Inovasi Produk: Pengertian dan Konsepnya

inovasi produk

Dalam suatu perusahaan, perlu adanya inovasi produk. Inovasi inilah yang nantinya akan memberikan suatu cita rasa yang baru terhadap produk yang sudah ada sebelumnya. Apalagi, jika dibarengi dengan munculnya pesaing dengan produk yang hampir sama dengan produk perusahaan Anda. mau tidak mau, harus segera diperbarui agar tidak kalah dengan produk tersebut.

Pengertian Inovasi Produk

Secara umum, inovasi produk memiliki arti sebagai suatu kemajuan fungsional dari suatu produk yang bisa membuat produk tersebut lebih baik dibandingkan dengan produk pesaing. Minimal produk terbaru tersebut lebih bagus dari produk sebelumnya. Karena jika suatu produk memiliki suatu keunggulan, maka akan dilihat sebagai nilai tambah untuk konsumen.

inovasi produk

Setiap inovasi yang dilakukan atas suatu produk memiliki resiko yang berbeda. Walaupun tujuan dari ide tersebut adalah untuk memberikan nilai plus tersendiri terhadap sebuah produk, namun hal tersebut tidak bisa menjamin kesuksesannya. Karena ada pula yang menganggap jika ide itu tidak memberikan perubahan sehingga merugi.

Peluang untuk Inovasi Produk

Ada peluang yang bisa saja terjadi setiap dilakukan pengubahan model suatu produk. Peluang tersebut:

Mencoba untuk Mengurangi Biaya Produksi

Ini dapat dilakukan dengan menambah kuantitas pembelian suatu bahan baku sehingga harga bisa diminimalisir. Dengan begitu, biaya produksi juga akan berkurang. Selain menggunakan bahan baku yang sudah ada, Anda juga bisa mengoptimalkan ide dengan proses produksi. Misalnya yang awalnya menggoreng, kemudian mengubahnya menjadi mengukus.

Memberikan Subsidi Harga

Dengan adanya ide baru suatu produk, akan ada harga yang lebih tinggi, selisih harga dari produk tersebut dapat dimanfaatkan. salah satu peluang yang bisa Anda manfaatkan adalah dengan subsidi harga. Sehingga bisa mendongkrak produk yang satu dengan yang lainnya.

Manfaat Inovasi Suatu Produk

Tidak bisa dipungkiri, jika inovasi produk itu sendiri memberikan manfaat tidak hanya pada barang namun juga pada perusahaan yang memproduksi. Berikut merupakan manfaat dari pembaruan produk, diantaranya:

  • Memberikan nilai plus pada produk sehingga bisa menarik perhatian untuk konsumen. Dengan begitu, konsumen akan mencoba untuk menggunakan produk tersebut.
  • Meningkatkan daya saing. Perkembangan pasar semakin lama semakin maju dan sengit. Jika perusahaan tetap menggunakan produk yang sama dalam waktu yang lama tanpa adanya ide, maka akan kalah.

Karena hal tersebut, agar bisa mengimbangi produk dan persaingan dari perusahaan yang lain, maka pembaruan produk harus dilakukan. Siapa yang unggul maka itulah yang akan menang di pasar persaingan.

  • Adaptasi dengan lingkungan yang dinamis. Boleh saja mempertahankan suatu produk yang ada namun, Anda tidak bisa mencegah perubahan seperti trend pasar. Sehingga mau tidak mau harus selalu menyesuaikan agar perusahaan tetap bisa bertahan.

Ada beberapa cara untuk mengatasi perubahan yang dinamis tersebut dan salah satunya adalah dengan inovasi produk. Anda bisa menciptakan suatu produk yang sesuai dengan trend tersebut. Sehingga nantinya, Anda bisa memiliki beberapa pilihan produk yang dapat ditawarkan ke konsumen.

inovasi produk

Namun, untuk mencapai manfaat tersebut dan memberikan keuntungan bagi perusahaan, maka harus ada strategi. Masing-masing perusahaan memiliki situasi dan kondisi yang berbeda sehingga untuk strategi dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Konsep Inovasi Produk

Inovasi produk tersebut, pada dasarnya didasari pada 2 hal yaitu:

·        Marketing Pull / Demand Pull

Inovasi bisa saja terjadi karena ketidakpuasan dari konsumen atau dari pangsa pasar Anda akan produk yang Anda keluarkan. Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, maka mau tidak mau harus mengadakan pembaruan terhadap suatu produk.

Selain itu, dorongan untuk melakukan suatu ide juga disebabkan karena seseorang atau sekelompok orang yang ingin membuat suatu produk yang diinginkan pasar. Misalnya pangsa pasar di Indonesia butuh pelembab yang tidak hanya bisa melindungi kulit namun juga mencerahkan.

Karena permintaan tersebut, akhirnya perusahaan membuat suatu pelembab yang sesuai keinginan pasar. Dengan begitu, produk yang dibuat sudah memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Jikapun untuk meraih keuntungan dari pangsa tersebut, maka tetap harus dilakukan strategi marketing yang tepat.

·        Technology Pull

Inovasi ini terjadi karena ketidakpuasan dari peneliti baik yang internal ataupun eksternal terhadap produk yang sudah ada. Karena hal tersebut tujuan dari dilakukan pembaruan tersebut adalah untuk mengkomersilkan produk yang belum dimengerti masyarakat.

Alasan tersebutlah yang kemudian mendorong adanya inovasi produk. Bedanya, pembaruan ini yang disebabkan karena alasan ini, tidak melihat apakah pasar sedang butuh atau tidak. bisa juga dianggap untuk mencegah ketertinggalan persaingan karena teknologi yang semakin lama semakin berkembang.

Konsep Inovasi Produk

Inovasi produk memiliki konsep yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Konsep dasar tersebut yaitu:

1.     Simplify (Menyederhanakan)

Konsep ini menyederhanakan suatu proses. Misalnya yang awalnya membuat produk harus disortir terlebih dahulu kemudian untuk inovasinya, tidak perlu disortir namun bisa dimaksimalkan dalam pengolahan. Dengan cara tersebut, Anda melakukan suatu inovasi terhadap produk terhadap suatu proses.

2.     Combine (Menggabungkan)

Konsep ini adalah menggabungkan 2 proses atau 2 produk menjadi 1 produk. Misalnya yang awalnya shampoo yang diproduksi yang bertujuan untuk mengatasi ketombe dan ada yang untuk rambut rontok. Kemudian dari inovasi berkonsep kombinasi tersebut, dibuat sampo untuk ketombe dan rontok.

3.     Integrate (Mengintegrasikan atau Menyatupadukan)

Konsep ini menyatukan beberapa produk. Hampir sama dengan mengkombinasi namun lebih kompleks sehingga keunggulan yang dimiliki tidak hanya 1 namun juga bisa berlipat. Dengan begitu, nilai plus yang dimiliki produk tersebut juga akan semakin besar.

4.     Re-Arrange (Mengatur Ulang)

Artinya adalah mengatur ulang tentang produk tersebut. Bisa dari komposisi, bisa dari produksi atau bahkan bisa dari desainnya, agar terlihat lebih menarik di mata konsumen.

5.     Eliminate (Menghilangkan atau Mengeliminasi atau Menyingkirkan)

Artinya adalah menghilangkan proses atau bagian tertentu yang tidak perlu dikerjakan. Misalnya dalam desain atau tampilan dari produk tersebut ada gambar bintang. Padahal kalau tidak ada gambar tersebut, desain produk tetap bagus, sehingga gambar dihilangkan. Dengan begitu, Anda melakukan inovasi untuk desain produknya agar terlihat menarik.

inovasi produk

Karena hal tersebut, untuk melakukan suatu inovasi produk yang ada, tidak hanya terkait dengan konsep ataupun alasan namun juga budget. Memang produk bisa dimodifikasi misalnya dengan membuat produk dengan budget seminimal mungkin atau dengan bahan baku yang ada. Akan tetapi, hasilnya tidak akan semaksimal jika produk benar-benar suatu produk yang baru. Apalagi, perusahaan butuh produk yang tidak kalah dengan produk pesaing.

JojoExpense untuk Membantu Pengelolaan Budget dan Inovasi Produk

Agar tidak terlalu kaget atau bingung pengolahan budget yang dipergunakan itu bagaimana, maka perlu pengajuan dana lebih dahulu. Perlu dilakukan pengecekan dan kemudian baru bisa disetujui untuk pencairan dana.

Agar lebih mudah untuk menyetujui pengajuan dana, reimburse ataupun pengawasan keuangan, Anda butuh JojoExpense. Dengan aplikasi ini, Anda bisa langsung menyetujui pengajuan dana yang dibutuhkan, dimana saja dan kapan saja tanpa perlu menunggu di kantor.

Untuk mencoba gratis secara langsung, klik https://jojonomic.com/produk/jojoexpense-reimburse-online/. Selamat menikmati kemudahan dengan JojoExpense!