11 Rahasia Membuat Karyawan Produktif

Kunci kesuksesan dalam sebuah perusahaan terletak pada banyak aspek, seperti halnya kepuasan costumer dan produktivitas karyawan dalam bekerja. Karyawan merupakan sumber daya yang berperan penting dalam menentukan masa depan perusahaan. Oleh karena itu, dibutuhkan kinerja dan produktivitas tinggi demi hasil yang memuaskan. Untuk membuat karyawan mu menjadi produktif ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan. Mau tau caranya? Yuk kita simak artikel ini!

Inilah 11 Rahasia untuk Membuat Karyawan Kamu Menjadi Produktif:

1. Membuat Lingkungan Kerja Nyaman

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam peningkatan produktivitas karyawan adalah lingkungan kerja. Yang dimaksud dengan lingkungan kerja adalah ruangan atau kantor. Lingkungan kerja butuh diperhatikan, agar menopang suasana hati para karyawan. Lingkungan kerja yang baik adalah yang dapat membuat karyawan nyaman. Seperti halnya suhu ruangan yang pas, jauh dari kebisingan, pengaturan cahaya yang tepat, bau ruangan dan sirkulasi udara yang baik.

2. Kenali karyawanmu!

Demi mendapatkan hasil yang maksimal untuk perusahaan, luangkanlah waktu untuk mengenal lebih dekat karyawanmu. Tampung berbagai macam minat, kemampuan, dan aspirasi yang mereka punya. Mengenali kehidupan mereka akan menimbulkan dampak yang sangat positif. Dengan mengenali karyawan lebih dekat, kamu dapat menemukan keterampilan atau kemampuan yang belum mereka manfaatkan dengan maksimal. Karyawan akan merasa lebih dimengerti dan dihargai, hubungan kamu akan lebih baik, dan membuat mereka ingin menjadi karyawan yang lebih produktif di kantor.

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

3. Menciptakan Budaya Transparan dan Ramah Kritik

Saat menjadi pimpinan, biasanya sulit bagi seseorang untuk menerima kritik atau mengakui kesalahan. Padahal, melakukan kesalahan merupakan sifat asli bagi seorang manusia. Cara yang paling mudah untuk menciptakan budaya transparan dan ramah kritik pada karyawan adalah dengan mengakui kesalahan tersebut. Akuilah jika kamu membuat sebuah kesalahan, dan jangan malu untuk menerima kritik atau saran. Karna hal ini merupakan awal mula dari sifat kejujuran dan transparan.

Pimpinan merupakan contoh yang akan ditiru oleh karyawan. Jadi, sifat transparan dan jujur kamu akan diikuti. Selanjutnya, tugas kamu sebagai pimpinan adalah memberi kritik dan saran. Dengan budaya transparan dan ramah kritik mereka pasti akan dengan leluasa menerima kritik dan saran tersebut. Hingga nantinya hal itu akan mendorong para karyawan untuk berusaha memperbaiki dan meningkatkan diri. Hasilnya, mereka akan menjadi lebih produktif dalam bekerja.

4. Memberikan Pelatihan Kepada Karyawan

Setelah memiliki hubungan yang baik dengan para karyawan, selanjutnya tugas kamu adalah memberikan pembelajaran dan pelatihan. Pelatihan dan pembelajaran yang kamu berikan kepada karyawan sangat berguna untuk memperkaya wawasan mereka. Sehingga, dengan wawasan dan informasi luas yang mereka miliki, hal tersebut akan membantu meningkatkan produktivitas kerja.

5. Mengapresiasi Usaha Karyawan

Sebagai pimpinan, mengapresiasi usaha karyawan merupakan hal mudah yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan produktifitas kerja mereka. Apresiasi dapat dilakukan dengan banyak hal, dari yang paling kecil seperti ucapan terima kasih atau pujian atas hasil kerja yang baik. Apresiasi merupakan salah satu pengakuan kamu atas pekerjaan yang telah mereka lakukan. Dengan hal itu, karyawan kamu akan merasa lebih dihargai dan termotivasi.

6. Hindari Ikut Campur Berlebihan!

Seorang ahli dalam produktifitas bernama Robby Slaugther berpendapat. Cara paling efektif untuk meningkatkan produktifitas adalah dengan mendorong karyawan agar bertanggung jawab atas waktu dan sumber daya yang mereka miliki. Kamu bisa belajar untuk memberikan kendali kepada karyawan. Biarkan karyawan mu bertanggung jawab atas pekerjaan nya sendiri. Pimpinan yang terlalu ikut campur, akan membuat karyawan tidak mempercayai potensi diri. Hal tersebut pastinya akan berujung dengan penurunan produktivitas kerja.

7. Membimbing Agar Berani Mengambil Resiko

Karyawan pada umumnya akan takut untuk mengambil proyek yang memiliki resiko tinggi. Karna menurut mereka, proyek dengan resiko tinggi akan memiliki kemungkinan gagal yang juga tinggi. Karyawan akan dihantui dengan bayangan atas kegagalan proyek tersebut. Kritik keras akan ia dapatkan dari pimpinannya dan kemungkinan terburuk yaitu pemecatan. Sebagai pimpinan, kamu harus menghapuskan pola fikir seperti itu. Lalu menanamkan pola fikir yang positif.

Kamu bisa mendorong mereka untuk lebih semangat dan ambisius. Bimbing mereka untuk selalu mencoba sesuatu yang baru, walaupun hal tersebut diikuti dengan berbagai resiko. Jika kamu berhasil, maka kamu akan memiliki karyawan yang mempunyai percaya diri tinggi. Kepercayaan diri seorang karyawan tentunya akan meningkatkan produktivitas mereka dalam bekerja.

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

8. Menjaga Karyawan Tetap Semangat

Banyak tantangan yang akan dihadapi oleh sebuah perusahaan. Salah satu yang menjadi tantangan besar bagi sebuah perusahaan adalah membuat setiap karyawan tetap bersemangat dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Ketika karyawan bekerja dengan hati dan merasa bahwa pekerjaan tersebut merupakan yang terbaik bagi nya. Maka, apa yang mereka hasilkan akan lebih baik dan maksimal. Kepedulian tinggi karyawan atas pekerjaannya, membuat mereka setiap hari memulai pekerjaan dengan energi tinggi. Jika karyawan kamu memulai hari dengan semangat tinggi, maka produktivitas kerja mereka pun akan meningkat.

9. Memberikan Sesi Motivasi

Produktivitas akan tercipta dan meningkat apabila karyawan kamu dalam keadaan yang termotivasi. Kamu bisa melakukan sesi pemberian motivasi kepada karyawan mu dengan cara yang mudah. Yang pertama, kamu bisa berkumpul untuk melakukan evaluasi bersama. Lalu, diskusikan tentang target yang belum di capai, target yang sudah dicapai dan hal-hal lain yang ingin dicapai bersama. Setelah itu kamu bisa menyisipkan beberapa kisah inspiratif atau video-video yang berbau motivasi kerja. Jika perusahaan mu memiliki anggaran yang besar, kamu juga bisa lho membayar motivator khusus untuk karyawan mu. Pastinya hal tesebut akan membuat karyawan termotivasi dan lebih produktif.

10. Memilih Kandidat Terbaik

Kamu harus memilih kandidat terbaik untuk bekerja bersama. Sebagai pimpinan, kamu bisa mempekerjakan orang-orang yang memang memiliki semangat tinggi. Namun, bukan menjadi masalah besar bila kamu mendapatkan karyawan yang tidak ideal. Asalkan, kamu bisa memastikan bahwa mereka adalah orang yang keinginan belajarnya tinggi. Dengan keinginan belajar tinggi, maka mudah bagi kamu untuk memberikan pembelajaran. Hasilnya adalah karyawan kamu dapat dibentuk menjadi pribadi yang mendekati ideal.

11. Menyediakan Dukungan Teknologi

Biasanya dalam suatu perusahaan, karyawan akan menghabiskan waktu lama untuk mengerjakan tugas mereka. Walaupun sebenarnya banyak sekali teknologi terbaru yang dapat membantu mereka dalam menyelesaikan tugas di waktu yang singkat. Banyak hal yang dapat diselesaikan secara otomatis. Pimpinan perusahaan seharusnya dapat mempermudah hal tersebut. Pekerjaan karyawan dapat dipermudah dengan mengeluarkan anggaran untuk sebuah aplikasi berbayar. Dengan dibantu oleh aplikasi tersebut, maka karyawan kamu dapat bekerja lebih cepat. Hasilnya adalah karyawan-karyawan bisa menggunakan energinya untuk melakukan pekerjaan selanjutnya, dan produktivitas kerja pun akan bertambah.

Kami punya solusi untuk membantu kamu dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Jojonomic menawarkan teknologi mutakhir yang akan meningkatan efektivitas perusahaanmu hingga 76%. Jojonomic memiliki aplikasi JojoExpenses yang memiliki fitur reimbursement digital, yang memudahkan finance dalam pembukuan dan anti-fraud. Yuk, dicoba!