Yuk Kenali Perbedaan Hak dan Kewajiban Warga Negara!

Sebagai pribadi dan warga negara, kamu wajib mengetahui perbedaan hak dan kewajiban supaya segala kegiatan bisa terjalani dengan baik dan seimbang. Hak dan kewajiban tentunya memiliki kaitan yang erat, tapi mempunyai makna yang berbeda.

Hal ini karena kalau kita mengerjakan suatu kewajiban, tentulah hak kita akan terpenuhi dan bisa menjalani aktivitas dengan tenang dan damai.

Supaya kamu lebih mengenal pengertian dan perbedaan hak dan kewajiban beserta jenis dan contoh-contohnya dalam kehidupan, yuk kita simak penjelasannya berikut ini bersama-sama!

Pengertian Hak dan Kewajiban

Hak adalah sesuatu yang mutlak dimiliki oleh setiap orang dari sejak lahir dan penggunaannya tergantung pribadi masing-masing.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hak adalah benar, kepunyaan, milik, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu yang telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb. atau kekuasaan yang benar atas sesuatu.

Sedangkan, kewajiban yaitu sesuatu yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Menurut KBBI, kewajiban adalah sesuatu yang diwajibkan, yang harus dilaksanakan; pekerjaan, tugas menurut hukum; segala sesuatu yang menjadi tugas manusia.

Hak dan kewajiban inilah yang memperkuat masyarakat dan memberinya lebih banyak stabilitas. Kedua hal ini juga mengarah pada pengembangan kesadaran sosial orang sebagai makhluk sosial. Hak harus dilihat sebagai hak individu seperti kebebasan.

Jenis-jenis Hak

Ada beberapa jenis-jenis hak yang wajib kamu ketahui sebagai warga negara, yaitu :

Hak legal

Hak yang didasarkan berdasarkan hukum dalam salah satu tatanan. Hak-hak legal berasal dari undang-undang, peraturan, hukum-hukum, atau arsip legal lainnya.

Hak moral

Hak yang berperan dalam struktur moral. hak moral didasarkan berdasarkan asas atau peraturan bermoral saja.

Hak khusus

Hak yang muncul dalam suatu suatu hubungan khusus antara beberapa individu atau karena peranan khusus yang dimiliki oleh satu orang terhadap orang lain. Jadi, hak ini hanya dimiliki oleh satu atau beberapa orang.

Hak umum

Hak yang dimiliki oleh segala manusia tanpa terkecuali bukan karena jalinan atau peranan khusus, tetapi hanya karena dia manusia. Dalam bahasa Inggris hak umum ini dikenal alami right atau juga human right (hak asasi manusia).

Hak Positif

Suatu hak berkarakter positif, bila saya mempunyai hak apabila orang lain berbuat sesuatu untuk saya.

Hak negatif

Suatu hak berkarakter negatif, bila aku bebas untuk melaksanakan sesuatu atau mempunyai sesuatu, dalam definisi: orang lain tidak bisa menjauhi saya untuk melakukan atau memiliki situasi itu.

Hak negatif terbagi menjadi 2, yaitu:

Hak aktif (hak independensi)

Hak untuk melakukan atau tidak berbuat seperti orang kehendaki. Orang lain tidak bisa menjauhi aku untuk melaksanakan seuatu.

 Hak pasif (hak Keamanan).

Hak untuk tidak diperlakukan orang lain atas aturan khusus.

Hak individual

Hak yang dimiliki oleh setiap individu di setiap negara.

Hak Sosial

Hak yang dimiliki oleh badan populasi bersama dengan anggota-anggota lain.

Jenis-jenis Kewajiban

Pada dasarnya kewajiban dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Menurut George Nathaniel Curzon, adapun jenis-jenis kewajiban adalah sebagai berikut:

Kewajiban Mutlak

Kewajiban mutlak adalah kewajiban seseorang terhadap dirinya sendiri dan tidak berhubungan dengan hak dan tidak mutlak melibatkan hak di lain pihak.

Kewajiban Publik

Kewajiban publik adalah kewajiban yang berhubungan dengan hak-hak publik. Misalnya; kewajiban untuk patuh terhadap peraturan dan hukum pidana.

Kewajiban Positif dan Negatif

Ini adalah kewajiban yang mengharuskan seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Kewajiban positif menghendaki dilakukannya sesuatu, sedangkan kewajiban negatif menghendaki tidak dilakukannya sesuatu.

Kewajiban Umum dan Khusus

Kewajiban umum (universal) adalah kewajiban yang ditujukan kepada seluruh warga negara secara umum. Sedangkan kewajiban khusus ditujukan kepada golongan tertentu, bidang hukum tertentu, atau perjanjian.

 Kewajiban Primer

Kewajiban primer dapat timbul dari tindakan yang tidak melawan hukum, misalnya kewajiban untuk tidak mencemarkan nama baik dan kewajiban yang sifatnya memberikan sanksi.

Kewajiban primer dapat timbul akibat perbuatan melawan hukum, misalnya kewajiban membayar kerugian dalam hukum perdata.

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Kamu sudah tahu belum, walaupun hak dan kewajiban saling berhubungan, tapi  keduanya juga memiliki perbedaan yang signifikan, lho! Kira-kira apa saja ya perbedaan dari hak dan kewajiban ini?

Definisi

Hak bisa diartikan sebagai hak untuk memiliki atau melakukan sesuatu, dan merupakan hak istimewa yang diberikan kepada masyarakat oleh badan pemerintahan.

Kewajiban bisa diartikan sebagai sesuatu yang harus dikerjakan seseorang karena hukum, keharusan atau karena itu adalah pekerjaan mereka. Ini merupakan tanggung jawab seseorang oleh badan pemerintahan, yang harus dikerjakan oleh individu tersebut.

Fungsi

Hak adalah kewenangan yang dimiliki orang.

Kewajiban adalah pekerjaan yang harus dirampungkan oleh orang-orang yang diistimewakan oleh hak-hak mereka.

Tujuan

Hak ditujukan untuk diri sendiri.

Kewajiban ditujukan kepada sebagian besar orang lain.

 Koneksi ke mayarakat

Hak adalah apa yang kita peroleh dari masyarakat.

Kewajiban adalah apa yang kita kerjakan untuk masyarakat.

Hukum

Hak itu dapat dipertahankan atau ditantang oleh pengadilan.

kewajiban warga negara tidak bisa ditantang oleh pengadilan.

Contoh-contoh Hak dan Kewajiban setiap Individu

Berikut ini ada beberapa contoh hak dan kewajiban dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu :

Contoh Hak

Ada beberapa contoh hak bagi setiap individu dan warga negara, yaitu :

  • Hak dalam menyampaikan pendapat.
  • Hak berbicara dalam keluarga.
  • Hak mendapatkan perlindungan untuk anak-anak.
  • Hak mendapatkan kasih sayang keluarga.
  • Hak mendapatkan pengajaran di sekolah.
  • Tiap warga negara berhak mendapatkan perlakuan yang sama di depan hukum.
  • Hak atas penghidupan yang layak.
  • Tiap warga negara berhak untuk mempertahankan wilayah negara Indonesia.

Contoh Kewajiban

Berikut ini beberapa contoh kewajiban kita sebagai individu dan warga negara, yaitu :

  • Membayar uang sekolah.
  • Menjunjung tinggi dasar negara dan menaati peraturan yang berlaku.
  • Berkewajiban membayar pajak.
  • Kewajiban menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
  • Ikut serta dalam pembangunan dalam membangun bangsa agar dapat berkembang dan maju.

Sebagai individu dan warga negara ya baik, kita harus bisa menaati dan mengikuti segala hak dan kewajiban yang ada. Supaya, hidup dan pekerjaan kamu bisa terlaksana dengan aman, tentram, dan pastinya adil.

Dalam perusahaan dan berbisnis, pastinya kita juga serangkaian hak dan kewajiban, terutama dalam hal keuangan melalui pendapatan dan pengeluaran. Nah, supaya laporan keuangan kamu bisa lebih lengkap dan akurat tanpa masalah, kamu bisa menyerahkan semuanya pada aplikasi JojoExpense dari Jojonomic ini!

Dijamin laporan keuangan kamu bisa lebih lengkap dan teratur sehingga mempermudah proses bisnis kamu, dengan sistem otomatis yang bisa kamu pantau kapanpun dan dimanapun. Soal keamanan? Sudah pasti terjamin dengan sistem pendeteksi fraud nya! Tunggu apa lagi? Yuk, coba aplikasi keren ini sekarang! Jangan sampai ketinggalan ya!