Net Operating Loss Yang Sebaiknya Dihindari Sebisa Mungkin

Net operating loss dalam bahasa Indonesia seringkali disebut dengan istilah kerugian operasi bersih. Hal ini sebenarnya bisa saja terjadi di setiap perusahaan. Pada dasarnya kondisi kerugian operasi bersih atau NOL ini dapat terjadi jika di dalam suatu bisnis atau dalam suatu perusahaan terdapat banyak potongan pajak. Potongan pajak yang dimaksudkan disini adalah potongan pajak yang diijinkan. Bahkan banyaknya potongan pajak yang diijinkan ini bisa melebihi dari penghasilan kena pajak pada suatu perusahaan. Dalam arti lain kondisi seperti bisa saja dialami oleh suatu perusahaan dan tentunya perusahaan akan mengalami pendapatan negatif saat mengalami kondisi rugi operasi bersih.

Pendapatan negatif ini seringkali juga disebut dengan istilah rugi operasi bersih atau NOL. Tentu saja kondisi ini menjadi suatu kabar buruk bagi suatu perusahaan. Saat mengalami kondisi ini maka suatu perusahaan bisa dikatakan mengalami kerugian. Sebab penghasilan atau pendapatan bersih yang diterima tidaklah cukup untuk membiayai pengeluaran termasuk pula pajak yang dikenakan pada perusahaan.

Tentu saja hal ini menyebabkan perusahaan mengalami rugi walaupun sebenarnya kondisi ini bisa diatasi secara lebih lanjut oleh perusahaan. Biasanya perusahaan akan mengambil kerugian operasional bersih tersebut ke tahun pajak saat Anda mengalami laba atau memperoleh keuntungan baik pada tahun sebelumnya maupun pada tahun selanjutnya. Jadi kondisi NOL bisa ditanggunkan pada masa saat perusahaan mengalami keuntungan yang berlebihan dan cukup bila digunakan untuk menanggung pajak.

Penyebab Net Operating Loss

Beberapa hal atau kondisi yang dialami oleh suatu perusahaan bisa saja menyebabkan perusahaan mengalami rugi operasi bersih. Adanya kerugian yang terjadi seperti pada saat perusahaan mengalami kondisi NOL bisa saja disebabkan oleh beberapa hal misalnya seperti adanya biaya operasional untuk pengembangan usaha atau bisnis. Dalam arti bisnis yang dijalankan bisa saja mengalami kerugian sehingga kerugian ini memicu terjadinya kerugian operasi bersih. Kondisi NOL juga bisa terjadi karena adanya kerugian yang terjadi karena hal yang tidak diduga dan tidak diharapkan.

Misalnya saja bisnis Anda mengalami kerugian karena menjadi korban pencurian atau perampokan sehingga terjadilah kondisi NOL. Atau mungkin bencana alam yang terjadi secara tiba-tiba juga bisa menyebabkan terjadinya NOL. Selain itu kerugian bisnis atau usaha Anda juga bisa saja mengalami kerugian karena adanya kebutuhan untuk pindah. Pindah lokasi kantor baik dekat maupun jauh sama-sama membutuhkan biaya yang bisa saja cukup besar.

Biaya pindah kantor tidak semudah yang dibayangkan sebelumnya. Sebab ada banyak perlengkapan yang dibutuhkan saat Anda melakukan pindah kantor. Setidaknya seperti biaya transport atau biaya lain-lainnya yang jika dihitung secara lebih rinci ternyata membutuhkan pengeluaran yang cukup besar. kerugian bisnis juga bisa saja terjadi karena adanya biaya untuk sewa properti demi menunjang kelangsungan bisnis Anda. Properti yang disewa di sebuah perusahaan umumnya merupakan benda berukuran besar dan tidak bisa dipindahkan. Misalnya saja seperti alat atau mesin fotokopi yang berukuran besar dan tentunya membutuhkan biaya sewa cukup besar. Tidak hanya itu tetapi bisa saja Anda membutuhkan properti yang cukup besar untuk membiayai properti yang disewa demi kelancaran bisnis Anda. Jika pendapatan yang diterima oleh perusahaan Anda tidak begitu besar maka bisa saja anda mengalami kerugian sehingga berpotensi terjadinya kondisi NOL. Oleh karena itu sebenarnya banyak sekali hal yang perlu diperhitungkan dan dipertimbangkan dalam menjalani bisnis agar tidak sampai terjadi kerugian. Sebab pada dasarnya kerugian usaha Anda bisa menyebabkan terjadinya kerugian operasi bersih.

Dampak

Kondisi kerugian operasi bersih sebenarnya tidak pernah diharapkan terjadi pada perusahaan. Sebab kondisi kerugian ini mengindikasikan terjadinya kerugian bisnis sehingga perusahaan Anda bisa mengalami kerugian yang berujung pada kebangkrutan. Kondisibangkrut ini tentu menjadi suatu mimpi buruk bagi sebuah perusahaan. Oleh karena itu proses sebuah bisnis dan usaha yang dijalankan sebaiknya dipertimbangkan dengan benar dan matang.

Biaya operasional untuk menjalankan bisnis Anda juga perlu dipikirkan dengan baik sehingga usaha Anda dapat berjalan lancar dan tidak sampai mengalami kendala dan hambatan tertentu. Sebab pada dasarnya kerugian operasional bersih atau NOL bagi suatu perusahaan merupakan jenis kerugian yang berbeda. Sebab kerugian ini nantinya berhubungan pula dengan pajak perusahaan dan bahkan bisa saja berkaitan dengan pajak individual. Selain itu adanya NOL ini bisa menimbulkan kekacauan pada laporan keuangan dan laporan pajak pada perusahaan terkait.

Proses Penemuan NOL

Menemukan kondisi NOL pada suatu perusahaan bisa saja terjadijika Anda menemukan beberapa hal di perusahaan Anda.Untuk emnemukannya maka sudah seharusnya Anda menengok kembali laporan pajak perusahaan agar bisa diketahui lebih lanjut mengenai NOL yang bisa saja terjadi dalam bisnis Anda. Untuk itu Anda perlu melengkapi pengembalian pajak pribadi agar dapat menemukan kondisi NOL. Anda juga sebaiknya mengecualikan item tertentu pada pengembalian pajak Anda untuk dapat memastikan bahwa Anda dapat memasukkan semuanya. Perhitungan jumlah NOLuntuk tahun itu haruslah dihitung dan dipastikan dengan benar agar kerugian tersebut bisa dihitung secara lebih tepat. Melaluibeberapa upaya tersebut maka Anda bisa menemukan apakah perusahaan Anda termasuk mengalami kerugian operasionalbersih ataukah tidak. Jika ternyata perusahaan Anda mengalami NOL maka Anda bisa memutuskan bahwa kerugian tersebut akan dimasukkan ke tahun sebelumnya atau ke tahun depan. Keputusan Anda untuk memasukkan kerugian tersebut bisa berpengaruh pada kelangsungan perusahaan Anda. Namun sebelumnya Anda harus menghitung berapa besarnya kerugian operasionalbersih yang dialami dalambisnis Anda.

Net operating loss ini memang merupakan hal penting yang sebaiknya harus dihindari terjadi supaya tidak merugikan perusahaan. Sebisa mungkin hindari terjadi kerugian pada pihak perusahaan untuk memastikan perkembangan perusahaan yang optimal dan positif setiap tahunnya. Supaya hal ini tidak terjadi maka fungsi kontrol keuangan perusahaan secara umum harus terpenuhi maksimal. Misalnya dengan jalan mengatur pengeluaran yang diberikan perusahaan. Salah satunya melalui penggunaan JojoExpense yang membantu memantau pengeluaran secara lebih efektif dan efisien. Sehingga resiko terjadi penipuan keuangan juga bisa dihindarkan semaksimal mungkin. Tidak hanya itu saja, tetapi menggunakan program untuk system keuangan yang lebih otomatis bisa membantu kontrol dari mana saja yang lebih mudah dan terpadu.

Tentunya hal ini berkat kelebihan dan fitur yang ada pada JojoExpense seperti yaitu berikut ini:

  • Mobile Approval
  • Capture Expenses
  • Budget Controlling
  • Reimburse via App & Web
  • Cash Advanced

Serta masih ada fitur menarik lainnya yang bisa membantu keuangan perusahaan yang lebih transparan, lebih aman dan lebih minim resiko. Oleh sebab itu tentunya tidak perlu berpikir ulang kembali, segera saja putuskan untuk menggunakan JojoExpense. Dapatkan coba gratis pada perusahaan Anda sekarang juga. Saksikan bagaimana program tersebut berhasil mengarahkan keuangan perusahaan yang optimal dan menghindari resiko kerugian yang cukup parah pada sistem keuangan perusahaan yang ada saat ini.