Peran MBTI Karyawan pada Seleksi Penerimaan Pegawai

MBTI karyawan

Saat penerimaan karyawan baru ada beragam seleksi yang dipergunakan oleh HRD dan salah satunya adalah dengan MBTI. Pada kenyataannya, proses penempatan dengan menggunakan MBTI Karyawan di perusahaan Indonesia masih banyak yang belum terlaksana secara sempurna.

MBTI karyawan

Kebanyakan, di Indonesia sendiri untuk penerimaan karyawan agar perusahaan tahu mengenai pribadi orang tersebut, biasanya dengan cover letter ataupun dengan tes psikologi sederhana. Padahal, MBTI bisa sangat membantu apalagi perusahaan akan tahu pribadi lengkap dari calon karyawan.

Apa itu MBTI?

Myers-Briggs Type Indicator pertama kali diluncurkan pada tahun 1960 sebagai tes kepribadian. Setelah itu, MBTI digunakan sebagai salah satu alat penting yang bisa menunjukkan bagaimana kepribadian atau karakteristik dari orang tersebut. Dari karakter orang tersebut, akan dilihat, apakah karakter tersebut cocok dengan pekerjaan yang akan ditempati.

mbti karyawanWalaupun tes ini dipergunakan untuk seleksi karyawan, namun, tes ini bukanlah tes untuk mengukur kejiwaan pribadi. Misalnya apakah orang tersebut memiliki gangguan jiwa atau tidak karena tes ini sebenarnya hanya untuk mengetahui kemampuan seseorang atas bidang tertentu.

Akan tetapi, menurut penuturan dari Psikolog Dr. Angelina Benner, mengungkapkan jika tes kepribadian MBTI belum sepenuhnya dijadikan landasan untuk perekrutan. Hal ini disebabkan karena dari penelitian yang pernah dilakukan, terbukti bahwa 50% orang yang melakukan tes MBTI akan memperoleh hasil yang berbeda untuk kedua kalinya dalam waktu 5 minggu.

4 Parameter pada MBTI Karyawan

Pada tes MBTI, terbagi menjadi 16 sifat atau personality atau kepribadian. Untuk mengelompokkan kepribadian tersebut, pada test MBTI menggunakan kombinasi dari 4 parameter yaitu:

1.      E (Extraversion) atau I (Introversion)

Parameter ini menunjukkan preferensi fokus dunia luar atau dunia pribadi yang ada di dalam diri. Dengan kata lain, menunjukkan apakah Anda ekstrovert atau introvert.

2.      S (Sensing) atau N (Intuition)

Preferensi fokus ketika menerima informasi yaitu menitikberatkan pada informasi dasar (S) atau menginterpretasi dan menambahkan maknanya (N).

3.      T (Thinking) atau F (Feeling)

Preferensi dasar untuk pengambilan keputusan apakah menggunakan loka dan konsistensi (T) atau dengan menggunakan perasaan atau sisi manusia dan situasi khusus (F).

4.      J (Judging) atau P (Perceiving

Preferensi struktur saat menghadapi dunia luar apakah akan menentukan keputusan sesegera mungkin (J) atau tetap terbuka akan adanya informasi dan pilihan baru (P).

Keunggulan Tes MBTI Karyawan

mbti karyawanDibandingkan dengan tes lain untuk penerimaan karyawan, MBTI memiliki keunggulan seperti berikut ini sehingga menyebabkan tes ini dipergunakan oleh banyak perusahaan.

1.      Hasil Deskripsi Lebih Banyak dan Kompleks

Jika dibandingkan dengan jenis tes yang lain yang hanya menjelaskan mengenai 1 hal, di MBTI test, Anda akan memperoleh hasil yang beragam. Terlebih hasil tes ini menjelaskan mengenai pilihan Anda sendiri dan bukan kemungkinan hasil tes dari orang lain. Karena hal tersebut, tes ini dipergunakan agar perusahaan ‘serasa’ seperti mengenal Anda sejak lama.

2.      Menegaskan Mengenai Kepribadian Anda

Dalam MBTI, Anda tidak hanya akan memberi tahu mengenai apakah Anda introvert atau ekstrovert namun juga perilaku. Bahkan pertanyaan yang kerap menghampiri Anda seperti “kok aku begini?” bisa Anda peroleh mengenai penjelasan dari hasil yang diberikan.

3.      Membantu Memahami Orang Lain

Dengan memahami diri sendiri, Anda bisa juga memberikan pandangan yang objektif agar dapat melihat orang lain di kehidupan Anda. Anda juga akan dapat menilai dari sudut pandang yang berbeda sehingga lebih memahami orang tersebut.

Mengapa MBTI Karyawan Banyak Digunakan?

Selain ketiga keunggulan tersebut, terdapat beberapa alasan mengapa MBTI karyawan dipergunakan untuk merekrut karyawan baru untuk posisi tertentu di perusahaan. Alasan tersebut yaitu:

  • Tes MBTI lebih banyak dikenal orang.
  • Mudah dipahami sehingga untuk orang yang baru pertama kali mencobanya, tidak akan mengalami kesulitan.
  • Bersifat aplikatif sehingga hasil dari tes tersebut dapat membantu seseorang untuk melakukan evaluasi secara mandiri.

Memaksimalkan MBTI Karyawan untuk Membantu SDM Perusahaan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika MBTI karyawan tidak bisa dipergunakan 100% sebagai dasar untuk menerima karyawan untuk menempati posisi di perusahaan. Agar test tersebut bisa dimanfaatkan dengan maksimal sehingga perusahaan juga memiliki SDM yang mempuni dan kompeten, cara penggunaan MBTI secara optimal yaitu sebagai berikut.

1.      Gunakan untuk Pegawai Perusahaan

Memang tidak sedikit perusahaan yang menggunakan MBTI untuk proses recruitment untuk tahu kelebihan dan kelemahan dari calon pegawai tersebut. Namun, karena hasilnya bisa saja dimanipulasi sehingga tidak akan sesuai kebutuhan perusahaan.

Namun, untuk meningkatkan kualitas dari SDM perusahaan, MBTI bisa dipergunakan untuk para pekerja yang sudah bekerja di tempat tersebut. Sehingga perusahaan akan bisa mengoptimalkan kemampuan pekerja misalnya dalam hal komunikasi.

2.      Mempergunakan Sebagai Refleksi dan Upaya untuk Pengenalan Pribadi

Dengan menggunakan MBTI, sebenarnya perusahaan akan bisa mengenal secara lebih dekat pekerja tersebut. Dengan begitu, perusahaan bisa mempraktekkan cara berkomunikasi antar karyawan. Selain itu juga bisa membantu untuk memahami antara karyawan yang satu dengan karyawan yang lainnya.

3.      Dasar Pengambilan Keputusan oleh Pemimpin

Setiap pemimpin sebaiknya tahu bagaimana karakter dari anak buahnya. Tujuannya selain agar tim menjadi lebih kokoh dan memiliki kerja sama yang bagus, juga akan membantu pemimpin untuk mengambil keputusan. Misalnya untuk proyek A, diperlukan sosok PIC yang mempunyai karakter yang tegas agar proyek tersebut berjalan dengan lancar, sehingga cocok untuk pegawai C.

mbti karyawanSetelah Anda mengaplikasikan tes MBTI Karyawan tersebut, Anda bisa menyimpan data dari hasil pengetesan tersebut. Data itu, dapat dikelola oleh HR untuk kepentingan lainnya. Misalnya untuk outbound dan simulasi pekerjaan yang membutuhkan partisipasi dari pekerja di perusahaan tersebut.

Keunggukan Jojotimes dari Jojonomic

Ketersediaan data administrasi atau yang berkaitan dengan HR akan sangat membantu walaupun Anda membutuhkan informasi tersebut secara mendadak. Untuk itu, diperlukan tempat khusus agar data tersebut tidak tercecer dan salah satunya adalah dengan menggunakan JojoTimes dari Jojonomic.

Dengan menggunakan aplikasi ini, anda tidak hanya bisa mengelola data administrasi namun juga untuk memantau kehadiran karyawan. JoJotimes menawarkan keunggulan seperti berikut:

  • Memudahkan Anda untuk menyimpan dan mengelola data karyawan sehingga bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.
  • Lebih mudah untuk mengontrol kebijakan terkait dengan karyawan perusahaan termasuk untuk lembur dan cuti.
  • Menghemat waktu untuk laporan terkait kehadiran bulanan, misalnya siapa saja yang hadir tepat waktu dan siapa saja yang datang terlambat.

Aplikasi yang dilengkapi dengan fitur geotagging yang memungkinkan direksi untuk tahu di mana karyawannya berada dan adanya fake id detection akan meminimalisir penyusupan atau ‘titip absen’. JojoTimes juga memiliki fitur lengkap lainnya seperti kemudahan untuk mengelola jadwal atau shift kerja agar dapat mengoptimalkan sinkronisasi antara karyawan dan perusahaan.

Jadi, segera saja kunjungi https://jojonomic.com/produk/jojotimes-absensi-online/ dan download versi gratisnya untuk tahu praktisnya menggunakan Jojonomic dibandingkan dengan cara lain. Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk Anda.