Tips agar Kita Mudah Positive thinking

Pikiran positif tak hanya memiliki dampak baik untuk mood dan keadaan psikologis seseorang, tetapi juga bagi kesehatan. Namun selalu berpikiran positif tentu tak bisa dilakukan semua orang. Terkadang ada saja alasan untuk merasa pesimis, cemas, khawatir. Berpikir positif memang tidak menjamin keadaan akan berubah menjadi lebih baik, namun coba pertimbangkan bagaimana dengan kebalikannya (berpikir negatif)?

Apapun keadaannya, bagaimanapun situasinya, kita selalu bisa menemukan jalan, hanya saja manusia itu lemah dalam berusaha (malas berpikir dan bekerja), sehingga kita cenderung lebih suka larut dalam perasaan dan emosi.

Kita sangat menyukai pilihan-pilihan mudah seolah jalan sudah disediakan dan kita hanya tinggal melangkah, namun realita tidak seperti itu, seringkali inilah yang menyebabkan akhirnya kita berpikir negatif dan pesimis dengan keadaan, karena kenyataannya idealisme yang kita bayangkan sejak awal itu tidak pernah ada.

Sesuatu yang diulang-ulang terus biasanya lebih mudah diterima sebagai kenyataan terlepas dari benar atau tidaknya hal tersebut, itulah sebab kita suka mendengar quotes-quotes idealis yang “seolah benar” hanya karena enak didengar dan sering dibawakan berulang-ulang.

Idealisme inilah yang biasanya menjadi awal dari semua perasaan dan pemikiran negatif, karena begitu kita sadar bahwa semua itu hanyalah “ilusi”, kita mulai meragukan dunia dan dengannya menjadi orang pesimis sehingga terus-terusan berpikir negatif (seperti: hidup ga semudah omongan Mario Teguh).

Berpikir analitis/skeptis memang melelahkan (dan kurang menyenangkan) tetapi itu adalah cara terbaik untuk menemukan solusi dari segala permasalahan Anda, membedakan antara kebenaran dan kebohongan, membedakan antara ilusi dan realita, dan tentunya membuat Anda lebih optimis menerima keadaan dan menghadapi realita yang ada.

Cukup pahami dengan baik 2 hal simpel berikut:

  • Jangan berpikir berlebihan
  • Otak Anda bisa menemukan jawaban apapun

Yang pertama adalah berhenti menghabiskan banyak waktu dikepala Anda, jangan banyak berpikir, stress, ragu-ragu, khawatir, overthinking, apapun itu. Otak adalah senjata terkuat manusia, namun terkadang otak juga bisa menjadi bumerang yang mematikan. Mulailah berpikir realistis dan gunakan otak Anda untuk mencari jalan keluar yang praktikal

Langkah pertama untuk menghilangkan stress dan pikiran negatif adalah dengan berhenti berpikir sejenak, rilekslah, kosongkan pikiran dan mulai isi kembali dengan fokus pada mencari jalan keluar yang paling masuk akal dari keadaan yang sudah ada.

Anda memiliki kekuatan untuk menentukan isi pikiran Anda, karena itu jangan isi pikiran Anda dengan hal-hal bodoh (it’s your choice), ingat bahwa walaupun ini tidak menjamin keselamatan/jalan keluar dari permasalahan setidaknya hal ini tidak akan memperburuk kondisi pikiran Anda.

“Teori sih gampang, gimana kalau saya sudah berpikir positif namun masalah/keadaan tidak kunjung membaik, saya tetap stuck dalam masalah dan bahkan semakin bingung harus melakukan apa?”.

 

Itulah sebab Anda harus memahami dengan baik yaitu otak Anda bisa menemukan jawaban APAPUN.

Berpikirlah untuk menyelesaikan masalah yang ada. Ingat bahwa masalah itu hanyalah pertanyaan yang belum terjawab, anggaplah masalah itu “pertanyaan” dan segera cari jawabannya. (faktanya sebagian besar dari kita sudah menemukan jawabannya)

Jika Anda sudah tahu jawabannya, berhenti berpikir dan segera bertindak, terkadang orang yang kebanyakan berpikir justru malah kurang bertindak karena pemikirannya sendiri.

Cobalah Anda mampir ke forum dan curhat tentang masalah yang Anda hadapi, pasti beberapa orang dengan pintarnya akan memberikan jawaban, apa artinya? Ya kita semua sangat pintar menemukan jawaban dari semua permasalahan yang ada, namun masalah sebenarnya ada pada prakteknya dimana kita malas bertindak dan terus menyalahkan keadaan.

Bayangkan kalau ada orang datang kepada Anda dan bertanya mengenai masalah mereka, saya yakin Anda juga pasti bisa memberi nasihat bijak dan jawaban yang “praktikal” sebagai jalan keluarnya. Mengapa tidak coba gunakan itu untuk diri Anda sendiri?

Jika Anda bertanya pada otak Anda sendiri, sesulit apapun pertanyaannya maka otak akan selalu berusaha menjawab dan perlahan-lahan mencari jawabannya.

Jadi masalah berpikir positif dan negatif hanyalah masalah pertanyaan. Apakah Anda sering mempertanyakan hal-hal bodoh dikepala Anda seperti:

  • Mengapa saya jelek?
  • Kenapa saya tidak bisa sukses?
  • Mengapa saya harus lahir dikeluarga atau keadaan yang seperti ini?
  • Kenapa dia ga mau sama gw?
  • Kenapa gw ga ada bagus-bagusnya?

That’s your problem. Masalahnya ada pada pemikiran dan cara Anda menggunakan otak Anda sendiri. Coba ganti pertanyaan Anda dengan pertanyaan yang lebih baik seperti:

  • Bagaimana saya bisa meningkatkan sales/penjualan menjadi 3x lipat?
  • Bagaimana caranya menjadi programmer yang sukses?
  • Bagaiamana supaya bisnis saya semakin berkembang?
  • Gimana ya supaya si dia tau keberadaan gw?
  • Apa yang bisa gw kerjain dengan modal yang gw punya sekarang?

Ingat bahwa otak akan selalu mencari jawaban, bayangkan kalau Anda bertanya “kenapa saya gagal?”, maka pasti otak Anda akan menjawab karena Anda malas/bodoh/tidak kompeten/kurang beruntung dan sebagainya. Jika diteruskan maka otak Anda sendiri akan membuat Anda semakin depresi. Lalu bagai mana agar anda bisa positive thingking? Simak ulasannya sebai berikut :

  • Bersyukur

Jangan berfokus pada apa yang tidak Anda miliki. Cobalah untuk mengingat hal-hal baik yang menjadi milik Anda, ingatlah semua hal baik yang pernah terjadi pada Anda. Bersyukur atas hidup dan menghargai apa yang Anda miliki adalah peraturan pertama untuk selalu berpikir positif.

  • Pilih teman-teman yang suportif

Terkadang, pikiran negatif juga bisa menular. Untuk itu, jangan tempatkan diri Anda di tengah para pengeluh. Lebih baik, pilih teman-teman yang selalu memberikan dukungan, bersemangat, dan berpikir positif setiap hari. Cepat atau lambat, Anda akan merasakan energi mereka mempengaruhi semangat Anda.

  • Hilangkan drama

Punya teman yang ‘beracun’ atau selalu membuat hidup Anda penuh drama? Tinggalkan mereka segera. Berada terus bersama mereka bisa membuat pikiran negatif menempel terus-menerus pada Anda.

  • Ambil tanggung jawab

Ingat, Anda memang tak bisa mengendalikan apa yang akan terjadi. Namun Anda selalu bisa mengendalikan pikiran, perasaan, dan tindakan Anda sendiri. Jadi, ketika ada hal buruk yang terjadi, katakan pada diri Anda: “Aku bertanggung jawab pada perasaan dan pikiranku, dan aku memutuskan untuk merasa bahagia dan tegar.”

  • Ubah ‘tidak bisa’ menjadi ‘bisa’

Ini mungkin membutuhkan latihan, namun jelas bisa berhasil jika Anda tekun menerapkannya. Cobalah untuk mengubah struktur kalimat Anda, yang negatif menjadi positif. Misalkan: “Kenapa pekerjaanku berantakan?” menjadi “Hasil kerjaku kali ini memang tidak memuaskan. Tapi selanjutnya aku pasti bisa lebih baik.” Jika terus diterapkan, hal ini bisa mengubah persepsi Anda.

  • Berbuat baik

Berbuat baik pada orang lain bisa membawa dampak besar bagi Anda. Ingat ketika membantu orang lain memberikan rasa bahagia dan puas? Perasaan itu bisa membuat Anda merasa lebih positif.

  • Lihat sisi baiknya

Setiap situasi selalu memiliki dua sisi jika Anda bisa menemukannya. Untuk itu, cobalah cari sisi positif pada setiap situasi. Lebih fokus pada sisi positif sesuatu akan memberikan kekuatan besar pada diri Anda untuk mengubah keadaan.

  • Istirahat

Setiap orang perlu istirahat dan menenangkan diri sesekali. Istirahat bisa saja berarti memelankan langkah ketika berjalan, merenung sejenak tentang apa yang sudah Anda lakukan, serta menyegarkan pikiran dari rasa khawatir dan cemas.

  • Tentukan tujuan

Menjadi kapten bagi diri dan keinginan Anda sendiri adalah suatu keharusan. Jangan mau terombang-ambing oleh pendapat orang lain mengenai diri Anda. Putuskan apa yang ingin Anda lakukan. Tetapkan standar milik Anda sendiri. Mengikuti jalan yang Anda putuskan sendiri akan memberikan rasa percaya diri yang tinggi.

  • Tertawa

Apapun yang terjadi, jangan lupa untuk menyempatkan diri tertawa. Tertawalah pada humor, film lucu, pada lelucon yang dibuat saudara atau anak Anda. Tertawalah pada diri Anda sendiri. Tawa mampu meredakan stres dan mengingatkan diri Anda untuk tidak terlalu serius dalam hidup ini.

perencanaan SDMItulah tadi beberapa tips agar kita mampu berpikir positif, banyak sekali hal baik yang kita dapat ketika kita memutuskan untuk terus berfikir positif. Ada banyak rejeki baik pasti yang akan datang menghampiri anda, dan hidup anda akan lebih terasa bahagia tentunya. Perlu anda ketahui, Jojonomic telah dipercaya puluhan ribu karyawan di Indonesia.
Dengan JojoExpense, pengeluaran perusahaan tercatat dengan baik dan terhindar dari penipuan keuangan. Dengan solusi digital yang mudah ini, anda tak perlu ribet bagaimana mengatur managemen perusahaan yang sedang anda jalani. Dengan begitu anda bisa memberikan waktu untuk diri anda agar selalu berpikir positif. Yuk, beralih ke digital!