7 Cara Efektif Meningkatkan Leads dan Mengoptimalkan Penjualan

meningkatkan leads

Meningkatkan leads bagi para pebisnis adalah langkah pertama untuk meningkatkan penjualan. Meski tidak setiap lead akan berujung kepada penjualan, namun lead yang bertambah sudah pasti memperbesar kesempatan tersebut. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas bagaimana meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan lead.

Mengenal Leads

Secara harfiah, leads berarti petunjuk yang mengarahkan kepada sesuatu tujuan. Dalam dunia penjualan, lead bermakna orang yang sedang mecari petunjuk solusi dari masalahnya yang terkait dengan produk. Mendapatkan lead berarti menemukan orang yang sedang membutuhkan solusi dari masalahnya. Dimana solusi  tersebut ada pada produk atau jasa kita.

Sebelumnya, perlu disepakati terlebih dahulu bahwa lead yang akan dibahas di artikel ini adalah yang didapat dari internet. Demikian juga strategi penjualan yang dibahas, adalah strategi penjualan secara online. Kenyataannya, lead bisa didapatkan dengan berbagai cara, termasuk secara online maupun offline.

Cara Efektif Meningkatkan Leads

Sebelum mulai meningkatkan lead, Anda harus terlebih dahulu menyiapkan perlengkapannya. Lead pada dasarnya adalah data tentang calon pembeli yang “mungkin’ tertarik dengan produk atau jasa kita. Untuk mendapatkan data tersebut, tentu kita harus menyiapkan tempat penampungnya.

Dalam dunia pemasaran online, tempat untuk menangkap data tersebut berbentuk macam-macam. Yang paling umum adalah berupa landing page, atau halaman situs yang memberikan penawaran. Dari landing page inilah lead tersebut nantinya dapat dikonversi menjadi prospek atau, lebih jauh lagi, pelanggan.

Setelah menyiapkan landing page, langkah selanjutnya adalah mendatangkan pengunjung. Pengunjung yang datang ke landing page kita inilah lead yang harus kita konversikan. Namun, sebelumnya, kita perlu mengetahui cara-cara paling efektif mendatangkan dan meningkatkan leads.

cara iklan google1.      Iklan Berbayar

Tidak akan ada yang menentang keefektifan iklan dalam mendatangkan leads ke halaman situs. Iklan merupakan cara paling cepat dan mudah untuk mendapatkan pengunjung. Namun, seperti yang sudah dipahami bersama, memasang iklan membutuhkan biaya. Meskipun, memasang iklan secara online biayanya relatif lebih murah dibandingkan dengan iklan konvensional.

Selama ini, ada 4 macam iklan berbayar yang paling sering digunakan untuk mendatangkan leads.

  1. Mesin Pencari (Google)

Iklan melalui mesin pencari sangat disenangi, karena iklan tersebut akan ditampilkan hanya kepada orang yang membutuhkan. Bukti sedang membutuhkan adalah ia mencari informasi melalui mesin pencari. Karena itu efektivitasnya tak diragukan lagi.

  1. Media Sosial (Facebook, Instagram, Pinteres, Youtube, dan sebagainya)

Iklan via media sosial juga termasuk disukai. Spesifisitasnya bukan dari kebutuhan, namun lebih kepada minat (interest). Media sosial dapat menampilkan iklan hanya kepada mereka yang memenuhi syarat usia, lokasi, dan minat.

  1. Marketplace Khusus

Beberapa situs mengkhususkan diri sebagai marketplace produk atau jasa tertentu. Di situ, kita dapat memasang iklan produk atau jasa kita. Misalkan ada marketplace khusus untuk rumah, mobil, elektronik, hingga wisata, dan umroh.

  1. Situs Iklan Baris

Situs iklan baris biasanya tidak memiliki preferensi tertentu, hampir semua iklan ada. Oleh karena itu, memang tidak terlalu tertarget. Keunggulannya adalah, biasanya ia memiliki puluhan hingga ratusan jaringan. Jadi, hanya dengan sekali pasang, iklan kita bisa muncul di puluhan atau  ratusan situs sekaligus.

2.      Iklan Gratis

Memangnya ada iklan gratis? Ada. Biasanya marketplace khusus menyediakan slot iklan gratis. Begitupun memasang iklan di media sosial pun bisa gratis. Hanya saja, jangkauannya tidak akan begitu banyak. Iklan gratis ini lebih dikenal sebagai iklan organik. Biasanya, iklan organik dipasang di grup-grup atau channel-channel khusus di media sosial.

Apakah iklan ini efektif? Untuk mendatangkan leads mungkin tidak terlalu efektif. Tapi, leads yang datang biasanya berkualitas. Artinya, akan cukup mudah untuk mengonversinya menjadi prospek atau pelanggan. Meskipun, karena organik, ia biasanya membutuhkan waktu sangat lama dan upaya yang cukup melelahkan. Tapi, tetap saja mampu meningkatkan leads.

leads instagram paid promote3.      Paid Promote

Cara ini berarti membayar influencer tertentu untuk mempromosikan situs kita melalui channel influencer tersebut. Ada banyak influencer di internet dengan channe yang berbeda. Paling sering adalah melalui media sosial dan situs berbagi video: Youtube. Influencer tersebut biasanya sudah memiliki follower atau subscriber yang cukup banyak.

Ada 1 lagi channel yang sejak lama ada dan masih powerful, tapi sering kurang dibahas, yaitu blogger. Meski gaungnya sekarang kurang ramai dibandingkan vlogger atau influencer via media sosial, blogger masih sangat layak untuk dimanfaatkan. Bahkan, review-review dari blogger sering menjadi bahan rujukan utama ketika mencari second opinion dari info media sosial.

meningkatkan leads4.      Database Prospek

Leads tidak harus selalu berarti baru. Seringkali, prospek atau pelanggan lama sekalipun dapat meningkatkan leads secara signifikan. Bahkan, untuk proses konversi ke penjualan malah relatif lebih mudah karena sudah terbangun trust antara mereka dengan perusahaan. Oleh karena itu, data prospek atau pelanggan yang sudah didapat harus disimpan dengan baik.

Database tersebut akan sangat berguna ketika perusahaan memperkenalkan produk baru. Atau ketika perusahaan ingin meningkatka penjualan secara besar-besaran dengan pemberian diskon dan penawaran lainnya.

Cara Efektif Mengoptimalkan Penjualan

Setelah menigkatkan leads, tantangan selanjutnya adalah mengubah leads yang datang menjadi prospek atau pelanggan. Untuk itu, ada 4 cara efektif yang sering digunakan.

1.      Meningkatkan Waktu Loading Situs

Waktu muat halaman yang terlalu lama dapat membuat leads yang datang menjadi bosan. Pengunjung pun dapat memilih untuk meninggalkan situs kita. Jika ini sering terjadi, maka akan banyak kesempatan yang terbuang sia-sia. Upaya untuk meningkatkan leads akan percuma karena konversinya tidak berjalan optimal.

tips meningkatkan penjualan2.      Copywriting yang Baik

Semua hal dalam landing page kita seharusnya mendorong calon pelangan untuk melakukan pembelian. Mulai dari font, warna, gambar, hingga kalimat yang digunakan harus didesain dengan sebaik mungkin. Minimal, semua itu mampu mempengaruhi pikiran bawah sadar pengunjung untuk melakukan transaksi.

3.      Menyediakan Penangkap Data Prospek

Pengunjung yang datang mungkin saja tidak dapat melakukan transaksi pada saat itu dengan berbagai alasan. Untuk itu, kita perlu membuat mereka memberikan data kontak agar dapat di-follow up. Entah berupa email, nomor handphone, atau data lainnya. Dengan demikian, upaya meningkatkan leads dapat dimanfaatkan secara optimal.

Agar pengunjung bersedia memberikan data, kita perlu memberikan sesuatu sebagai imbalannya. Sesuatu itu bisa berupa tips-tips dalam bentuk ebook atau video, voucher belanja, atau lainnya. Dengan demikian, leads yang datang tersebut dengan senag hati akan mendaftar menjadi prosepek.

Digitalisasi Sistem untuk Follow Up Leads

Untuk mampu meningkatkan penjualan dari hasil meningkatkan leads, perusahaan harus memiliki sistem digital yang kuat. Termasuk, dalam mengelola anggaran untuk mendatangkan leads tersebut. Tak perlu khawatir mekanismenya, karena dengan menggunakan JojoExpense, hal ini akan jauh lebih mudah.

JojoExpense untuk mengatur anggaran iklanDilengkapi fitur mobile approval serta advance cash dengan intelligence OCR dan geo-tagging, JojoExpense sangat lengkap. Tidak akan ada lagi penipuan keuangan yang membuat perusahaan bocor. Jadi, Anda tetap dapat meningkatkan leads sekaligus mengoptimalkan penjualan. Coba demonya secara gratis di sini.