Cara Termudah Memberikan Kompensasi Langsung Dan Tidak Langsung Dalam Perusahaan

Kompensasi langsung dan tidak langsung tentu saja memiliki perbedaan yang cukup jelas. Kompensasi sendiri memiliki arti sebagai imbalan yang diterima oleh seseorang atas pekerjaan yang ia lakukan. Kompensasi tentu bisa diberikan dalam berbagai macam bentuk. Biasanya istilah kompensasi ini digunakan di perusahaan karena di dalam perusahaan terdapat hubungan kerja yang jelas antara karyawan dengan pengusaha. Dalam hal ini karyawan bekerja untuk perusahaan dan menerima kompensasi dari bos atau pemilik perusahaan.

Pengertian kompensasi ini sebenarnya juga turut diberikan oleh para pakar sehingga arti dari kompensasi sudah ada definisinya dari para ahli. Kompensasi pada dasarnya merupakan bentuk dari suatu penghargaan dari pihak pemilik perusahaan kepada para pegawai atau karyawan yang telah bekerja dan mengabdi pada perusahaan. Dalam perusahaan tentunya kompensasi terjadi karena adanya hubungan kerja antara karyawan dengan pemilik perusahaan. Sebab di dalam perusahaan terjadi aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh karyawan. Melalui aktivitas ekonomi tersebut maka karyawan akan menerima upah atau imbalan atas kerjanya. Hal ini sangat wajar terjadi kepada para karyawan karena karyawan telah memberikan jasanya pada perusahaan sehingga perusahaan bisa mendapatkan apa yang ingin dicapainya. Oleh karena itu pemberian kompensasi kepada para karyawan merupakan hal yang seharusnya terjadi dan diberikan oleh pemilik perusahaan kepada para karyawan.

Tujuan Kompensasi Langsung dan Tidak Langsung

Pemberian kompensasi kepada para karyawan pada dasarnya memiliki tujuan tertentu, yaitu di antaranya sebagai berikut:

  • Mempertahankan hubungan kerja sama antara pihak pemilik perusahaan dengan karyawan. Kompensasi yang diberikan biasanya dalam bentuk gaji atau penghasilan tetap karyawan. Tentu saja gaji wajib diberikan kepada para karyawan yang telah memberikan tenaganya dengan menjadi seorang pekerja. Besarnya gaji bermacam-macam sesuai dengan arahan dan kondisi keuangan perusahaan. Gaji biasanya diberitahukan pada karyawan sejak awal ia bekerja sehingga besar gaji bisa diketahui secara lebih jelas.
  • Kompensasi juga bisa diberikan pada karyawan dengan tujuan sebagai bentuk balas jasa atas apa yang dilakukan oleh karyawan pada perusahaan. Biasanya para pekerja lapangan seperti direct sales berpeluang besar untuk mendapatkan kompensasi baik dalam bentuk insentif maupun bonus.
  • Ada pula kompensasi yang diberikan pada karyawan untuk menambah atau meningkatkan motivasi kerja para karyawan. Motivasi memang merupakan hal yang perlu diberikan pada karyawan agar karyawan selalu merasa didukung sehingga efektivitas karyawan menjadi lebih meningkat.

Faktor Penentu Kompensasi Langsung dan Tidak Langsung

Kompensasi yang diberikan oleh pihak pemilik perusahaan kepada para karyawan sebenarnya didasarkan pada kriteria perusahaan. Dalam menentukan besar kompensasi yang akan diberikan kepada para karyawan tentunya ada banyak hal yang perlu turut dijadikan sebagai bahan pertimbangan misalnya saja seperti produktivitas kerja. Suatu perusahaan sudah tentu memerlukan tenaga kerja yang produktif sehingga apa yang dikerjakannya bisa berjalan dengan baik dan tujuan dari pekerjaan itu sendiri bisa tercapai. Bila karyawan telah memenuhi standar produktivitas maka ia berhak menerima kompensasi baik berupa kompensasi langsung maupun kompensasi tidak langsung.

Kompensasi juga diberikan pada karyawan dengan memperhatikan kebijakan mengenai upah dan gaji yang berlaku di lingkungan setempat seperti misalnya peraturan perundangan. Jangan sampai upah dan gaji yang diberikan pada karyawan tidak sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Setidaknya kompensasi diberikan agar karyawan merasa puas dan merasa dihargai. Jangan sampai kompensasi yang diberikan pada karyawan tidak memuaskan dan membuat karyawan melakukan protes yang bahkan bisa bersifat merugikan perusahaan.

kompensasi langsung dan tidak langsung

Bentuk Kompensasi Langsung

Kompensasi langsung hadir dalam bentuk gaji tetap. Kompensasi langsung berupa gaji ini sudah seharusnya dibayarkan oleh pemilik perusahaan kepada karyawannya secara rutin. Pembayaran gaji sudah seharusnya berlangsung dalam periode waktu yang tetap misalnya tiap akhir bulan atau awal bulan.

Gaji sendiri sebenarnya merupakan pendapatan yang diterima oleh karyawan sebagai bentuk dari balas jasa pemilik perusahaan. Gaji bisa disamakan dengan imbalan dan gaji ini merupakan bentuk kompensasi langsung yang paling banyak dijumpai di lapangan. Selain itu ada pula insentif yang juga termasuk sebagai kompensasi langsung. Insentif biasanya diberikan sebagai tambahan atas prestasi yang telah dicapai oleh karyawan.

Kompensasi langsung juga bisa diterima oleh karyawan dalam bentuk bonus. Bonus bisa saja diberikan oleh pemilik perusahaan pada para karyawan karena karyawan dinilai telah bekerja sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh pemilik perusahaan. Bonus umumnya dapat memotivasi karyawan sehingga bekerja bisa dilakukan dengan lebih giat lagi.

Bentuk Kompensasi Tidak Langsung

Kompensasi tidak langsung juga biasanya diberikan oleh pemilik perusahaan kepada para karyawannya dalam berbagai macam bentuk. Salah satunya dalam bentuk cuti yang bisa dijalani oleh karyawan karena adanya beberapa faktor penyebab. Beberapa macam faktor penyebab tersebut antara lain adanya kehamilan, kecelakaan, keluarga meninggal, dan lain sebagainya. Cuti menjadi hak karyawan dan hanya bisa dilakukan sesuai dengan kriteria yang telah diberikan oleh pemilik perusahaan.

Kompensasi tidak langsung juga bisa diberikan dalam bentuk tunjangan. Misalnya saja tunjangan hari raya, tunjangan kesehatan, tunjangan transportasi, dan masih banyak lagi jenis tunjangan yang bisa diterima oleh karyawan. Selain itu ada pula kompensasi tidak langsung berbentuk asuransi yang bertujuan untuk menjamin kesejahteraan para karyawan perusahaan. Saat ini jenis asuransi yang sering kali diterima oleh para karyawan adalah asuransi BPJS.

Kompensasi tidak langsung selanjutnya juga diberikan dalam bentuk fasilitas. Fasilitas yang diberikan kepada setiap karyawan tentunya dapat mempermudah karyawan dalam melakukan pekerjaan sehingga hasil pekerjaannya baik.

Dari informasi di atas, maka untuk mempermudah suatu perusahaan dalam menentukan dan menghitung besaran kompensasi langsung dan tidak langsung karyawan, sebaiknya serahkan saja pada JojoPayroll. Di sini semua kemudahan sistematis dalam menghitung kompensasi bisa ditambahkan melalui fitur komponen add-on yang fleksibel. Belum lagi memudahkan pula bagi perusahaan dalam menjalankan sistem gaji yang jauh lebih optimal dan sistematis. Berkat fitur yang disematkan dalam JojoPayroll berupa perhitungan prorate yang otomatis maupun perhitungan payroll yang akurat, maka perusahaan tidak perlu lagi menghabiskan waktu mengerjakan hal tersebut secara manual. Berkat sistem ini pula maka perusahaan bisa mendapatkan banyak keuntungan termasuk cetak slip gaji otomatis untuk seluruh karyawan beserta slip gaji digital yang mudah untuk diakses. Dengan demikian maka sistem kompensasi langsung dan tidak langsung yang harus diberikan perusahaan pada seluruh pekerjanya bisa bekerja lebih baik dan lebih cepat.

Nah, jika sudah paham betapa mudahnya sistem JojoPayroll, kini saatnya untuk mencoba sendiri kemudahan menggunakan sistem payroll tersebut dalam mengakomodasi kompensasi langsung dan tidak langsung pada perusahaan Anda. Sehingga efektifitas karyawan maupun fungsi efisiensi bisa berjalan sesuai harapan. Jika ini adalah pencapaian yang perusahaan Anda impikan, maka jangan berpikir panjang lagi. Cobalah lebih dulu secara gratis untuk melihat sendiri manfaat dari JojoPayroll!