Jenis-Jenis Laporan Keuangan dan Pihak yang Membutuhkannya

Laporan keuangan memiliki banyak jenis, dan tentu dengan fungsinya masing-masing. Kalau kamu adalah pemilik usaha, kamu perlu tahu juga jenis-jenis laporan keuangan, agar bisa kamu implementasikan di perusahaanmu.

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi JojoPayroll hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Keuangan adalah salah satu hal penting dalam keberlangsungan sebuah perusahaan. Baik arus transaksi ataupun pencatatannya. Biasanya setiap perusahaan memiliki data terkait keuangannya, yang tertulis rapi dalam laporan keuangan.Berikut akan kita bahas beberapa jenis laporan keuangan.

Pengertian Laporan Keuangan

Sebelum masuk ke pembahasan utama, yaitu jenis-jenis dari laporan keuangan, rasanya kita perlu tahu dulu apa itu laporan keuangan. Jika melihat arti perkatanya, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dituliskan, laporan berarti segala sesuatu yang dilaporkan atau berita.

Sedangkan keuangan berarti segala bentuk urusan tentang uang. Adapun untuk laporan keuangan, salah satu pengertiannya adalah penyajian suatu laporan atau data terkait keuangan, termasuk berbagai data yang menyertainya.

Tujuan dari pembuatan laporan keuangan adalah mengkomunikasikan sumber daya ekonomi (aktiva), dan atau kewajiban suatu entitas, pada saat tertentu.

Tertulis dalam buku Mudah Membaca Laporan Keuangan, yang ditulis oleh Bambang Wahyudiono, bahwa laporan keuangan adalah satu-satunya dokumen yang dapat digunakan untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan.

jenis jenis laporan keuangan
Jenis-jenis Laporan Keuangan

Selanjutnya, kita akan bahas soal jenis-jenis laporan keuangan, sebagaimana yang tertulis di judul. Dalam praktik atau pengimplementasiannya, kita memanga akan menemukan banyak jenis dari laporan keuangan. Berikut ulasan terkait jenis-jenis laporan keuangan.

Neraca

Ragam laporan keuangan pertama adalah Neraca, atau yang biasa juga disebut dengan balance sheet merupakan laporan yang menunjukkan posisi keuangan pada waktu atau tanggal tertentu.

Maksud dari posisi keuangan adalah posisi jumlah dan jenis aktiva atau harta, dan pasiva (kewajiban dan ekuitas) suatu perusahaan, yang disusun berdasarkan likuiditas.

Fungsi dari neraca adalah menaksir kesehatan keuangan, meramalkan keadaan keuangan, dan menganalisa likuiditas dan fleksibilitas suatu perusahaan. Ada dua jenis neraca keuangan, yaitu bentuk scontro dan bentuk staffel.

Neraca Bentuk Skontro

Disebut juga dengan neraca bentuk T. Hal ini dikarenakan susunannya sebelah menyebelah antara aktiva atau pemasukan, dengan modal atau pengeluaran, yang disebut juga dengan pasiva.

Neraca Bentuk Staffel

Neraca ini disebut juga dengan neraca bentuk laporan. Hal ini dikarenakan catatan atau laporannya bersusun ke bawah. Dibuat berdasarkan jenis pemasukan atau pengeluarannya.

profit loss
Laporan Laba dan Rugi

Kemudian ada laporan laba dan rugi. Laporan ini disebut juga dengan income statement. Di dalamnya menggambarkan hasil usaha sebuah perusahaan dalam periode tertentu. Dalam laporan ini juga akan ada gambaran pendapatan beserta sumber-sumber pendapatan yang diperoleh, serta gambaran pengeluaran dalam satu periode.

Selanjutnya, dari jumlah pendapatan dan pengeluaran atau biaya ini terdapat selisih, yang kita sebut dengan laba dan rugi. Perusahaan akan dikatakan laba ketika jumlah pendapatannya lebih besar dari pengeluaran, sedangkan akan dikatakan rugi, bila yang terjadi adalah sebaliknya.

Dalam laporan laba dan rugi terdapat empat elemen. Pertama adalah pendapatan yang dapat menambah aktiva atau entitas bisnis. Kedua kewajiban, yaitu penggunaan atau pengeluaran suatu aktiva. Ketiga keuntungan, yaitu penambah ekuitas karena terjadi transaksi perusahaan.

Dengan adanya laporan ini kita dapat mengetahui laba atau rugi bersih yang dihasilkan oleh perusahaan dalam satu periode. Selain itu dengan laporan ini kita dapat gunakan untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan tersebut.

Laporan Perubahan Modal

Jenis yang ketiga adalah laporan perubahan modal. Isinya adalah jumlah modal yang ada saat ini. Selain itu, laporan ini juga memuat perubahan yang terjadi pada modal, beserta sebab-sebab terjadinya perubahan tersebut.

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi Travelonomic hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Laporan ini tidak selalu dibuat oleh perusahaan. Sebagaimana namanya, laporan ini hanya dibuat ketika terjadi perubahan modal dalam suatu perusahaan.

Secara spesifik, fungsi dari laporan perubahan modal adalah membantu pihak-pihak yang kompeten untuk mengambil sebuah keputusan. Kemudian, laporan ini juga berguna untuk mengetahui besaran perubahan rasio ekuitas dan modal perusahaan.

laporan arus kas
Laporan Arus Kas

Ragam laporan keuangan yang kelima adalah laporan arus kas, laporan ini akan menunjukkan semua hal yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan. Baik yang berhubungan langsung dengan kas, ataupun yang tidak berhubungan langsung terhadap keuangan dan kas.

Dalam penyusunannya, laporan ini harus berdasarkan pada konsep laporan setiap periodenya. Isi dari laporan arus kas adalah mengetahui arus keluar kas perusahaan cash out dan arus masuk kas perusahaan cash in.

Arus masuk kas perusahaan dipengaruhi oleh pemasukan atau pendapatan perusahaan, misal dari hasil penjualan barang atau jasa yang dilakukan perusahaan.

Sedangkan arus keluar kas dipengaruhi oleh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk berbagai kebutuhannya. Misalkan saja pengeluaran perusahaan untuk membeli bahan baku produksi, atau pengeluaran untuk sewa lokasi kantor, dan lainnya.

Manfaat yang bisa diperoleh oleh perusahaan ketika membuat laporan arus kas ada lima. Pertama, kamu bisa melihat kondisi keuangan perusahaanmu. Kedua, kamu bisa meningkatkan kas perusahaan di masa yang akan datang.

Ketiga, kamu bisa menilai kemampuan perusahaanmu dalam menuntaskan kewajibannya. Keempat, kamu bisa melihat pembiayaan dan investasi suatu perusahaan. Terakhir, kamu bisa membedakan arus kas bersih dengan laba bersih perushaanmu.

Laporan Catatan atas Laporan Keuangan

Terakhir, ada laporan catatan atas laporan keuangan. Maksudnya laporan yang akan memberikan informasi terhadap catatan dalam sebuah laporan keuangan yang membutuhkan penjelasan tertentu.

Hal ini mungkin terjadi. Misalkan saat ada data atau catatan dalam laporan keuangan yang membutuhkan penjelasan atau penafsiran tertentu. Untuk itu, pembuatan laporan ini atau penafsirannya membutuhkan tenaga ahli, agar tidak salah.

Pihak yang Membutuhkan Laporan Keuangan

Penjelasan barusan memaparkan jenis-jenis laporan keuangan, beserta pengertian dan tujuannya. Setiap ragam laporan keuangan tersebut memiliki perbedaan.

Selanjutnya kita akan bahas pihak yang membutuhkan laporan keuangan ini. Baik laporan keuangan secara umum, ataupun untuk jenis tertentu.

Investor

Baik investor ataupun penasihat investor memiliki kepentingan terhadap kemungkinan resiko dari investasinya. Untuk mencegah resiko tersebut, dan untuk membantu membuat keputusan, investor membutuhkan laporan keuangan tersebut.

Karyawan

Pihak kedua yang membutuhkan laporan keuangan adalah karyawan. Hal ini diperlukan oleh karyawan untuk melihat kemampuan sebuah perusahaan membalas jasa dan kerja mereka. Laporan keuangan juga dapat memberikan gambaran stabilitas perusahaan.

Pemberi Pinjaman

Laporan keuangan penting bagi pemberi pinjaman, karena melalui laporan tersebut mereka bisa memutuskan besaran pinjaman dan waktu jatuh tempo pinjaman tersebut.

Pemasok dan Kreditor Usaha Lainnya

Selanjutnya, laporan keuangan penting diketahui oleh pemasok atau kreditur usaha. Ini tidak jauh berbeda dengan fungsinya ketika laporan keuangan diketahui oleh pemberi pinjaman.

Pemasok atau kreditor dapat memutuskan jumlah besaran dan waktu jatuh tempo pinjaman dengan pedoman laporan keuangan.

Pelanggan

Pelanggan juga punya kepentingan dengan laporan keuangan perusahaan, khususnya bila sang pelanggan memiliki ikatan kerja sama jangka panjang dengan perusahaan.

Pemerintah

Pemerintah memiliki kepentingan terhadap laporan keuangan dan kondisi suatu perusahaan. Karena pemerintah yang akan membuat kebijakan dan aturan terkait sumber daya yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan. Pemerintah juga butuh laporan ini untuk menentukan pajak perusahaan.

Masyarakat

Kegiatan perusahaan atau bisnismu bisa saja berpengaruh banyak kepada masyarakat. Masyarakat juga mungkin akan memiliki dampak terhadap perusahaanmu. Untuk itu, masyarakat boleh saja mengetahui laporan keuangan dan kondisi keuangan perusahaanmu.

Nantinya mereka bisa ikut memberikan masukan terhadap trend yang tengah berkembang atau perkembangan perusahaan dari sudut pandang masyarakat.

Bagaimana, apa kamu sudah paham dengan jenis-jenis laporan keuangan ini, atau mungkin sudah membuatnya? Pembuatan laporan keuangan memang penting untuk kamu lakukan, karena ini bisa membantumu untuk membuat strategi perusahaan dan melihat kondisi keuangan.

Bicara tentang laporan keuangan dan catatan keuangan, kamu bisa mencoba salah satu aplikasi dari Jojonomic, namanya JojoExpense. Aplikasi ini dapat membantumu mencatat arus transaksi keuangan perusahaan, khususnya untuk pengajuan dana dan penggantian atau reimbursement.

Dengan aplikasi ini, kamu bisa lebih mudah mengurus laporan keuangan perusahaanmu, karena semua akan tercatat secara digital, dan kerjamu akan lebih efisien. Selamat mencoba!