Rumus Microsoft Excel Terlengkap yang Perlu Kamu Ketahui

Microsoft Excel merupakan salah satu aplikasi esensial yang diperlukan oleh semua orang. Mengingat fungsinya untuk melakukan penghitungan, membuat aplikasi ini banyak digunakan. Baik oleh mereka yang masih mengenyam pendidikan, hingga yang sudah bekerja. Namun, tahukah kamu apa sebenarnya Microsoft Excel itu? Tahukah kamu apa saja rumus-rumus penghitungan yang bisa diselesaikan oleh aplkasi ini? Pas banget, nih! Pada artikel ini, kami akan membahas tentang pengerian Microsoft Excel dan beberapa rumus yang paling sering digunakan dalam pengoperasian aplikasi ini. Langsung saja yuk, kita lihat bersama!

Pengertian Microsoft Excel

Tidak banyak yang mengetahui bahwa Microsoft Excel merupakan sebuah aplikasi spreadsheet yang telah dikembangkan oleh Microsoft untuk sistem operasi Microsoft Windows, Mac OS X, dan iOS. Selain itu, di dalam Microsoft Excel terdapat banyak berbagai macam fitur yang bisa digunakan seperti grafik, kalkulasi, tabel dan lainnya Jadi, sebenarnya aplikasi ini tidak hanya bisa digunakan untuk melakukan operasi penghitungan saja, lho! Wajar saja, jika aplikasi ini banyak dicintai penggunanya. Tak hanya dikenal dengan operasi hitungnya saja, ternyata Microsoft Excel juga memiliki kegunaan lain dari berbagi bidang. Untuk lebih jelasnya akan dijabarkan pada poin penjelasan di bawah ini!

Kegunaan Microsoft Excel Dilihat dari Beberapa Bidang

Hal menarik lainnya dari Microsoft Excel adalah banyaknya fungsi-fungsi yang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan atau tugas dengan cepat. Hal ini turut terlihat dari beberapa bidang ataupun fungsi pekerjaan yang ikut merasakan manfaat dari penggunaan Microsoft Excel. Misalnya adalah:

Bidang Akuntansi

Manfaat pertama datang dari bidang akuntansi. Contoh dari penggunaan program Microsoft Excel dalam bidang akuntansi adalah menghitung jumlah laba atau rugi suatu perusahaan. Bisa juga untuk mencari besarnya keuntungan selama satu tahun, menghitung gaji karyawan, dan sebagainya.

Kalkulasi Matematis

Kalkulasi matematis merupakan kegunaan kedua dari Microsoft Excel. Program ini dapat digunakan untuk mencari data dari hasil penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, serta berbagai variasinya.

Pengelolaan Data

Penggunaan pengelolaan data adalah kegunaan selanjutnya. Manfaat yang dapat diperoleh yaitu untuk pengelolaan data base statistik, menghitung data, mencari nilai tengah, rata-rata, dan pencarian nilai maksimum serta nilai minimum sebuah data.

Pembuatan Grafik

Excel dapat digunakan untuk membuat grafik, lho! Misalnya grafik perkembangan nilai komputer siswa dalam lima tahun, grafik perkembangan jumlah penduduk selama satu tahun, grafik kunjungan siswa ke perpustakaan selama satu tahun, grafik kelulusan siswa selama sepuluh tahun, dan sebagainya.

Operasi Tabel

Kegunaan terakhir yakni untuk dapat mengoperasikan tabel. Dengan jumlah baris pada microsoft excel yang mencapai 1.084.576 dan jumlah kolom 16.384, maka tidak akan merasa kesulitan apabila melakukan input data yang membutuhkan jumlah kolom dan baris yang sangat banyak.

Selain beberapa fungsi dan kegunaan microsoft excel seperti yang telah kami tuliskan diatas, tentunya untuk mengoperasikan program buatan microsoft ini anda perlu mengetahui rumus microsoft excel. Nah, berikut ini akan kami berikan beberapa rumus yang paling sering digunakan dalam pengoperasian Microsoft Excel. Disimak dan dicatat bagian pentingnya ya!

Rumus Lengkap dalam Microsoft Excel

Nah! Mungkin poin ini akan menjadi highlight dan alasan utamamu untuk membuka artikel ini, bukan? Untuk itu, langsung saja yuk, kita bahas beberapa rumus Microsoft Excel yang paling sering digunakan khususnya di dunia kerja. Berikut ini akan disajikan tabel untuk merangkum rumus apa yang akan dibahas pada artikel ini. Kamu bisa melihat tabelnya di bawah ini ya!

RUMUS EXCEL UNTUK DUNIA KERJA

RUMUSKETERANGAN
SUMMenjumlahkan
AVERAGEMencari Nilai Rata-Rata
ANDMencari Nilai dengan Perbandingan Dan
NOTMencari Nilai Dengan Pengecualian
ORMencari Nilai dengan Perbandingan Atau
SINGLE IFMencari Nilai Jika Kondisi BENAR/SALAH
MULTI IFMencari Nilai Jika Kondisi BENAR/SALAH Dengan Banyak Perbandingan
AREASMenampilkan Jumlah Area (range atau sel)
CHOOSEMenampilkan Hasil Pilihan Berdasarkan Nomor Indeks
HLOOKUPMencari Data dari sebuah tabel yang disusun dalam format mendatar
VLOOKUPMencari Data dari sebuah tabel yang disusun dalam format tegak
MATCHMenampilkan posisi suatu alamat sel yang di tetapkan
COUNTIFMenghitung Jumlah Cell dalam Suatu Range dengan kriteria tertentu
COUNTAMenghitung Jumlah Cell Yang Terisi
DAYMencari Nilai Hari
MONTHMencari Nilai Bulan
YEARMencari Nilai Tahun
DATEMendapatkan Nilai Tanggal
LOWERMerubah Huruf Teks Menjadi Huruf Kecil
UPPERMerubah Huruf Teks Menjadi Huruf Besar
PROPERMerubah Karakter Awal Teks Menjadi Huruf Besar

Untuk lebih jelasnya tentang penggunaan rumus fungsi excel di atas, maka simak penjelasannya berikut ini yang akan disertai contohnya, secara bertahap dan lengkap. Scroll artikel ini hingga selesai agar pengetahuanmu tentang rumus yang paling sering digunakan dalam Microsoft Excel ini bertambah ya!

SUM

Rumus SUM ini terdapat fungsi yang utama adalah untuk mencari penjumlahan atau menjumlahkan, rumus SUM ini juga sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan atau tugas dengan cepat. Cara menggunakannya, tahap pertama, buatlah tabel penjumlahan dan masukkan rumus sum berikut ini. Misalnya, =SUM(D2:E2) atau seperti gambar di bawah ini:

Kemudian, jika sudah dimasukkan rumus SUM tersebut kemudian tekan enter dan akan mengetahui jumlahnya. Seperti pada gambar di bawah ini

AVERAGE

Rumus AVERAGE ini terdapat fungsi yang utama adalah untuk mencari nilai rata – rata suatu variabel. Caranya, buatlah suatu tabel untuk nilai – nilai siswa dan setelah itu masukkan rumus AVERAGE untuk mengetahui nilai rata – rata siswa. Misalnya =AVERAGE(D2:F2) atau seperti gambar di bawah ini:

jika sudah dimasukkan rumus AVERAGE tersebut kemudian tekan enter dan akan mengetahui hasilnya, yang akan terlihat pada gambar di bawah ini,

AND

Rumus AND ini terdapat fungsi yang utama adalah Menghasilkan nilai TRUE jika semua argumen yang di uji tersebut bernilai BENAR dan FALSE jika semua atau salah satu argumen bernilai SALAH. Caranya kamu harus membuat tabel dan masukkan rumus AND untuk mengetahui TRUE atau FALSE. Misalnya =AND(D2>G2), atau seperti gambar di bawah ini:

Cara Menghitung Rumus AND

Selanjutnya, jika rumus AND tersebut sudah dimasukkan kemudian tekan enter dan akan diketahui hasilnya TRUE atau FALS, terlihat hasilnya pada gambar di bawah ini.

Hasil Menghitung Rumus AND

NOT

Rumus NOT ini terdapat fungsi utama adalah kebalikan dari rumus AND yaitu menghasilkan TRUE jika kondisi yang diuji SALAH dan FALSE jika yang diuji BENAR. Langkah pertama, yang harus kamu lakukan adalah  buatlah tabel dan masukkan rumus NOT untuk mengetahui hasilnya. Misalnya =NOT(G2<G3) seperti gambar di bawah ini,

Rumus NOT, jika rumus NOT tersebut sudah dimasukkan kemudian tekan enter dan akan diketahui hasilnya. Kamu bisa lihat hasilnya seperti gambar di bawah ini,

Hasil Perhitungan rumus NOT

OR

Rumus fungsi ini akan Menghasilkan TRUE jika beberapa argumen bernilai BENAR dan FALSE jika semua argumen SALAH. Pada gambar di bawah ini adalah contoh penulisan rumus fungsi OR yang benar,

Rumus OR

Hasil dari penghitungan rumus di atas bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini,
Hasil Rumus OR

SINGLE IF

Fungsi IF akan mengembalikan sebuah nilai jika kondisi yang dicek BENAR/SALAH dan mengembalikan sebuah nilai lainnya jika kondisi yang dicek SALAH/FALSE. Fungsi IF adalah salah satu rumus excel yang paling sering digunakan. Contoh dari penerapan rumus fungsi SINGLE IF bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini,

Rumus Single IF

 

Dari rumus di atas, hasil yang akan kamu dapatkan adalah sebagai berikut,

Hasil Rumus Single IF

 

MULTI IF

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi SINGLE IF, akan tetapi di ambil dari dua kondisi atau bisa ditumpuk beberapa perintah. Contoh dan perbedaan dalam penulisan Rumus Multi IF bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini,

Rumus Multi IF

 

Dari penulisan rumus di atas, maka hasil yang akan didapatkan adalah seperti tertera pada gambar di bawah ini,

 

Hasil Rumus Multi IF

AREAS

Rumus ini, fungsinya adalah Menampilkan jumlah area (range atau sel) dalam suatu referensi (alamat sel atau range yang di sebutkan). Contohnya, bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini,

Rumus Areas

CHOOSE

Fungsi CHOOSE adalah Menampilkan hasil pilihan berdasarkan nomor indeks atau urutan pada suatu referensi (VALUE) yang berisi data teks, numeric, formula atau nama range. Kamu bisa melihat contoh penulisan Rumus CHOOSE pada gambar di bawah ini:

Hasil dari rumus CHOOSE bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini, ya!

HLOOKUP

Fungsi HLOOKUP Menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format mendatar. syaratnya penyusunan tabel atau data pada baris pertama harus berdasarkan urutan dari kecil ke besar  atau menaikkannya. Misalnya angka 1,2,3,4… ataupun huruf A-Z. Jika sebelumnya mengetikkan secara acak silhakan urutkan dengan menu Ascending. Contoh kasusnya seperti dibawah ini.

VLOOKUP

Fungsi VLOOKUP ialah menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format tegak atau vertikal. syaratnya penyusunan tabel data pada baris pertama harus berdasarkan urutan dari kecil ke besar/menaik. misalnya: 1,2,3,4… atau huruf A-Z. Jika anda sebelumnya mengetik secara acak silhakan urutkan dengan menu Ascending. Contoh kasusnya sebagai berikut pada gambar di bawah ini,

MATCH

Fungsi MATCH adalah menampilkan posisi suatu alamat sel yang di tetapkan sebelumnya yang terdapat dalam sekelompok data. Contoh bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini ya!

COUNTIF

Selanjutnya ada menu COUNTIF. Fungsinya adalah untuk menghitung jumlah cell dalam suatu range dengan kriteria tertentu. Adapun rumus yang biasa digunakan adalah =COUNTIF(range;kriteria).

 

COUNTA

Kemudiana ada juga rumus COUNTA yang berfungsi untuk menjumlah cell yang terisi. Misalnya dalam sebuah table terdapat 12 kolom dan kita ingin mengetahui berapa kolom atau cell yang sudah terisi. Contohnya bisa kamu lihat pada tabel di bawah ini

Rumus DAY

Fungsi DAY adalah digunakan untuk mencari hari (dalam angka 1-31) dari data type DATE. Contohnya fungsi DAY (kolom B). Data type DATE dikolom A akan diekstrak dan menghasilkan angka 1-31 seperti gambar dibawah ini.

Rumus DAY

Rumus MONTH

Serupa dengan rumus DAY, fungsi dari rumus MONTH akan digunakan untuk mencari bulan (dalam angka 1-12) dari data type DATE. Contohnya penggunaan fungsi MONTH (kolom C) data type DATE kolom A akan diekstrak menghasilkan angka 1-12 seperti pada gambar dibawah ini.

Rumus MONTH

Rumus YEAR

Kemudian, ada juga rumus YEAR, yang penggunaannya serupa dengan 2 rumus sebelumnya. Fungsi rumus YEAR adalah untuk mencari tahun (dalam angka 1900-9999) dari data type DATE. Contohnya fungsi YEAR (kolom D) data type DATE dikolom A diekstrak menghasilkan angka 1900-9999 seperti pada gambar dibawah ini,

Rumus YEAR

Rumus DATE

Lalu ada lagi rumus DATe yang berfungsi untuk mendapatkan type data DATE dengan memasukan angka tahun, bulan dan hari. Fungsi DATE kebalikan dari fungsi DAY, MONTH, dan YEAR yang melakukan ekstraksi bulan dan tahun dari data type DATE.

Contohnya fungsi DATE (kolom D) data year, month dan day dalam bentuk angka digabungkan dengan fungsi DATE menghasilkan data dengan type DATE seperti pada gambar dibawah ini. Berikut adalah gambar penulisan rumus DATE yang benar,

 

Masih bingung? Tenang saja, kami sudah menyiapkan penjelasan lain terkait penggunaan rumus ini. Misalnya, untuk karakteristik fungsi DATE dihitung dari tanggal berapakan 4 tahun, 3 bulan, 12 hari setelah tanggal 3 februari 1977? Hasilnya adalah 15 mei 1981. Kamu bisa memperhatikan contohnya berdasarkan gambar di bawah ini!

Rumus LOWER

Fungsi rumus LOWER adalah digunakan untuk mengubah semuah text yang berisikan huruf besar menjadi huruf kecil semua. Contohnya, kamu tinggal menuliskan perintah LOWER(text) maka tulisan yang kamu inginkan akan berubah menjadi huruf kecil.

Rumus UPPER

Selain ada rumus LOWER, di dalam Microsoft Excel ada rumus UPPER juga lho! Fungsi dari rumus UPPER adalah digunakan untuk mengubah semuah text yang berisikan huruf kecil menjadi huruf besar semuah kebalikan dari fungsi LOWER. Contohnya, kamu bisa mengetikkan perintah UPPER(text) maka tulisanmu akan menjadi huruf kapital semua.

Rumus PROPER

Rumus terakhir yang harus kamu ketahui dalam Microsoft Excel adalah rumus PROPER. Berfungsi untuk mengubah karakter pertama semua kata menjadi huruf besar dan sisahnya huruf kecil, Kamu tinggal menuliskan perintah PROPER(text). Maka huruf pertama di semua teksmu menjadi huruf kapital. Contoh penerapannya bisa kamu lihat pada gambar berikut ini,

Fungsi PROPER di atas merupakan rumus terakhir yang akan dibahas pada artikel ini. Sebenarnya, masih terdapat rumus-rumus lainnya yang bisa digunakan pada Microsoft Excel. Namun, kamu tidak perlu terlalu mengkawatirkannya, karena rumus-rumus di atas lah yang paling sering digunakan. Khususnya bagi kamu yang sedang bekerja, atau masih mengenyam pendidikan.

Bagaimana? Apakah dengan adanya artikel ini kamu menjadi terbantu dalam pengerjaan tugas sehari-hari? Jika belum, kamu bisa menggunakan aplikasi bantuan lainnya seperti JojoExpense lho! Kenapa JojoExpense? Karena dengan aplikasi ini kamu bisa terbantu dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Jadi, selain hitung menggunakan Microsoft Excel, kamu bisa memastikannya dengan aplikasi ini. Pekerjaanmu akan sangat terbantu, dan kamu bisa bekerja dengan lebih efektif dengan hasil yang lebih efisien.