Fungsi Dan Tujuan Manajemen Keuangan

Ketika berbicara tentang konsep manajemen keuangan maka hal yang akan terlintas dalam pikiran adalah bagaimana cara untuk mengatur uang dan keuangan yang dimiliki. Hal ini tidak berbeda jauh dengan definisi yang diungkapkan oleh beberapa ahli. Banyak ahli mengatakan bahwa manajemen yang berbasis keuangan adalah salah satu contoh nyata bagaimana cara untuk memanfaatkan uang yang terbatas sehingga mampu menjadi salah satu magnet penting yang akan dilakukan dalam melaksanakan kegiatan. Berbagai macam definisi ini secara umum bisa disimpulkan sebagai semua aktivitas atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam mengatur atau mengelola setiap sumber daya berupa uang supaya dapat berguna dan digunakan sesuai dengan kebutuhannya. Dana yang terbatas akan lebih dikontrol jika menggunakan teknik manajemen dalam keuangan.

Selain hal tersebut ternyata manajemen memiliki banyak fungsi dan tujuan. Dalam. Beberapa hal dengan dana terbatas dan kegiatan yang penuh atau aktivitas yang selalu penuh, fungsi dan tujuan dari pengelolaan keuangan ini sangat penting. Hal ini erat kaitannya dengan berbagai kegiatan yang akan mengeluarkan dana. Dana yang diperoleh sangat terbatas. Karena keterbatasan ini biasanya membuat  banyak orang bingung apakah cukup untuk melakukan banyak kegiata. Karena hal ini lah fungsi dan tujuan manajemen sangat diperlukan.

Fungsi Manajemen Keuangan Untuk Kegiatan Masyarakat

Dalam prinsip manajemen fungsi manajemen keuangan untuk masyarakat tentu sangat penting. Berbagi fungsi akan membuat masyarakat lebih mudah memanfaatkan dana yang ada menggunakanan prinsip manajemen agar nantinya setiap kegiatan dapat ditangani secara sempurna dan sukses. Setiap kegiatan yang akan dilakukan mengenai prinsip menajamen terutama keuangan memiliki beberapa fungsi penting. Berikut fungsi penting dari manajemen berbasis keuangan yang dapat dijadikan referensi untuk masyarakat:

  1. Merencanakan anggaran

Salah satu fungsi dari manajemen berbasis keuangan adalah merencanakan anggaran. Anggaran ini lah yang nantinya akan digunakan untuk mendanai suatu kegiatan atau proyek yang dilakukan oleh masyarakat. Ketika melakukan perencanaan anggaran maka sistem manajemen sangat diperlukan. Prinsip manajemen menjadi salah satu hal penting dalam menentukan setiap jenis anggaran yang dikeluarkan. Para pemakai prinsip manajemen harus bisa mencari celah untuk meminimalisir anggaran karena anggaran yang dipakai pasti sangat terbatas. Karena dana yang di pakai terbatas maka pemanfaatan dan perencanaan harus benar-benar seimbang dan sesuai kebutuhan. Menghindari perencanaan dengan banyak keperluan tidak penting dan fokuskan pada kebutuhan utama yang harus dipenuhi saat itu Juga.

  1. Pengendalian

Hal ini pula adalah salah satu komponen utama dan fungsi yang sangat penting dalam prinsip keuangan. Pengendalian yang dimaksud adalah bagaimana cara seorang pemimpin yang menjadi pemimpin dari suatu proyek yang ada di masyarakat menggunakan fungsi manajemen sebagai salah satu pengawas untuk memastikan setiap poin pekerjaan dan setiap jenis pekerjaan yang ada dalam proyek tersebut berjalan dengan lancar. Selain itu fungau pengendalian adalah agar anggaran biaya yang dianggarkan dalam rencana biaya tidak akan membengkak karena adanya kesalahan dalam pengendalian lapangan. Karena hal ini lah fungsi pengertian juga sangat penting.

  1. Pemeriksaan

Hal ini juga menjadi salah satu hal yang sangat penting berdasar manajemen keuangan.  Pemeriksaan yang dimaksud kan adalah melakukan pengecekan wterhadap setiap jenis laporan dan juga melakukan pemeriksaan tentang pengeluaran-pengeluaran yang ada agar setiap jenis penggunaan dana dapat terkontrol dan tidak melebihi batas. Pemeriksaan ataupun auditing ini sangat berguna untuk menentukan kejujuran seorang pegawai atau orang yang juga bekerja sama dengan tim yang menggunakan prisip manajemen.

  1. Pelaporan

Hal ini berfungsi untuk mendapatkan setiap laporan dari berbagai jenis kegiatan yang memanfaatkan prinsip manajemen. Pelaporan dalam segi pengeluaran dana yang telah disetujui dan juga dana masuk ketika uang untuk proyek tersebut telah habis. Ketika dalam melakukan pelaporan maka dana yang keluar pada prinsip keuangan dan manajemen harus lebih kecil dari pada pemasukan. Hal ini karena pengeluaran harus benar-benar ditekan supaya keuntungan yang di dapat juga makin besar.

Dari berbagai fungsi yang terdapat dalam sebuah prinsip manajemen berbasis keuangan, tentu banyak tujuan yang ingin dicapai. Akan tetapi tidak semua tujuan yang telah disusun bisa menjadi nyata. Diperlukan banyak usaha untuk membuat berbagai kegiatan dan juga hal yang menggunakan prinsip manajemen menjadi lebih sukses.

Berbagai Jenis Tujuan Penggunaan Manajemen Keuangan Bagi Masyarakat

Tujuan adalah hal-hal yang ingin dicapai ketika selesai melakukan sebuah kegiatan di masyarakat. Tujuan digunakannya manajemen keuangan sangat banyak. Hal ini juga memiliki banyak fungsi yang telah dijelaskan sebelumnya. Berbagai jenis tujuan penggunaan sistem atau prinsip keuangan menggunakan salah satu jenis manajemen adalah untuk mendapatkan atau mempermudah setiap transaksi yang akan dilakukan ataupun setiap kegiatan yang menggunakan uang. Karena hal ini lah berikut jenis-jenis tujuan penggunaan prinsip manajemen dakam bidang keuangan:

  1. Memperbesar keuntungan

Ini adalah salah satu tujuan utama ketika menggunakan prinsip manajemen. Dengan memanfaatkan prinsip manajemen berbasis keuangan maka keuntungan yang dimiliki akan lebih besar. Hal ini telah terbukti dari berbagai hasil keuntungan banyak kegiatan masyarakat yang berhasil mendapatkan keuntungan nyata. Memperbesar keuntungan memang sangat berguna karena dengan keuntungan yang besar maka modal yang dipakai untuk setiap kegiatan akan kembali dan mendapatkan keuntungan yang juga besar. Memperoleh keuntungan yang besar akan selalu berpengaruh pad setiap jenis kegiatan yang sedang dilakukan. Karena setiap kegiatan pasti ada saja yang menginginkan keuntungan berlebih.

  1. Menjaga kas atau modal

Hal lain yang termasuk dalam jenis tujuan penggunaan manajemen adalah untuk menjaga kas yang ada tetep seimbang. Tidak boleh adanya uang kantor ataulun uang untuk melakukan suatu kegiatan di manfaatkan untuk hal-hal yang berhubungan dengan sistem pribadi. Hal ini akan sangat merugikan karena kas atau modal adalah dana yang akan digunakan untuk melakukan setiap kegiatan yang berhubungan dengan bisnis dan juga kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Menjaga kas atau modal tetap aman berarti meminimalisir kerugian yang akan berdampak pada beberapa sistem keuangan dan juga kegiatan yang tidak akan berjalan karena kekurangan dana atau modal akibat banyaknya para peminjam dengan alasan pribadi.

  1. Memaksimalkan dana yang dimiliki

Hal ini lah yang paling penting dalam manajemen keuangan. Hal ini berkaitan erat dengan prinsip ekonomi yang mana mengeluarkan modal dengan minimal dan mendapat keuntungan dengan lebih besar. Salah satu fungsi utama adalah dana yang sangat minim ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik sehingga dana yang harusnya tidak cukup akan menjadi cukup. Memaksimalkan dana yang dimiliki berarti seseorang yang menggunakan prinsip manajemen harus bisa mengelola dana yang snagat terbatas tersebut untuk bisa cukup dalam melaksanakan kegiatan atau proyek yang sedang berjalan. Karena pemaksimalan dana yang ada juga berhubungan langsung dengan bakat yang dimiliki oleh para pelaku kegiatan atau pelaku pengguna prinsip manejemen.