Pengertian OCR dan 7 Aplikasi Gratis yang Dapat Kamu Gunakan

Apakah kamu pernah mendengar istilah OCR sebelumnya? OCR adalah kepanjangan dari Optical Character Recognition, yang merupakan teknologi yang dapat membedakan dan mengenali bentuk tulisan pada sebuah gambar.

Lho, kalau seperti sama saja seperti scanner dong? Fungsinya bisa dibilang mirip, hanya saja teknologi OCR memiliki cara kerja dan teknis yang berbeda dari sebuah scanner. Untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai OCR (optical character recognition) kamu harus baca artikel ini lebih lanjut.

Pada artikel ini kamu akan menjelaskan pengertian dari OCR itu sendiri, cara kerjanya, dan informasi menarik lainnya. Yuk, langsung saja kita mulai pembahasannya.

Pengertian OCR (Optical Character Recognition)

OCR adalah teknologi yang dapat mengenali tulisan dalam sebuah gambar menjadi data teks yang dapat dibaca dalam sebuah komputer. Baik itu tulisan tangan ataupun tulisan digital.

Pernahkah kamu mengalami masalah seperti berikut? Saat kamu melakukan scan sebuah dokumen dan kamu ingin melakukan pengeditan atau apapun itu, pada teks yang telah kamu scan ke dalam sebuah program pengolahan data, misal Ms.Word. Apa yang terjadi?

Kamu pasti tidak akan dapat melakukan pengeditan teks tersebut, karena cara kerja pada scanner sendiri hanya mengubah teks atau dokumen kedalam bentuk gambar yang umumnya memiliki format JPG. 

Jangankan pengeditan, untuk melakukan copy paste kata-kata yang ada saja tidak mungkin bisa kamu lakukan. Berbeda halnya jika scanner kamu atau alat lain yang memiliki program Optical Character Recognition. 

Kamu pasti dapat langsung melakukan perubahan pada teks dokumen yang telah discan dengan alat yang memiliki sistem atau program OCR. Mengapa demikian? Yuk, simak cara kerjanya.

Cara kerja OCR (Optical Character Recognition)

Mengapa alat atau scanner yang memiliki sistem OCR dapat melakukan pengolahan data teks secara langsung? Sistem kerja OCR adalah melakukan scanning huruf per huruf yang ada dalam sebuah dokumen ataupun gambar.

Sehingga data yang dihasilkan memang data yang dikenali oleh program pengolahan kata sebagai huruf dan bukan gambar. Sangat jauh berbeda dari sistem kerja scanner biasa yang hanya mengubah sesuatu kedalam bentuk gambar.

OCR sendiri tidak hanya terdapat bisa terdapat dalam sebuah scaner saja, tapi banyak aplikasi atau alat-alat lain dengan sistem satu ini, yang sangat membantu dan mempercepat proses digitalisasi tulisan.

Adapun langkah-langkah cara kerjanya adalah sebagia berikut:

Melakukan scan dokumen ke dalam bentuk gambar digital

setelah semua dokumen berhasil discan, selanjutnya software OCR mengubah dan membagi dokumen ke dalam dua jenis, hitam dan putih.

kemudian  hasil scan atau gambar yang ada diannalisa dalam bentuk bitmap dari dua jenis area, area terang dan gelap.

Area terang dikenali sebagai background, sedangkan area gelap dikenali sebagai objek atau karakter.

Sistem OCR memproses lebih lanjut untuk mengidentifikasi objek berupa huruf dan angka dari dokumen yang discan dengan sistem algoritme OCR.

Algoritme OCR (Optical Character Recognition)

Setiap pengembang OCR pasti memiliki teknik dan design algoritme yang berbeda-beda. Namun, ada dua jenis algoritme yang umumnya digunakan sebagai dasar pembuatan sistemnya. Apa saja dua algoritme yang dimaksud? Berikut penjelasannya.

  1. Pattern recognition, sistem OCR diberikan contoh-contoh dan sample-sample teks dan tulisan yang digunakan sebagai pembanding dan pengenal terhadap objek teks, tulisan, dan angka pada sebuah gambar.
  2. Feature detection, sistem OCR didesign untuk mengidentifikasi dan mengenali sebuah karakter secara spesifik. Sisitem OCR dibangun dengan fitur yang dapat mengenali sudut garis, garis melintang, dan garis lengkung pada sebuah karakter. Contoh huruf A, sistem OCR akan mengindentifikasi garis A sebagia dua garis diagonal yang mengerucut, dengan garis horizontal ditengahnya.

Contoh Penggunaan Sistem OCR (Optical Character Recognition)

Sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari kita sudah banyak menggunakan aplikasi atau softwar yang memiliki sistem OCR, hanya saja kita tidak memperhatikannya. Contoh penggunaan sistem OCR adalah sebagai berikut:

  • scan hardcopy dokumen kedalam bentuk digital yang dapat diolah oleh software Ms.word ataupun google docs.
  • pengindexan material dalam search engine
  • mempermudah proses, extract, dan entry data
  • penguraian dokumen ke dalam teks yang dapat diubah ke dalam bentuk suara yang sangat berguna pada penyandang tunanetra.
  • membuat archieve dokumen yang mudah dikelola
  • mendigitalisasi legal dokumen 
  • dan masih banyak lagi.

7 Free OCR software yang Dapat Membatu Pekerjaanmu

Nah, pada bagian ini kamu akan menemukan software gratis yang dapat kamu gunakan untuk kebutuhan personal. Kamu juga dapat menggunakan versi premium berbayarnya yang tentunya memiliki fitur-fitur lebih dibandingkan versi gratisnya.

Software-software OCR adalah sebagai berikut:

Microsoft OneNote

Microsoft OneNote memiliki sistem OCR yang cukup canggih karena bisa mendeteksi kata baik dari gambar ataupun bentuk scan catatan  tulisan tangan. OneNote sendiri memiliki versi gratis yang diperuntukan untuk penggunaan personal dan memiliki versi berbayar dengan fitur-fitur tambahan yang ditawarkan.

Kamu hanya perlu membuka file gambar atau dokumen scan , klik kanan dan pilih pilihan “copy text from picture (printout)” dan selesai. Tentu saja, kualitan scan dan gambar akan mempengaruhi kualitas keakuratan teks yang dicopy.

Photo Scan

Photo Scan adalah freeware Windows 10 yang memiliki fungsi OCR yang dapat mengolah teks dari sebuah gambar. Diibuat oleh Define Studio aplikasi ini tidak hanya memiliki sistem OCR tetapi juga dapat melakukan scanning dan generate QR Code.

a9t9 Software

Satu lagi free software OCR adalah a9t9 Software, software ini merupakan open source software yang dapat kamu temukan di microsoft store dan dapat digunakan oleh siapapun.

Aplikasi ini mendukung 20 jenis bahasa mulai dari bahasa inggris, cina, jepang, korea, portugis, dan bahasa lainnya. Aplikasi ini sangat mudah dilakukan pemasangan dan kamu dapat melakukan imrovisasi dan penyesuaian program, karena a9t9 adalah open source software.

Capture2text

Capture2text juga merupakan software gratis yang memiliki sistem OCR. Untuk mengaktifkan aplikasi ini di laptop atau komputer kamu. Kamu hanya perlu menekan tombol keyboard shortcut WinKey + Q untuk mengaktifkan Capture2text dan menggunakan mouse untuk menandakan daerah mana yang ingin kamu ambil.

Capture2text mengadaptasi sistem OCR yang dimiliki oleh google, selain itu aplikasi ini mendukung lebih dari 100 jenis bahasa.

SimpleOCR

SimpleOCR adalah salah satu pilihan aplikasi OCR gratis yang dapat kamu temukan di internet. Aplikasi ini selain memiliki versi gratisnya juga memiliki versi berbayar yang tentuya memiliki fitur-fitur tambahan yang tidak dimiliki versi gratisnya.

Versi berbayarnya dapat mengenali huruf secara akurat meskipun kualitas sumbernya kurang bagus atau dalam dokumen memiliki multi kolom.

Easy Screen OCR

Aplikasi gratis selanjutnya adalah Easy Screen OCR. Sebenarnya aplikasi ini tidak gratis, tapi kamu bisa menggunakan aplikasi ini sebanyak 20 kali tanpa perlu berlangganan. Jadi apa bila hanya sesekali membutuhkan sistem OCR, Easy Screen OCR dapat menjadi pilihan.

GoogleDocs

Siapa sangka Google Docs yang semakin sering digunakan saat ini memiliki sistem OCR yang dapat mendeteksi dan mengenali tulisan dalam gambar ataupun dokumen dalam bentuk PDF.

Cara menggunakan sistem OCR dalam Google Docs langkah-langkahya adalah sebagai berikut.

  1. login ke dalam google drivemu
  2. masukan atau upload data yang kamu ingin ubah baik itu dokumen PDF atau gambar kedalam google drive kamu.
  3. Klik kanan pada file PDF atau gambar dan pilih pilhan “open with google docs “
  4. Dokumen PDF atau gambar kamu akan terbuka dalam google docs dan kamu sudah bisa langsung pengeditan teks. Mungkin ada beberapa kesalahan teks karena kualitas gambar yang kurang jelas.

Google Docs mendukung lebih dari 100 bahasa dan mengenali dokumen atau gambar dengan format JPEG, PNG, GIF, and PDF dengan ukuran files tidak lebih dari 2MB dan text harus memiliki ukuran 10 pixel atau lebih.

Salah satu terobosan sistem OCR adalah mempermudah penyimpanan bukti keuangan baik itu resi atau faktur yang penting dalam akuntansi sebagai alat bukti transaksi yang sah dalam pembukuan perushaan.

JojoExpense adalah aplikasi manajeman business expense yang memiliki sistem OCR yang dapat menyimpan resi, faktur dan bukti transaksi lainnya dan langsung menyimpan data tersebut kedalam cloud server Jojonomic.

Jojojexpense

Jadi proses administrasi, reimbursement dan pengelolaan expense menjadi lebih mudah, efisiensi dan produktifitas perusahaan pun semakin meningkat.