Cara Membuat Presentasi Produk Baru Yang Menarik

membeli vs membangun bisnis

Bagi kamu yang bekerja di divisi marketing pasti tidak mudah untuk mempromosikan mengenai suatu produk yang dimiliki oleh perusahaan. Sebenarnya, apakah memasarkan suatu produk kepada konsumen itu merupakan suatu yang sulit? Lalu sebenarnya apa sih, definisi mengenai presentasi penjualan? tahukah kamu kalau kualitas presentasi penjualan akan menentukan apakah seorang konsumen akan mempercayai dan memakai produk dari Kamu atau malah menggunakan produk dari perusahaan pesaing? Gagal memasarkan produk, merupakan hal yang paling tidak diinginkan oleh seorang dari divisi marketing. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan membahas beberapa hal mengenai apa yang kamu pertanyakan di atas, agar Kamu dapat memiliki gambaran atau penjelasan yang jelas mengenai topik yang kamu pertanyakan.

Apa itu Presentasi Produk ?

Presentasi produk adalah suatu komunikasi 2 arah yang dilakukan, untuk menjelaskan atau memberikan suatu informasi mengenai hal-hal penting dalam suatu produk atau layanan jasa yang dijual atau dimiliki oleh seorang produsen agar calon konsumen tertarik untuk menggunakan atau membeli produk/jasa yang ditawarkan.

Dalam mempresentasikan sebuah produk kepada calon konsumen, pastinya ada beberapa hal yang wajib untuk diperhatikan. Contohnya, seperti memilih topik yang menarik untuk dielaborasikan dengan penjelasan produk/jasa dan teknik presentasi juga perlu untuk dipersiapkan. Hal tersebut dapat mempengaruhi akan kualitas dari produk yang akan Kamu tawarkan. Untuk mendukung persiapannya, banyak praktisi melakukan survey terlebih dahulu, dengan mencari informasi bagaimana presentasi yang dilakukan oleh produk pesaing.

Manfaat Presentasi Produk

Selain memiliki tujuan, presentasi juga memiliki berbagai manfaat, seperti berikut :

1. Sebagai Bahan Penjelasan

Dalam sebuah lingkungkan pekerjaan, presentasi merupakan suatu hal yang wajib dilakukan. Presentasi digunakan untuk menjembatani suatu penyampain informasi kepada pihak ke-3.

2. Dapat Dipahami

Memudahkan seorang untuk memahami, tanpa harus membaca lagi di buku. Namun dengan catatan, Kamu yang mempresentasikan harus dengan materi yang lengkap, dengan memberikan suatu penjelasan yang mendetail, dan jangan sampai jauh dari topik yang sedang dibahas. Bukan tentang seberapa banyak halam yang dihasilkan, namun seberapa isi dalam sebuah presentasi dapat dengan mudah untuk dimengerti.

3. Terkesan Ekslusif

Dengan menggunkan sentuhan digital, yang nanti Kamu dapat mendesign isi dari pesan dan dapat dibagikan ke beberapa orang lainnya.  Dengan dibuatnya materi presentasi dengan design menarik, maka audience  akan menarik untuk membaca kembali, materi yang kamu buat.

Cara Membuat Presentasi Produk Baru Yang Menarik

data strategis

Terdapat beberapa cara yang dapat digunakan dalam membuat presentasi suatu produk yang baik, berikut merupakan beberapa caranya :

1. Membuat Materi Presentasi Yang Baik

Pada saat persiapan pembuatan materi, pilihlah materi yang baik atau sesuai dengan produk/jasa yang akan ditawarkan kepada calon konsumen. Pemilihan materi pendukung, merupakan hal yang paling penting untuk difikrkan. Akan sangat sayang, ketika cara penyampaian Kamu sudah baik namun materi pendukung yang dihadirkan tidak sesuai dengan produk/jasa yang ditawarkan.

Carilah materi yang baru dan unik, agar calon konsumen semakin tertarik dan percaya untuk menggunakan atau membeli produuk/jasa yang Kamu tawarkan. Buatlah poin yang spesifik berkaitan dengan jenis calon konsumen, dengan melakukan survei atau penelitian terlebih dahulu mengenai “siapa calon konsumen Kamu?”.

Sampaikan data atau fakta yang jelas dalam materi presentasi yang Kamu paparkan.

  • Product Knowledge
  • Company Profile
  • Market Environtment (termasuk kompetitor)
  • USP dan atau Competitive Advantages
  • Benefit dari fitur produk

Selain itu ada beberapa hal penting lainnya, yang dipikirkan dalam membuat materi diantaranya :

  • Gunakan jenis huruf yang mudah untuk dibaca.
  • Ukuran huruf yang sesuai, baik itu dalam bentuk sebuah tulisan maupun gambar.
  • Menggunakan huruf besar dan kecil disesuaikan pada jenis paragraf, atau EYD.
  • Menggunakan gambar yang menarik dan relevan dengan paragraf yang dibahas.
  • Jika menggunakan video, maka juga gunakan video yang sesuai untuk makin menunjang isi dari materi.

2. Membuat Perhatian

Setelah mempersiapkan materi yang baik, maka yang menjadi penentuan keberhasilan adalah cara Kamu membawakan materi yang sudah disiapkan. Dengan memfikirkan bagaimana Kamu membuat pembukaan presentasi yang menarik, nantinya membuat calon konsumen merasa penasaran.  Di bawah ini ada beberapa pilihan topik yang dapat kamu gunakan untuk membuka presentasi:

  • Menonjolkan manfaat yang dihasilkan oleh produk/jasa, jika claon konsumen memakainya.
  • Menawarkan suatu solusi dari permasalahan yang calon konsumen miliki, bahwa produk/jasa yang Kamu tawarkan.
  • Menjelaskan permasalahan yang mereka punya.

3. Menggunakan Ilustrasi Pada Saat Presentasi.

The Sales Advantage menjelaskan bahwa calon konsumen akan merasa lebih tertarik ketika Kamu sebagai sales, mempresentasikan penjualan dengan menggunakan ilustrasi yang menarik. Dengan memaparkan mengenai kegunaan dari produk/jasa yang ditawarkan, secara jelas menggunakan ilustrasi atau demonstrasi berikut dengan cara pemakaian, kemudahan yang dihasilkan dan lain-lain.

4. Menggunakan Testimoni

Setelah Kamu mendemonstrasikan produk/jasa yang ditawarkan, maka cara selanjutnya untuk membuat konsumen menjadi lebih tertarik, dengan menggunakan testimoni dari mereka yang sudah menggunakan. Hal ini akan membuat calon konsumen menjadi lebih tertarik dan percaya akan pemaparan Kamu mengenai produk/jasa tersebut. Jika Kamu sudah menunjukkan testemoni selanjutnya Kamu dapat menambahkan, satu atau beberapa keistimewaan dari produk/jasa tersebut dibanding produk/jasa  sejenis di pasaran. Teknik ini efektif karena nantinya calon konsumen akan melihat keunikan dari produk/jasa yang Kamu tawarkan.

5. Closing Statment

Tutuplah presentasi Kamu, dengan kalimat ajakan. Jika Kamu sudah menjelaskan dari awal hingga pertengahan dengan susunan yang baik. Namun di bagian akhir kamu gagal, hal itu sama dengan gagal menjual.  Closing ini menjadi suatu kunci yang akan selalu diingat di benak calon konsumen, kadangkala closing ini yang akan menjadi penentuan apakah mereka jadi membeli atau menggunakan produk/jasa yang Kamu tawarkan.

6. Follow Up

Tidak semua calon konsumen langsung mengambil keputusan saat itu juga, oleh karenaitu Kamu sebagai seorang sales wajib untuk melakukan follow up kepada konsumen atas suatu usaha terakhir, isi dari follow up bisa juga dengan memberikan informasi mengenai benefit, penjelasan lebih lanjut mengenai produk/jasa yang Kamu tawarkan.

Kesahalan Yang Paling Dihindari

Kadangkala dalam melakukan sebuah presentasi produk, seringmembuat kesalahan, yang diantaranya :

  • Salah menyebutkan nama calon konsumen,

  • Tidak melakukan pelatihan presentasi terlebih dahulu

  • Hanya membaca saja

  • Informasi yang tidak relevan

  • Terlalu banyak bicara

  • Tidak adanya tap call to action

Ketika Kamu melakukan sebuah presentasi produk kepada calon konsumen di luar kantor, kadang kala menyulitkan Kamu dalam melakukan sebuah reiumbersement. Dengan menggunakan salah satu aplikasi yang dimiliki oleh Jojonomic, akan mempermudah kerjamu dan tidak perlu lagi menggunakan cara konvensional.

Jojonomic memiliki salah satu aplikasi yang dapat meningkatkan efesiensi manajemen pengeluaran hingga 85%. Dengan JojoExpese, Kamu dapat meningkatkan produktivitas dan cegah penipuan pada rancangan anggaran keuangan. Sangat mudah dimanapun dan kapanpun. JojoExpense telah dipercayakan oleh ribuan karyawan di Indonesia.

Hemat waktu dengan proses otomatis, yang dapat membuat karyawan menjadi lebih fokus dengan pekerjaan lainnya. Mari coba, dan sesuaikan dengan ukuran perusahaan mu. Coba JojoExpense secara geratis !