7 Langkah Merencanakan Pensiun Dini dengan Baik

pensiun dini

Pensiun dini sangat menjanjika bagi beberapa orang. Meskipun, bagi banyak orang, pensiun dapat merupakan sesuatu yang sangat membebani. Selain power post syndrome, ketidakpastian pemasukan bisa jadi bayangan yang mengenggelamkan pikiran. Kuncinya tentu ada pada persiapan dan strategi yang baik.

Apa sajakah langkah persiapan pernsiun dini tersebut? Artikel akan membahas tentang pensiun dini dan langkah persiapannya. Baik dilihat dari sudut pandang karyawan, ataupun perusahaan.

Ketentuan Pensiun Dini

Pensiun adalah berhentinya seseorang dari  bekerja untuk suatu institusi pemerintah maupun swasta karena usia atau permintaan sendiri. Bedakan dengan pemutusan hubungan kerja. Faktor utama dalam pensiun adalah usia yang telah mencapai lanjut usia.

Adapun ketika pensiun tersebut dilakukan sebelum mencapai usia yang ditetapkan untuk pensiun, maka disebut dengan pensiun dini.

pensiun diniUsia Pensiun Dini

Usia pensiun normal, sebagaimana ditetapkan pemerintah dalam PP nomor 45 tahun 2015, adalah 56 tahun. Batas usia ini kemudian diperpanjang sejak januari 2019 menjadi 57 tahun. Sedangkan, usia pensiun dini biasanya berjarak 10 tahun sebelum usia pensiun normal. Hal tersebut didahului dengan pengabdian dalam dunia kerja selama lebih kurang 15 – 20 tahun.

Demikian pengaturan untuk PNS atau ASN. Sedangkan, untuk pengaturan pensiun bagi karyawan swasta, tidak ada batasannya. Undang-undang Ketenagakerjaan tidak mengatur secara pasti usia pensiun. Pengaturan tersebut biasanya disepakati dalam kontrak kerja perusahaan dengan karyawan tersebut.

Sistem Jaminan Pensiun Dini

Yang perlu dipahami, untuk pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) bisa mendapatkan uang pensiun. Syaratnya setelah mencapai waktu pengabdian tertentu dan pensiun pada usia  tertentu.

Sedangkan, untuk karyawan swasta, perusahaan tidak berkewajiban memberikan uang pensiun. Adapun untuk  sistem jaminan hari tuanya, dialihkan kepada BPJS ketenagakerjaan sesuai peraturan perundang-undangan.

Jaminan pensiun berbeda dengan jaminan hari tua. Jaminan hari  tua adalah uang tabungan yang dapat diambil seluruhnya setelah minimal 15 tahun (180 bulan) memenuhi iuran. Sedangkan jaminan pensiun adalah uang bulanan yang didapat oleh klien setelah pensiun sampai meninggal dunia, dengan syarat memenuhi minimal pembayaran 15 tahun (180 bulan).

pensiun diniilustrasi pensiun dini. KONTAN/Muradi/3/8/2017

7 Langkah Merencanakan Pensiun Dini

Karyawan dapat mengajukan pensiun dini setelah menjalani lebih kurang 15 – 20 tahun pengabdian di perusahaan tempatnya bekerja. Berbeda dengan PHK oleh perusahaan, pengajuan pensiun ini membuat karyawan tidak mendapatkan uang pesangon ataupun uang penghargaan masa kerja. Sedangkan, uang penggantian hak bisa diambil jika ada.

Namun, lain lagi jika perusahaan yang mengajukan kepada karyawannya untuk pensiun dini. Ini biasanya diambil untuk menghemat keuangan dengan mengurangi pembayaran karyawan bergaji tinggi. Maka, karyawan tetap berhak atas uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak, bila ada.

Dengan demikian, paling tidak ada 7 langkah yang harus dipersiapkan sebelum memilih pensiun dini.

1.      Menentukan Target Waktu Pensiun

Pensiun dini hendaknya merupakan sesuatu yang sudah direncanakan sejak lama, bukan keinginan yang serta merta. Karena, akan ada banyak hal yang berubah setelah memasuki masa pensiun.

Idealnya, pensiun telah direncenakan sejak 10 tahun sebelumnya. Dengan demikian, ketika memasuki masa pensiun tidak akan terlalu kaget dengan perubahan-perubahan yang dibawanya.

2.      Memiliki Rencana Kegiatan

Salah satu yang membuat masa peniun menjenuhkan adalah karena hilangnya aktivitas rutin yang biasa dilakukan. Yang sebelumnya sering berinteraksi dengan banyak orang, kemudian jadi jarang ketemu orang, bisa jadi beban pikiran.

Dengan memiliki rencana kegiatan, pensiun tidak akan mengurangi produktivitas dan menimbulkan bosan. Pensiun justru dapat menjadi jalur baru untuk tetap produktif dan menghasilkan.

3.      Latihan Berbisnis

Memasuki usia pensiun dini kemungkinan akan sulit mencari pekerjaan baru. Kebanyakan perusahaan lebih menyukai tenaga muda dengan energi dan semangat yang tinggi. Meski untuk  senior manager bisa saja terbuka, namun alangkah lebih baik jika memiliki bisnis sendiri.

Sayangya, menjalankan bisnis belum tentu semudah yang dibayangkan. Apalagi jika terlalu lama menjadi karyawan sehingga otak dan otot bisnisnya tak terlatih. Bisa-bisa bukannya tambah sukses, malah tambah bangkrut.

Untuk itu meski masih menjadi karyawan, bisa dilatih dengan mulai berbisnis dan berjualan. Teknologi  menjadikan hal tersebut lebih mudah dan membuka peluang lebih besar. Karyawan harus pandai-pandai mengatur waktu dan menggunakan teknologi untuk hal uang produktif.

pensiun dini4.      Merencanakan Keuangan

Dalam menentukan target pensiun, tentu ada pertimbangan perencanaan keuangan di dalamnya. Ketika pensiun dini tiba, karyawan tersebut harus memiliki hitung-hitungan tentang pemasukan yang dimillik. Apakah ada pemasukan lain selain pesangon, uang jaminan hari tua dan jaminan pensiun?

Jangan lupa hitung juga hutang-hutangnya. Berapa cicilan yang harus dibayar per bulan untuk rumah atau kendaraan? Berapa pula yang dihabiskan untuk pendidikan anak dan biaya hidup sehari-hari. Dengan mengenali profil keuangannya sendiri, karyawan tersebut dapat merencanakan anggaran secara baik untuk tetap dapat produktif dan berkembang.

5.      Mengembangkan Skill dan Keahlian

Selama menjadi karyawan, bisa jadi hal ini dilupakan karena sudah berada di zona nyaman. Namun, setelah memasuki masa pensiun, seseorang hanya bisa mengandalkan diri sendiri. Untuk itu, ia membutuhkan skill dan keahlian yang membuatnya  dapat dipercaya orang lain.

Oleh karena itu, meski masih menjadi karyawan, tetap harus melatih keterampilan dan mengembangkan diri. Tak boleh ada kata berhenti untuk belajar. Sewaktu karyawan, mungkin kita yang mencari orang, tapi setelah pensiun, pastikan mereka yang mencari kita karena keahlian yang kita miliki.

6.      Mengembangkan Jejaring Sosial

Masa muda adalah masa mengembangkan network dan jaringan, terutama di bidang yang akan menjadi tumpuan di masa depan. Dengan membangun personal branding di lingkungan tertentu  yang menjadi minat, kita akan mendapatkan nama untuk dicari nanti di masa mendatang.

Oleh karena itu, hendaknya setiap karyawan selalu  aktif dalam sebuah komunitas yang sesuai dengan visi masa depannya. Ini akan mempermudah ketika mengembangkan bisnis atau kegiatan setelah pensiun dini.

7.      Melakukan Investasi

Memasuki masa pensiun, investasi akan sangat bermanfaat. Pertumbuhannya dapat saja menjadi andalan pemasukan di masa nanti. Bahkan, prinsip jaminan pensiun pun sejatinya merupakan investasi pula.

Oleh karena itu, mulai dari sekarang, selalu sisihkan beberapa persen untuk investasi jangka panjang. Dapat dilakukan dengan membeli emas, reksadana, saham, atau properti. Ingat bahwa yang paling penting dalam investasi bukanlah besarnya, tapi waktu dan konsistennya.

Rencana Pensiun Dini bagi Perusahaan

Perusahaan dapat membantu merencanakan pensiun dini bagi karyawannya. Caranya dengan membuat pengaturan keuangan untuk karyawannya sehingga ketika mengajukan pensiun dini, mereka mendapat nominal yang memuaskan.

meghitung pensiun dini dengan mudah via jojopayrollPerhitungan keuangan untuk masa pensiun dini sangat mudah dengan menggunakan JojoPayroll. Dengan sistem penggajian otomatis, mekanisme prorata, dan transfer bank secara langsung, JojoPayroll sangat dapat diandalkan. Tak perlu lagi memusingkan masalah administrasi karena semua masalah tersebut dapat selesai di ujung jari. Coba demonya disini.