Tips dan Trik Menjawab Wawancara Kerja

Saat baru pertama kali melamar kerja tentu merupakan saat-saat yang menegangkan. Seringkali kita khawatir apakah kualifikasi kita sesuai atau tidak. Kemudian muncul pertanyaan kira-kira apa saja yang akan ditanyakan pada saat interview dan apa tipsnya agar hasil wawancara kerja menjadi berhasil. Pastinya semua pelamar kerja berharap dapat lolos sesi interview dengan mudah. Nah, jika tertarik mengetahui tips dan trik wawancara kerja, simak artikel berikut ini!

Apa itu Wawancara Kerja?

Sebelum mengetahui tips dan trik wawancara kerja, kamu harus mengerti apa sih wawancara kerja itu? Wawancara kerja adalah suatu jenis tahapan dalam seleksi kerja yang melibatkan percakapan antara pelamar atau pencari kerja dengan pihak perwakilan dari organisasi yang mempekerjakan untuk melihat, apakah calon pekerja merupakan kandidat yang tepat atau tidak.

Pertanyaan Saat Wawancara Kerja

Tahukah kamu bahwa kita tidak akan pernah tahu sifat asli pelamar sampai mereka mulai bekerja. Mendapatkan rekomendasi biasanya dapat membantu, namun sangat sulit mengetahui dasar sifat aslinya jika hanya dengan melihatnya secara sekilas.

Berdasarkan fakta tersebut, terdapat beberapa pertanyaan yang cukup berguna untuk menganalisa motivasi, keterampilan, dan kekuatan si pelamar.
Dibawah ini terdapat 8 (delapan)  pertanyaan wawancara kerja yang dapat menunjukkan filosofi kerja seorang pelamar, serta penjelasan untuk membantu memahami calon pelamar dari jawabannya:

Gambarkan Diri Kamu!

Apa yang ada di pikiran kamu saat HRD bertanya tentang diri sendiri? Apakah gambaran positif atau negatif? Hati-hati, pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui karakter dasar kamu. Karakter seorang pekerja merupakan aspek penting bagi perusahaan. Calon pekerja yang berkarakter kuat tentunya akan menarik perhatian pemberi kerja. Terutama jika karakter sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.

Oleh sebab itu pilihlah 3 kata yang dapat mendeskripsikan diri kamu. Sesuaikan dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Berikan gambaran karakter  yang sesuai dan pilih kata-kata positif. Misalnya yaitu jujur, pekerja keras, antusias, berkomitmen tinggi, mudah bekerjasama, komunikator yang baik, dan lain sebagainya. Pastikan karakter yang disebut memang sesuai dengan karakter kamu sesungguhnya.

Apa yang Diketahui tentang Perusahaan Ini?

Pertanyaan ini cukup penting, karena seorang pelamar wajib mengetahui tempat atau perusahaan yang dia tuju. Sehingga, biasanya pertanyaan ini muncul untuk mengetahui tingkat pengenalan calon karyawan terhadap visi dan misi perusahaan. Dalam menjawab pertanyaan ini pastikan kamu fokus pada sisi positif perusahaan yang akan dilamar.

Jangan sampai membandingkan dengan perusahaan yang terdahulu. Tunjukkan bahwa perusahaan yang sedang dilamar ini memiliki keunggulan-keunggulan yang membuat kamu tertarik untuk bergabung. Hal ini dapat membuat perusahaan menjadi semakin tertarik untuk memilih kamu sebagai karyawan.

Mengapa Tertarik Bergabung dengan Perusahaan ini?

Kebanyakan orang tentunya akan menjawab suasana kerja yang lebih nyaman dan gaji yang tinggi. Jangan terkecoh! Pertanyaan ini merupakan usaha untuk mencari motivasi  yang sesungguhnya. Setiap perusahaan lebih menginginkan pekerja yang loyal.

Oleh sebab itu pastikan jawaban yang diberikan bukan jawaban remeh seperti kenaikan gaji. Apalagi jika sampai mengutarakan ketidaknyamanan di perusahaan sebelumnya. Perusahaan yang baru tentu akan menilai kamu adalah orang yang tidak mau bekerja keras.

Sebaiknya jawab pertanyaan ini dengan alasan-alasan positif. Contoh, karena ingin berkontribusi lebih dalam menyalurkan bakat. Atau lebih karena posisi yang dilamar sesuai dengan latar belakang pendidikan. Pastikan bahwa alasan bergabung lebih karena motivasi yang membangun.

Jelaskan Rencana Kamu ke Depan!

Maksud dari pertanyaan ini yaitu untuk mengetahui berapa lama ingin bergabung dengan perusahaan yang dilamar. Jangan sampai ternyata perusahaan salah mempekerjakan pegawai yang senang berpindah-pindah perusahaan.

Untuk menjawab pertanyaan ini, uraikan untuk tujuan jangka panjang. Pastikan bahwa kamu melibatkan perusahaan yang dilamar sebagai bagian dari rencana. Jawablah dengan bijak dan pikirkan dengan matang. Jangan sampai menjawab seadanya.

Berikan Gambaran Tentang Pekerjaan yang Dilamar!

Sangat penting untuk mengetahui posisi yang dilamar. Karena hal tersebut berkaitan dengan tugas  di perusahaan tersebut di kemudian hari. Perusahaan pasti tidak ingin mempekerjakan orang yang tidak mengerti apapun tentang tugas-tugasnya. Karena hal tersebut berarti butuh waktu lebih lama untuk membuat pekerja baru beradaptasi dengan lingkungan perusahaan.

Oleh sebab itu, pastikan telah mencari informasi terlebih dahulu apa yang kira-kira akan menjadi tanggung jawab. Dengan jawaban yang tepat, maka perusahaan akan merasa bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk posisi ini.

Mengapa Berhenti?

Ini adalah salah satu pertanyaan penting. Karena dari jawaban perusahaan dapat menilai karakter dan orientasi kamu. Karena biasanya motivasi seseorang berhenti bekerja sangat erat dengan karakter dan orientasinya.

Oleh sebab itu hindari menyebutkan masalah pribadi sebagai alasan. Pastikan alasan karena sesuatu hal yang profesional. Pastikan juga bukan oleh karena konflik. Fokuslah pada jawaban bahwa ingin mencari posisi yang lebih baik untuk berkembang sesuai minat dan bakat.

Apa Pendapat Tentang Lembur?

Ini merupakan pertanyaan untuk mengetahui komitmen. Oleh sebab itu pastikan jawaban yang diberikan sudah cukup sesuai. Tidak berlebihan namun juga tidak kurang.

Tentunya banyak yang tidak nyaman bekerja lembur. Namun dapat menyatakan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sebesar mungkin. Jika harus bekerja lembur pastikan bahwa waktu lembur tersebut masih dalam batasan toleransi. Sehingga jangan sampai jawaban yang diberikan terkesan basa-basi.

Berapa Gaji yang Diinginkan?

Pertanyaan ini memang cukup sulit untuk dijawab. Karena bisa jadi di posisi yang sama gaji yang diminta akan berbeda. Sehingga, biasanya menentukan gaji membutuhkan pemikiran lebih.

Oleh sebab itu ketahui lebih dahulu standar gaji di perusahaan yang akan dilamar. Perhitungkan faktor-faktor seperti pengalaman dan tingkat kesulitan pekerjaan. Jelaskan ekspetasi kamu, namun pastikan masih di dalam standar perusahaan. Jadi kamu dapat memperoleh nilai maksimal dari standar yang diterapkan oleh perusahaan tujuan kamu.

Tips dan Trik Wawancara Kerja

Selanjutnya kita akan membahas tentang tips dan trik wawancara kerja. Kenapa dibutuhkan tips ini? Karena selain dari CV, setiap cerita dan gerak-gerik yang ditampilkan oleh kamu menjadi sebuah penilaian juga oleh HRD.

HRD Menyukai Interview yang memiliki persiapan. Setidaknya, Kamu Sudah Tahu Melamar pada Perusahaan Apa dan Posisi yang Dilamar

HRD sering menanyakan apa yang kamu ketahui dari perusahaan yang dilamar. Kadang, kamu juga akan ditanyai soal apa yang kamu tahu dan bayanganmu bekerja di posisi yang dilamar. Hal ini untuk menguji apakah kamu benar-benar melamar pekerjaan itu karena tahu kemampuanmu dan punya minat. Bukan sekedar acak saja.

Karena menurut HRD, orang yang sudah melakukan persiapan mengenai pengetahuan perusahaan itu akan lebih terlihat menarik di matanya. Artinya pelamar sudah tahu perusahaan yang dilamar itu perusahaan apa, sudah memiliki pengetahuan, dan pengalaman mengenai apa yang dilakukan.

Komunikatif Saat interview. HRD Akan Senang jika Kamu Tidak Menjawab Singkat dan Seadanya Saja

Ketika HRD bertanya, jangan memberi jawaban “iya” atau “tidak” saja. Jangan juga menjawab dengan singkat. Karena sebenarnya pertanyaan HRD adalah pertanyaan pancingan agar kamu mau menceritakan lebih banyak dari yang ada di CV.

Maka dari itu, alangkah baiknya jika kamu menyampaikan hal-hal yang tidak tertulis di CV lamaran kerja. Saat bercerita soal organisasi, lanjutkan dengan apa yang kamu peroleh dan prestasimu di sana. Tapi, jangan terlalu banyak juga agar HRD tidak bosan.

Antusias Menanyakan Hal-hal yang Berhubungan dengan Lowongan Pekerjaan. Interviewer Akan Melihat Seberapa Besar Minatmu!

Secara umum, hal ini akan menggambarkan lagi niat besarmu bergabung di perusahaan. Secara khususnya, kamu juga berminat pada lowongan yang kamu lamar. Kamu bisa bertanya apa saja sebenarnya tugasnya. Apakah ekspektasimu sudah sama dengan tugas yang sesungguhnya. Lalu bagaimana penilaian kinerja dan budaya kerja di sana.

Usahakan Kamu Menulis Memampuan yang Ada di CV. Lalu Jelaskan Kemampuan yang Tidak Ada di CV Saat Wawancara

Terkadang ada pelamar yang menulis di CV, punya skill kerjasama, Ieadership, komunikatif, dan argumentatif. Itu semua adalah skill yang tidak bisa diukur. Ada baiknya sewaktu wawancara, dijelaskan skillskill tersebut.

Karena hal-hal tersebut bisa tetap ditulis di CV namun harus ada portofolio yang kuat untuk meyakinkan rekruiter. Misalnya, tertulis punya leadership tapi selama ini belum pernah bekerja di posisi senior atau manager.

Untuk mengatasinya, Albert menyarankan menulis skill-skill yang bisa diukur. Contoh, kemampuan Bahasa Inggris yang terbukti dengan skor TOEFL atau mempraktekkan Bahasa Inggris saat wawancara kerja. Kalau softskill, mending ditunjukkan dengan pengalaman saja. Contoh, pernah menjadi ketua panitia acara dan ada masalah. Peran saya begini, akhirnya selesai, dan acara sukses.

Jika Belum Lolos, Jangan Merasa Gagal karena Memang Belum Cocok Saja dengan Perusahaan Itu

Ketika kamu belum lolos, bukan berarti kamu itu tidak berguna dibandingkan dengan yang diterima. Bukan berarti juga, persiapanmu kurang kuat. Akan tetapi memang belum cocok saja dengan perusahaan itu. Jadi kamu tidak boleh berputus asa dan tetap semangat dalam mencari kerja!

Gimana? Kamu sudah siap mencari kerja? Dan sudah siap untuk menghadapi wawancara kerja lainnya? Apapun hasil dari wawancara kerjanya tidak boleh menyerah. Yuk, semangat! Dan untuk kamu yang memiliki perusahaan dan memiliki karyawan kamu bisa menggunakan JojoTimes. JojoTimes dapat memantau kehadiran karyawan kapanpun di manapun. Tingkatkan kinerja tim hingga 100% dengan sistem monitoring aktivitas real-time, anti-fraud dan pengelolaan administrasi HR otomatis. JojoTimes solusi untuk semua kebutuhan mobile HR.