu itu yang menjadi acuan kalian untuk menyelesaikan pekerjaan kalian. Jadi kalian harus atur waktu yang baik ya agar pekerjaan yang diberikan perusahaan kepada kalian dapat selesai dengan tepat waktu.

Jika kamu mempunyai keterbatasan dalam mengatur waktu, kalian bisa loh gunakan aplikasi dari Jojonomic, yaitu JojoTimes. Salah saru dari fungsi aplikasi ini untuk mengatur waktu kalian lebih baik lagi, JojoTimes mempunyai fitur pengaturan jadwal untuk kamu yang bekerja sebaga freelancer. Fitur dari aplikasi ini cocok untuk kamu yang suka pindah-pindah tempat dalam satu hari atau menajdwalkan meeting pada perusahaan-perusahaan yang memberi kamu pekerjaan freelance.