Produktif vs. Sibuk, Mana Yang Benar?

produktif vs sibuk

Sering kali dalam perusahaan banyak yang tidak bisa membedakan dengan tepat mengenai produktif vs sibuk. Padahal keduanya jelas berbeda dan tidak sama baik dari sisi hasil pekerjaan dan efektifitas waktu yang digunakan untuk melakukan pekerjaan tersebut. Oleh karena itu ada baiknya mengetahui ciri kerja karyawan dalam perusahaan, apakah dia bekerja secara produktif atau hanya sekedar sibuk tetapi tidak produktif? Sangat penting mengetahui hal tersebut supaya efisien dan produktivitas perusahaan bisa tercapai secara maksimal. Jika merasa penasaran dengan langkah-langkah apa yang harus dilakukan dalam hal ini, berikut sedikit penjelasan mengenai gaya bekerja di suatu perusahaan. Terutama dalam mengenali produktif vs sibuk tadi.

Ciri Karyawan Produktif

Ada perbedaan mendasar yang perlu dipahami perusahaan saat mengenali mana karyawan produktif dan mana karyawan yang tidak. Sebenarnya tolok ukur yang paling tepat ada pada hasil pekerjaan yang diberikan. Namun, berikut ini beberapa contoh karyawan yang produktif dibandingkan dengan yang hanya sekedar terlihat sibuk.

• Mengatur Jadwal Pekerjaan
Beberapa karyawan yang memiliki produktivitas cukup tinggi umumnya tidak sekedar bekerja begitu saja, melainkan memiliki pengaturan jadwal yang tepat dan seimbang. Ada program kerja yang disusun supaya bisa mencapai hasil yang maksimal dalam setiap jam kerjanya. Berbeda dengan karyawan yang hanya terlihat sibuk saja tetapi tidak memiliki prioritas dalam pekerjaannya. Sehingga walau terlihat sibuk namun ternyata hasil kerjanya tidak optimal dan tidak memberikan keuntungan lebih pada perusahaan.

• Memberikan Hasil Signifikan
Salah satu tolok ukur yang paling mudah untuk dilihat yaitu hasil kerja yang diberikan oleh karyawan. Umumnya karyawan yang lebih produktif akan memberikan hasil kerja yang menarik, lengkap dan cepat dibandingkan yang tidak. Hal ini karena karyawan yang produktif lebih fokus saat menyelesaikan suatu pekerjaan di kantor. Sehingga saat diminta menunjukkan hasil yang tepat, maka tanpa sungkan dia akan bisa memberikan hasil signifikan yang memuaskan. Berbeda dengan karyawan yang sok sibuk tetapi saat ditanya tentang hasil tidak ada yang bisa ditunjukkan. Atau hanya bisa memberikan hasil ala kadarnya yang tidak sesuai dengan jumlah jam kerja yang telah dihabiskan.

• Rajin Hadir
Produktivitas karyawan bisa juga dinilai dari tingkat kehadiran dan absensi. Sudah cukup umum dan bukan rahasia bila karyawan yang rajin umumnya jauh lebih produktif. Hal ini karena jenis karyawan tersebut memberikan skala prioritas yang tepat pada perusahaan dalam menghasilkan pekerjaan yang bermutu. Sehingga dia memiliki komitmen yang baik pada perusahaan termasuk komitmen untuk rajin hadir dan memenuhi kewajiban jam kerjanya.

• Jarang Lembur
Sering bekerja lembur bukan berarti berdedikasi dan potensial. Tetapi bisa saja hal ini karena karyawan kurang produktif. Oleh sebab itu sebaiknya lihat dengan baik pencapaian yang diberikan setelah melakukan lembur. Apabila tidak signifikan maka bisa dikatakan karyawan tersebut kurang produktif dan justru menambah beban pengeluaran perusahaan.

Langkah Meningkatkan Produktivitas

Tentu saja dalam menghadapi kondisi karyawan produktif vs sibuk ini butuh strategi yang tepat. Mengapa? Karena jika tidak diatasi lambat laun perusahaan tidak bisa memperoleh laba yang diharapkan karena produktivitas yang terus menurun. Oleh sebab itulah mengambil langkah yang tepat cukup perlu dilakukan, sehingga pada akhirnya produktivitas karyawan bisa lebih stabil. Jika ingin tahu bagaimana caranya, berikut ini beberapa langkah yang umum dilakukan perusahaan dalam meningkatkan efisiensi kerja maupun produktivitas karyawan secara optimal.

• Penggunaan Software
Ada baiknya mempertimbangkan penggunaan software yang bisa membantu pekerjaan karyawan supaya lebih cepat. Investasi semacam ini dijamin tidak pernah merugikan namun sebaliknya membantu supaya karyawan bisa bekerja jauh lebih efektif daripada mengerjakan secara manual. Oleh sebab itu mencari software penunjang pekerjaan yang sesuai merupakan hal yang cukup penting.

• Jumlah Karyawan Seimbang
Pastikan memiliki jumlah karyawan yang seimbang dengan jumlah pekerjaan yang tersedia. Jika tidak demikian maka cukup wajar jika perusahaan tidak produktif. Sehingga akhirnya banyak tugas yang tidak bisa diselesaikan dengan baik atau maksimal. Memiliki jumlah karyawan yang sesuai sedikit banyak membantu untuk meningkatkan hasil pekerjaan dan merupakan solusi nyata produktif vs sibuk yang dijelaskan sebelumnya.

• Apresiasi Sesuai
Jangan lupa untuk memberikan apresiasi yang sesuai pada karyawan dengan tingkat produktivitas yang tinggi. Misalnya pemberian bonus maupun pujian secara langsung atas hasil kerja yang telah dicapainya. Banyak perusahaan melupakan hal yang sederhana ini sehingga karyawan merasa kecewa karena hasil kerjanya tidak dianggap secara maksimal. Sebaiknya selalu pantau mana karyawan yang memiliki prestasi kerja yang bagus dan usahakan untuk mempertahankan jenis karyawan yang satu ini. Karena karyawan yang produktif adalah aset perusahaan yang tidak ternilai.

• Fleksibilitas Waktu Kerja
Cobalah pula untuk memberikan fleksibilitas bertanggung jawab pada karyawan. Seperti misalnya mengijinkan mereka untuk mengerjakan pekerjaan mereka di rumah atau di tempat lain sesuai kebutuhan. Sehingga di satu sisi karyawan tidak merasa jenuh harus mengerjakan pekerjaan di tempat yang sama berulang-ulang. Atau biarkan karyawan bekerja sambil menyelesaikan urusan yang lain. Dengan kepercayaan yang baik dari perusahaan otomatis karyawan akan bekerja lebih maksimal dan tidak ingin mengecewakan. Secara tidak langsung hal ini sanggup meningkatkan produktifitas karyawan dalam suatu perusahaan dengan lebih optimal.

Dari informasi dan penjelasan di atas, sudah jelas bahwa pengaturan waktu dan jam kerja memang berpengaruh pada produktivitas karyawan. Tanpa sistem yang tepat sudah pasti perusahaan kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu perlu sistem yang tepat dan jelas dalam hal tersebut. Salah satunya yang bisa digunakan perusahaan yaitu melalui software JojoTimes. Dimana dengan bantuan software yang satu ini, maka tentunya lebih mudah bagi perusahaan untuk mengatur dan menyimpan data karyawan secara otomatis. Sehingga nantinya tidak ada kesulitan saat ingin melakukan akses pada data-data karyawan tersebut. Pada akhirnya melalui software tersebut, perusahaan bekerja jauh lebih produktif dan efisien. Tanpa perlu melakukan langkah-langkah manual yang kuno dalam menyimpan data karyawan. Yang mana hal ini tidak membutuhkan waktu cukup lama namun sebaliknya sangat singkat.

Tentu saja hal ini tidak lepas dari berbagai macam fitur yang ada di JojoTimes. Seperti misalnya fitur-fitur andalan berupa Check In and Check Out Monitoring, Fingerprint Feature, Secured Cloud Based Storage System hingga Import and Export Employee Data. Semua bisa dioptimisasi dan memberikan waktu lebih singkat bagi tim HRD perusahaan dalam merekam data karyawan sepenuhnya.

Nah, apabila fitur dan manfaat di atas cukup jelas, tentu tidak perlu bertanya-tanya lagi bukan? Segera lakukan coba gratis JojoTimes di perusahaan Anda dan rasakan sendiri manfaatnya. Jangan biarkan perusahaan Anda bekerja secara tidak produktif dan hanya terlihat sibuk tanpa hasil yang pasti. Dengan software yang satu ini, dijamin produktivitas perusahaan Anda akan meningkat tajam. Buktikan sendiri!