Penjelasan tentang Pasar Uang

Pasar uang yaitu suatu pasar yang menjual instrumen keuangan berjangka. Pasar uang mempunyai instrumen dengan jangka pendek, jangka waktu itu seringkali tidak lebih dari satu tahun menjadikan kemudahan pada perdagangan. Pasar uang juga dapat disebut dengan Pasar Kredit Jangka Pendek.

Pengertian lain dari pasar uang (Money Market) yaitu suatu tempat atau wadah bertemunya pemilik dana (funder) dengan calon konsumen (customer) baik bertemu dengan langsung ataupun melalui perantara (Broker) pada transaksi suatu permintaan atau penawaran (Demand/Supply) kepada sejumlah dana atau surat berharga jangka pendek dibawah 270 hari.

Secara singkat pengertian pasar uang adalah tempat yang menjadi bertemunya antara pihak yang memiliki dana lebih dengan pihak yang kekurangan dana dalam jangka pendek.

Sedangkan menurut Pandji Anoraga dan Piji Pakarti ( 2001 : 20 ), pasar uang adalah suatu tempat pertemuan abstrak dimana para pemilik dana jangka pendek dapat menawarkan kepada calon pemakai yang membutuhkannya, baik secara langsung maupun melalui perantara.

Karena itu pasar uang merupakan pasar likuiditas primer. Pelaku utama dalam pasar uang:

  • Lembaga-lembaga keuangan, misalnya: bank, dana pensiun dan perusahaan asuransi.
  • Perusahaan-perusahaan besar, misalnya: perusahaan yang sudah go public menerbitkan commercial paper.
  • Lembaga-lembaga pemerintah, misalnya: Bank Indonesia menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
  • Individu-individu, misalnya: rumah tangga membeli Sertifikat Bank Indonesia.

 

Sedangkan menurut M. Irsan Nasarudin, Pasar Uang adalah sarana yang menyediakan pembiayaan jangka pendek (kurang dari satu tahun). Pasar uang tidak seperti pasar modal yang memiliki tempat fisik, pembiayaan yang dijalankan berdasar pada pinjaman (loan).

 

analisis laporan keuangan

Instrumen Pasar Uang  

Instrumen atau surat-surat berharga yang diperjual belikan di pasar uang ada beberapa macam,yaitu

  • Treasury Bills

Treasury Bills (T-Bills), merupakan instrumen hutang yang diterbitkan oleh pemerintah atau Bank Sentral (di Amerika Serikat ) atas tunjuk dengan jumlah tertentu yang akan dibayarkan kepada pemegang pada tanggal yang telah ditetapkan. T-Bills tidak memberikan bunga secara langsung tetapi dijual atas dasar diskonto, dengan jumlah diskonto ditetapkan melalui proses pelelangan. T-Bills tidak dimanfaatkan sebagai sarana investasi bagi lembaga keuangan maupun perusahaan non keuangan yang memiliki kelebihan dana. Dengan penempatan kelebihan dana tersebut di samping memperoleh penghasilan (bunga) juga sebagai cadangan likuiditas. Sebagai sarana investasi instrumen pasar uang ini mempunyai berbagai kelebihan, yaitu:

  1. Tidak beresiko karena diterbitkan oleh lembaga pemerintah (Bank Sentral).
  2. Mempunyai pasar sekunder sehingga mudah diperjualbelikan.
  3. Kemungkinan terjadi kerugian apabila investor menjual surat berharga ini untuk memenuhi kebutuhan likuiditasnya adalah sangat kecil.

Perusahaan atau lembaga yang menjadi investor utama dalam T-Bills ini antara lain Bank Sentral, bank-bank umum, mutual funds, BUMN, lembaga-lembaga keuangan non bank, perusahaan-perusahaan, dan badan pemerintah negara lain, dan individu.

  • Commercial Paper

Commercial Paper (CP) merupakan promes yang tidak disertai dengan jaminan, yang diterbitkan oleh perusahaan / bank untuk mendapatkan dana jangka pendek. CP dijual kepada investor dalam pasar uang. Dengan demikian CP pada dasarnya merupakan promes di mana penerbit berjanji akan membayar sejumlah tertentu uang pada saat CP jatuh tempo.Jangka waktu CP ini berkisar mulai dari beberapa hari samapi 270 hari.Penjualan CP pada umumnya dengan sistem diskonto, namun beberapa di antaranya menggunakan bunga.Penerbitan CP tidak perlu menggunakan penjamin (underwriter) emisi, tetapi beberapa penerbit karena alasan tertentu menggunakan arranger dalam penerbitannya. Arranger ini pada umumnya merupakan bank-bank umum yang berfungsi sebagai perantara antara pemodal dan penerbit, namun mereka tidak tidak bertanggung jawab atas terjual atau tidak terjualnya CP yang diterbitkan.

  • Negotiable Certificate of Deposit

Negotiable Certificate of Deposit (CD) atau sertifikat deposito merupakan instrument yang diterbitkan oleh suatu bank atas unjuk dan dinyatakan dalam suatu jumlah, jangka waktu dan tingkat bunga tertentu. Sertifikat deposito diterbitkan oleh bank-bank umum atas dasar diskonto dengan nilai nominal sekurang-kurangnya Rp. 1 juta dan jangka waktu 30 hari samapi dengan 1 tahun. Pencairan sertifikat deposito dapat dilakukan setelah tanggal jatuh tempo, tetapi apabila pemegang instrumen tersebut membutuhkan dana sebelum jatuh tempo maka mereka dapat menjualnya kepada lembaga keuangan atau kepada investor lainnya. Di samping itu, deposito berjangka selalu diterbitkan dengan atas nama sementara CD atas unjuk.

  • Banker’s Acceptance

Banker’s Acceptance (BA) merupakan wesel bank yang ditarik oleh seorang eksportir atau importir atas suatu bank untuk membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing yang diberi tanda “accepted” apabila bank menyetujui wesel tersebut, dan dapat diperjualbelikan di pasar uang sebagai salah satu sumber pendanaan jangka pendek. BA merupakan instrumen jangka pendek yang dapat dipindahtangankan. BA pada dasarnya memberikan alternatif untuk mendapatkan kredit pada saat barang-barang yang diekspor dikapalkan untuk segera dikirimkan ke luar negeri. BA pada umumnya digunakan pada proses L/C dalam perdagangan luar negeri. Jangka waktu jatuh tempo BA berkisar antara 30 hari sampai 180 hari.

  • Bill of Exchange

Bill of exchange atau wesel adalah suatu perintah tertulis tak bersyarat yang ditujukan oleh seseorang kepada pihak lainnya untuk membayar sejumlah uang pada saat diperlihatkan atau pada tanggal tertentu kepada penarik atau order atau pembawa. Surat wesel harus berisikan hal-hal sebagai berikut, dalam kaitannya dengan penarikan wesel ini:

  1. Perintah tak bersyarat untuk membayar sejumlah uang tertentu.
  2. Nama orang yang yang harus membayar (tertarik atau pembayar).
  3. Penetapan hari bayarnya.
  4. Penetapan tempat di mana pembayaran harus dilakukan.
  5. Nama orang atau pihak lain yang ditunjuk untuk dilakukan pembayaran.
  6. Tanggal dan tempat surat wesel ditarik.
  7. Tanda tangan orang yang mengeluarkannya (penarik).
  8. Jangka waktu jatuh tempo wesel ini umumnya berkisar 6 hari sampai 180 hari.
  9. Repurchase Agreement (Repo)

Repo merupakan transaksi jual beli surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat-surat berharga yang telah dijual tersebut pada tanggal dan dengan harga yang telah ditetapkan lebih dahulu. Surat berharga yang sering digunakan untuk transaksi Repo adalah surat berharga yang dapat diperjualbelikan secara diskonto. Misalnya SBI, SPBU, CD dan T-Bills.

  • Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

SBI pada dasarnya merupakan surat berharga atas unjuk dalam satuan uang Rupiah yang diterbitkan dengan sistem diskonto oleh Bank Indonesia sebagai pengakuan hutang jangka pendek. SBI sebagai piranti operasi pasar terbuka digunakan untuk mengendalikan moneter untuk mengendalikan moneter melalui lelang harian. Tujuan bank dan lembaga keuangan lainnya membeli SBI adalah sebagai alternative kelebihan dananya untuk memeperoleh pendapatan, dan apabila memerlukan dana maka SBI dapat dijual kepada lembaga lain atau Bank Indonesia.

  • Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)

SBPU adalah surat-surat berharga berjangka pendek yang dapat diperjual belikan secara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga diskonto yang ditunjuk oleh BI. SBPU berfungsi sebagi piranti pasar uang dan juga merupakan instrumen operasi pasar terbuka dalam rangka ekspansi moneter oleh Bank Indonesia denagn menetapkan tingkat diskonto SBPU. Ditinjau dari jenis transaksi dan warkatnya, SBPU dapat dibagi sebagai berikut:

Surat Sanggup (aksep/promes), dapat berupa:

  1. Surat sanggup yang diterbitkan oleh nasabah dalam rangka penerimaan kredit dari bank untuk membiayai kegiatan tertentu.
  2. Surat sanggup yang diterbitkan oleh bank dalam rangka pinjaman antar bank.

Surat Wesel, dapat berupa:

  1. Surat wesel yang ditarik oleh suatu pihak dan diaksep oleh pihak lain dalam rangka transaksi tertentu. Penarik dan atau tertarik adalah nasabah bank.
  2. Surat wesel yang ditarik oleh nasabah bank dan diaksep oleh bank dalam rangka pemberian kredit untuk membiayai kegiatan tertentu.
  • Call Money

Call Money merupakan salah satu sarana penting untuk mendorong pengembangan pasar uang. Pasar uang antarbank pada dasarnya adalah kegiatan pinjam meminjam dana antara satu bank dengan bank lainnya untuk jangka waktu pendek.

 

investasi syariah

Fungsi dan Tujuan Pasar Uang

Fungsi utama dan tujuan pasar uang adalah untuk menyatukan pemilik dana dengan mereka yang membutuhkan dana.

Mengacu pada definisi pasar uang di atas, beberapa fungsi dan tujuan dari keberadaan pasar uang adalah sebagai berikut:

  • Sebagai mediator dan fasilitator perdagangan efek jangka pendek.
  • Sebagai sumber dana untuk modal kerja bagi perusahaan yang membutuhkan modal tambahan untuk ekspansi.
  • Sebagai mediator dan fasilitator kegiatan investasi mulai dari investor asing hingga pengusaha lokal dalam bentuk pinjaman jangka pendek.
  • Sebagai fasilitator bagi orang yang ingin membeli Surat Berharga Pasar Uang dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Perbedaan Pasar Uang Dan Pasar Modal

  • Instrumen Pasar uang periode waktunya adalah jangka pendek atau lebih kecil dari 270 hari, sedangkan pasar modal periodenya jangka panjang.
  • Produk Pasar uang yang utama adalah SBI, SBPU, dan Deposito, sedangkan produk pasar modal adalah saham, obligasi, dan reksadana.
  • Pasar uang diotorisasi oleh Bank Indonesia sedangkan pasar modal oleh Departemen Keuangan melalui Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM).
  • Proses seluruh transaksi pasar uang ada di bank sedangkan pasar modal di Bursa efek dan perusahaan sekuritas.
  • Resiko dan earning pasar uang lebih kecil karena lebih stabil, sementara pasar modal resiko dan earningnya lebih tinggi.

debt to equity rasio

Itulah tadi penjelasan tentang Pasar Uang, dari segi penegertian, fungsi, tujuan dan contoh. Semoga dapat membantu anda yang sedang kebingungan tentang Pasar Uang. Singkirkan waktu proses payroll manual yang berhari-hari menjadi hitungan menit. JojoPayroll membantu anda mengelola Payroll Perusahaan dengan cara baru yang lebih baik. Sudah saatnya anda beralih ke Managemen Digital, agar kinerja perusahaan anda lebih efisien.