Pengertian Surat Perjanjian Kerja dan Contohnya

Kalau kamu memulai kerja di sebuah perusahaan pasti salah satu hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menandatangani surat kontrak. Perusahaan yang berbeda-beda bisa memiliki surat perjanjian kerja yang beragam pula. Ketika kamu menjalankan sebuah perusahaan, tentu penting bagimu untuk mengetahui bagaimana cara membuat surat tersebut dan apa saja yang perlu kamu cantumkan. Yuk, kita simak artikel berikut ini untuk mengenal lebih jauh tentang surat perjanjian kerja!

Apa itu Surat Perjanjian Kerja?

Mulainya hubungan kerja antara perusahaan dan pekerja ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian kerja, atau yang juga dikenal dengan istilah surat perjanjian kontrak kerja. Surat perjanjian ini penting bagi perusahaan dan pekerja karena berisikan syarat, kewajiban, dan hak masing-masing pihak, serta memiliki muatan hukum. Bisa dibilang, surat ini merupakan acuan untuk karyawan dan perusahaan dalam bekerja sama. Oleh karena itu, tentu saja surat perjanjian tidak boleh dibuat sembarangan. Kontrak kerja ini pun dalam prakteknya harus dapat dipertanggungjawabkan.

Format Surat Perjanjian Kerja Sederhana

Dalam membuat dan memahami surat perjanjian kerja karyawan sederhana, sebetulnya tidaklah sulit. Pada dasarnya, formatnya dapat dibagi menjadi tujuh bagan mendasar, yakni:

  1. Penjelasan mendetail tentang siapa saja pihak yang terkait dengan surat perjanjian kontrak kerja karyawan
  2. Pengertian & Kesepakatan Umum
  3. Hak & Kewajiban setiap pihak yang terkait
  4. Definisi dan ruang lingkup kerja karyawan
  5. Kesepakatan Waktu Kerja
  6. Kesepakatan Gaji/Upah/Bonus/Imbalan
  7. Kesepakatan prosedur saat terjadi kelalaian, pengunduran diri, dan pemecatan
  8. Resolusi apabila terjadi perselisihan
  9. Kesepakatan dalam hal apabila terjadi Force Majeur
  10. Tanda Tangan Kesepakatan di atas Materai

Jenis-jenis Surat Perjanjian Kerja

Karena surat perjanjian atau kontrak kerja tergantung pada pekerjaan yang dilakukan, tentu saja surat ini terbagi-bagi jenisnya. Ada beberapa contoh jenis-jenis surat perjanjian kerja yang umum digunakan di Indonesia, berikut beberapa contoh tersebut:

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Percobaan (PKWTP)

Download contoh surat perjanjian kerja probation

PKWTP Percobaan (Probation) adalah perjanjian kerja selama periode satu sampai 6 bulan yang digunakan untuk mengetahui kinerja karyawan sebelum dipekerjakan secara tetap oleh perusahaan. Agak kurang realistis untuk mengharapkan perusahaan yakin akan kinerja karyawan hanya dari hasil psikotes dan wawancara. Di sisi lain, pekerja juga perlu menilai apakah ia nyaman bekerja di perusahaan tersebut.  PKWTP Percobaan bermanfaat bagi masing-masing pihak untuk mengetahui kecocokan kerja satu sama lain.

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)

Download contoh surat perjanjian kerja kontrak

Menurut Keputusan Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi No. 100/MEN/IV.2004, PKWT adalah perjanjian kerja antara pekerja dengan perusahaan untuk mengadakan hubungan kerja dalam waktu tertentu atau untuk pekerja tertentu. Pada dasarnya, PKWT mengatur hubungan antara pemberi kerja dan karyawan mengenai jangka waktu perjanjian, hak dan kewajiban setiap pihak, jabatan, gaji, tunjangan, fasilitas dan hal lain yang bersifat mengatur hubungan kerja secara pribadi.

Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT)

Download contoh surat perjanjian kerja karyawan tetap

Berdasarkan Pasal 1 angka 2 Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP. 100/MEN/VI/2004 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (“Kepmenakertrans 100/2004”), pengertian Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (“PKWTT”) adalah perjanjian kerja antara pekerja dengan pengusaha untuk mengadakan hubungan kerja yang bersifat tetap.

PKWTT dapat dibuat secara tertulis atau secara lisan dan tidak wajib mendapatkan pengesahan dari instansi ketenagakerjaan terkait. Jika PKWTT dibuat secara lisan, maka klausul-klausul yang berlaku di antara mereka (antara pengusaha dengan pekerja) adalah klausul-klausul sebagaimana yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan.

Itulah sekilas tentang surat perjanjian kerja dan beberapa contohnya. Surat kontrak kerja ini penting hukumnya, demi kelancaran hubungan antara perusahaan dan karyawan. Tentu saja, kontrak kerja ini akan berbeda-beda jenisnya tergantung masing-masing karyawan. Pasti akan sangat memakan waktu dan tenaga untuk mendata semua kontrak kerja yang ada di perusahaan. Untuk memudahkanmu menyimpan dan mengumpulkan data karyawan seperti ini, gunakan saja JojoTimes. Beralihlah ke sistem digital yang praktis dan bisa diakses di mana saja. Karyawan dan atasanmu pun akan bisa menggunakan waktu dengan lebih efisien.