Mobilitas Karyawan Perusahaan Yang Menguntungkan

mobilitas karyawan

Mobilitas karyawan mungkin lebih dipengaruhi oleh dua unsur saja yaitu lokasi dan profesi. Dalam hal ini karyawan bisa melakukan mobilitas yaitu bekerja di tempat yang berlokasi sangat jauh dari daerah tempat tinggalnya. Demikian pula di suatu perusahaan terdapat pula peluang terjadinya mobilitas dari jabatan yang lebih rendah ke jabatan yang lebih tinggi. Hal ini juga bisa disebut sebagai mobilitas karyawan dalam ruang lingkup internal perusahaan yaitu dalam hal karier. Bagaimanapun bentuknya sebenarnya mobilitas ini bisa memberikan dampak positif baik bagi perusahaan maupun bagi pengembangan karyawan itu sendiri. Namun terkadang mobilitas ini juga bisa memberikan dampak negatif bagi karyawan misalnya dengan adanya perubahan jati diri karena lingkungan sosial dan budaya yang berubah.

Faktor Penyebab Mobilitas Karyawan

Ada beberapa faktor yang umumnya mendorong terjadinya mobilitas karyawan, baik itu di dalam maupun di luar perusahaan. Beberapa faktor tersebut meliputi:

1. Faktor ekonomi

Mobilitas karyawan umumnya terjadi karena adanya faktor ekonomi. Dalam hal ini kondisi ekonomi menekan seseorang sehingga ia terpaksa melakukan mobilitas dalam bekerja. Misalnya saja seseorang dari desa memutuskan untuk bekerja di kota. Atau mungkin seseorang yang berada di pinggiran kota memutuskan untuk bekerja di tengah kota besar. Mobilitas ini dilakukan dengan tujuan agar orang yang melakukannya bisa mengalami peningkatan dalam hal ekonomi atau finansial. Perbaikan ekonomi menjadi tujuan utama bagi seseorang yang melakukan mobilitas dalam bekerja. Melalui pekerjaannya itu pula seseorang berharap untuk memiliki karier yang terus meningkat sehingga kondisi ekonomi juga terus meningkat.

2. Faktor lokasi

Yang dimaksud dengan faktor lokasi di sini lebih cenderung kepada adanya kemudahan akses menuju tempat kerja. Anda yang bertempat tinggal di pinggiran kota mungkin saja memiliki akses yang cukup mudah untuk menuju ke kota besar. Adanya kemudahan akses ini tentu akan mendorong Anda untuk memiliki pekerjaan di wilayah kota besar. Dengan bekerja di kota besar maka diharapkan agar segala aspek kehidupan Anda bisa mengalami peningkatan. Mulai dari aspek ekonomi hingga aspek sosial dan kepribadian akan mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan zaman. Lokasi yang memudahkan seseorang untuk mobile tentu akan memberikan peluang besar bagi orang tersebut untuk melakukan mobilitas. Mobilitas ini terjadi baik dalam hal lokasi maupun dalam hal karier.

3. Faktor politik

Kondisi politik yang cenderung mengandung unsur elite atau atasan dan bawahan bisa saja menjadi faktor penyebab adanya mobilitas karyawan. Misalnya saja kehidupan di desa biasanya diwarnai dengan adanya seseorang yang bekerja sebagai buruh tani. Upah yang sangat rendah dan didapatkan dari tuan tanah mungkin menjadi faktor penyebab bagi dirinya untuk bekerja di tempat lain. Dengan adanya kondisi ini maka seorang buruh tani memutuskan untuk pindah kerja dan tidak menjadi buruh tani lagi. Ada banyak pekerjaan yang bisa dilakukan di tempat lain sehingga peluang terjadinya mobilitas dalam hal ini cukup besar. Kekuasaan yang merupakan unsur dari politik bisa saja mendorong seseorang untuk berpindah lokasi kerja dan bahkan alih profesi.

4. Faktor pendidikan

Tingkat pendidikan juga turut menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk melakukan mobilitas dalam hal bekerja. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin besar keinginan untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik misalnya dengan menjadi profesional di perusahaan besar. Demikian pula tingkat pendidikan juga berpengaruh terhadap moblitas karyawan di suatu perusahaan. Pada dasarnya hal ini lebih cenderung berkaitan dengan karier atau jabatan karyawan. Semakin tinggi tingkat pendidikan seorang karyawna maka semakin besar pula peluang yang dimilikinya untuk dipromosikan hingga mendapatkan jabatan yang lebih tinggi daripada sebelumnya.

Manfaat Mobilitas Karyawan

Sebenarnya saat perusahaan menetapkan sebuah mobilitas karyawan bagi para pegawainya, maka tetap ada sebagian manfaat yang bisa didapatkan, beberapa manfaat tersebut meliputi sebagai berikut:

1. Meningkatkan produktivitas

Pada dasarnya mobilitas bisa berfungsi untuk meningkatkan produktivitas seorang karyawan. Hal ini lebih cenderung pada mobilitas dalam hal pekerjaan. Misalnya peningkatan jabatan atau mungkin perpindahan divisi dan sebagainya. Seorang karyawan yang mengalami peningkatan karier tentu akan lebih termotivasi dalam bekerja sehingga ia bisa bekerja secara lebih optimal. Di samping itu karyawan tersebut akan terus berusaha untuk terus meningkatkan kariernya sehingga produktivitasnya dalam bekerja bisa semakin meningkat. Perpindahan divisi atau department juga bisa saja berpengaruh pada seorang karyawan. Mungkin saja dengan perpindahan divisi tersebut karyawan menjadi merasa tertantang untuk semakin berkreasi dan berinovasi. Banyak ide yang bermunculan sehingga karyawan semakin rajin dalam bekerja. Meningkatnya produktivitas karyawan ini tentu akan sangat menguntungkan bagi perusahaan.

2. Pengembangan potensi SDM

SDM yang berkualitas pada dasarnya merupakan hal yang dipandang bisa bermanfaat sekaligus memberikan keuntungan pada siapa saja. Termasuk pula pada perusahaan tempat seorang karyawan bekerja. Dengan adanya SDM yang berkualitas maka karyawan dapat memberikan kontribusi pada perusahaan. Mobilitas bisa saja membuat seorang karyawan mengalami peningkatan potensi dalam hal wawasan dan pengetahuan serta keahlian dan ketrampilan. Jenis pekerjaan yang berkembang serta level pekerjaan yang meningkat memungkinkan seorang karyawan untuk terus bekerja secara optimal. Mobilitas ini tanpa disadari bisa menjadi motivasi tersendiri bagi seseorang sehingga potensinya bisa difungsikan secara lebih maksimal. Dengan demikian maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan besar dari pengembangan SDM karyawannya tersebut.

3. Pertumbuhan ekonomi

Mobilitas karyawan yang terjadi bisa saja mendorong timbulnya peningkatan dari aspek atau segi ekonomi. Bekerja di lokasi yang lebih baik dengan jenis pekerjaan yang juga lebih baik akan membuat seseorang untuk semakin produktif. Hal ini tentu akan membuat perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dari karyawan tersebut sehingga penghasilan karyawan bisa meningkat dan kehidupan perekonomiannya juga meningkat. Artinya dalam hal ini karyawan mengalami kondisi perekonomian yang lebih baik daripada sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi dialami oleh karyawan secara pribadi. Tidak hanya itu saja tetapi kontribusi yang diberikannya pada perusahaan pada akhirnya juga berdampak pada besarnya keuntungan perusahaan yang akan mendorong terjadi pertumbuhan ekonomi hingga mencapai wilayah negara.

Mobilitas karyawan bisa memberikan dampak yang positif, sama halnya dengan memastikan penggunaan produk keuangan yang tepat bagi perusahaan Anda. Misalnya yaitu dengan beralih pada JojoExpense. Dengan produk yang satu ini tentu saja keuangan perusahaan bisa tercatat lebih rapi secara efektif dan efisien. Selain itu penyediaan kas perusahaan juga lebih transparan, demikian halnya dengan sistem rembus dan efisiensi dalam keuangan itu sendiri.

Manfaat yang menarik ini berkat beberapa fitur dalam JojoExpense. Mulai dari fitur Mobile Approval, Capture Expenses, Budget Controlling, Reimburse via App & Web, Cash Advanced, dan fitur-fitur yang lainnya. Oleh sebab itu jangan ragu untuk berpaling dan menggunakan JojoExpense. Segera dapatkan coba gratis sekarang juga dan rasakan segudang manfaat yang diberikannya.