Sedang Melamar Kerja? Ketahui SOP HRD untuk Proses Perekrutan

Kamu mau melamar kerja atau sedang melamar kerja? Proses mulai dari kamu melamar kerja sampai diterima kerja, proses penggajian, proses perhitungan gaji yang pantas sampai proses persetujuan cuti dan pesangon itu semua sudah diatur oleh perusahaan dalam yang namanya SOP HRD, lho.

Sebagai pelamar kerja atau karyawan HRD, SOP HRD ini wajib diketahui supaya proses perekrutan karyawan bisa berjalan dengan baik dan maksimal. Karena itu, apa yang dimaksud dengan SOP HRD beserta manfaat dan prosedurnya? Yuk, kita cari tahu semua di artikel berikut ini bersama-sama!

Apa yang Dimakud dengan SOP HRD dalam Proses Perekrutan Perusahaan?

Standar Operasional Prosedur (SOP) HRD merupakan dokumen yang berkaitan dengan prosedur yang dilakukan secara kronologis untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang bertujuan untuk memperoleh hasil kerja yang paling efektif dari para pekerja dengan biaya yang serendah-rendahnya.

SOP biasanya terdiri dari manfaat, kapan dibuat atau direvisi, metode penulisan prosedur, serta dilengkapi oleh bagan flowchart di bagian akhir.

Tujuan Utama pembuatan SOP HRD adalah untuk menjelaskan perincian atau standar yang tetap mengenai aktivitas pekerjaan yang berulang-ulang yang diselenggarakan dalam suatu organisasi.

SOP yang baik adalah SOP yang mampu menjadikan arus kerja yang lebih baik, menjadi panduan untuk karyawan baru, penghematan biaya, memudahkan pengawasan, serta mengakibatkan koordinasi yang baik antara bagian-bagian yang berlainan dalam perusahaan.

SOP yang berlaku di setiap bidang di sebuah perusahaan pun biasanya akan berbeda satu dengan yang lainnya. SOP yang diterapkan di berbagai macam bidang atau departemen di dalam sebuah perusahan akan memberikan banyak keuntungan untuk perusahaan tersebut.

Manfaat Menggunakan SOP HRD

Mau tahu apa saja manfaat menggunakan SOP HRD dalam merekrut karyawan? Yuk, cari tahu dibawah ini!

Perusahaan Mempunyai Pedoman Operasional

Peraturan yang berlaku di dalam sebuah perusahaan menjadi lebih jelas karena perusahaan mempunyai pedoman operasional yang bersifat baku

Alat Pengawasan Pekerjaan Karyawan

SOP yang disusun dan dirancang dengan perencanaan yang baik akan menjadi acuan bagi para penanggung jawab kegiatan pekerjaan, karena SOP bisa dijadikan sebagai alat melakukan pengawasan pada setiap pekerjaan sehingga pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan awal.

Tugas Operasional Berjalan Lancar

Semua karyawan yang ada di dalam perusahaan dapat melaksanakan setiap tugas yang menjadi tanggungjawabnya sehingga kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan dengan lancar.

Mempermudah Pemahaman Prosedur Baku

Mempermudah karyawan untuk memahami prosedur baku yang berlaku di perusahaan tersebut apabila dilakukan pemindahan atau mutasi.

Mempermudah Perusahaan dalam ISO

Dapat memudahkan perusahaan tersebut dalam mendapatkan label perusahaan dengan standard Internasional atau ISO (Internasional Organization for Standarization)

Prosedur SOP HRD dalam Merekrut Karyawan

Ada beberapa prosedur atau tahapan dari SOP HRD dalam merekrut karyawan, yaitu:

  1. Menentukan standard kualifikasi karyawan di setiap tingkatan kerja.
  2. Masing-masing departeman yang berada di perusahaan tersebut menilai kemampuan yang dimiliki oleh tiap karyawan di dalam departemannya dan hasil penilaian tersebut diberikan kepada departemen SDM, dimana kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan tiap akhir tahun.
  3. Melakukan perbandingan antara kompetensi yang dimiliki karyawan dengan standard kompetensi yang berlaku di perusahaan.
  4. Departemen SDM bersama wakil dari tiap-tiap departemen akan melakukan penilaian kemungkinan adanya pengembangan kompetensi SDM untuk meminimalisir adanya gap atau jarak yang mungkin ada antara kompetensi karyawan dengan standard kompetensi yang ada.
  5. Menentukan jenis pelatihan karyawan yang bisa dilakukan dengan memilih materi yang didasarkan kepada standard kompetensi yang harus dipenuhi oleh karyawan.
  6. Program pelatihan diutamakan pada materi yang dianggap sangat dibutuhkan oleh perusahaan.
  7. Pelatihan karyawan yang akan dilaksanakan harus disetujui oleh semua pihak terkait, apabila kegiatan pelatihan tersebut tidak disetujui maka pelatihan karyawan tersebut bisa ditunda terlebih dahulu atau dilakukan pembatalan.
  8. Membuat jadwal pelatihan selama satu tahun.
  9. Waktu pelaksanaan pelatihan karyawan harus sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh perusahaan.
  10. Meminta karyawan untuk memberikan penilaian terhadap pelatihan yang telah diikuti.
  11. Dilakukan evaluasi mengenai efektif atau tidaknya pelatihan karyawan yang telah dilaksanakan.
  12. Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan karywan tersebut tidak berjalan secara efektif maka perlu dilakukan analisa untuk mencari penyebab dan solusinya.
  13. Pelatihan karyawan yang efektif akan memengaruhi kemampuan karyawan yang telah mengikuti kegiatan pelatihan tersebut sehingga kompetensi karywan tersebut perlu ditinjau ulang.

Contoh Prosedur Perekrutan Karyawan oleh HRD

Berikut ini proses atau prosedur perekrutan karyawan oleh HRD perusahaan sesuai dengan SOP yang biasanya berlaku di perusahaan, yaitu:

Sekarang kamu sudah mengerti kan, pengertian, manfaat, dan prosedur SOP HRD beserta contoh perekrutan karyawannya? Pastinya, semuanya membutuhkan tahapan dan proses yang harus dilakukan untuk menjamin kelangsungan karyawan dengan sumber daya manusia yang handal.

Nah, buat kamu yang berperan sebagai karyawan HRD dan harus menangani informasi, absensi, dan segala kebutuhan karyawan, sekarang ada aplikasi yang cocok dan tepat untuk membantu pekerjaan kamu, yaitu JojoTimes dari Jojonomic!

Semua informasi, absensi, hingga proses cuti dan izin karyawan semuanya bisa kamu pantau dan cek lewat aplikasi ini dengan aman, cepat, dan praktis karena bisa kamu cek dimanapun kapanpun! Dijamin kamu bisa semakin produktif and efektif dalam bekerja dengan menggunakan aplikasi keren ini!

Yuk, tunggu apa lagi? Coba sekarang aplikasi JojoTimes ini dan rasakan manfaatnya!