Tindakan Ekonomi: dari Definisi hingga Hubungannya dengan Dunia Bisnis

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tindakan merupakan suatu tindakan atau perbuatan. Maka, secara harfiah tindakan ekonomi dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan khususnya dalam bidang ekonomi. Namun, kita tidak bisa asal mengartikannya seperti itu, lho! Karena tindakan ekonomi ini memiliki definisi hingga contohnya tersendiri. Maka dari itu, di dalam artikel ini akan kami coba paparkan beberapa hal penting terkait tindakan ekonomi yang perlu kamu pahami. Langsung saja kita lihat bersama penjelasan di bawah ini dimulai dari definisi yang dimilikinya

Apa itu Tindakan Ekonomi?

Terdapat beberapa penjelasan mengenai hal ini. Salah satunya datang dari James C. Scott, yang berpendapat bahwa tindakan ekonomi merupakan refleksi langsung dari tindakan lainnya, selama tidak keluar dari etika subsistensi. Kemudian, Hans Dieter Evers mengatakan tindakan ekonomi sebagai sintesis dari tindakan lain yang ada, dan kepentingan ekonomi yang dimiliki yaitu akumulasi modal dalam bentuk barang dan uang.

Namun, secara umum tindakan ekonomi dapat dikatakan sebagai segala sesuatu yang dilakukan setiap manusia dalam upaya memenuhi kebutuhannya, dilandasi oleh pilihan terbaik dan lebih menguntungkan.

Apa Saja Tujuannya?

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa tindakan ekonomi akan dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, di dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan hidup akan dihadapkan pada sumber daya yang terbatas. Hal ini akan menyebabkan banyaknya pilihan yang harus dihadapi oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Merujuk pada hal tersebut, manusia harus selektif dalam memilih segala sesuatunya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Oleh karena itulah, tindakan ekonomi ini diperlukan di dalam kehidupan manusia. Maka, dapat dikatakan, tujuan dari melakukan tindakan ini, dapat terlihat pada poin-poin di bawah ini:

  • Supaya bisa memilih atau menentukan benda atau jasa seperti apa yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupmu.
  • Untuk dapat membedakan kualitas barang atau jasa yang hendak digunakan
  • Agar dapat memprioritaskan kebutuhan hidupnya.
  • Supaya kamu dapat mempertimbangkan untung dan rugi terhadap pilihan yang hendak kamu buat.

Berdasarkan poin-poin di atas, terlihat kan bahwa tindakan ekonomi ini memiliki peran yang signifikan di dalam kehidupan kita? Untuk itulah, kita perlu mengetahui, apa saja yang termasuk di dalamnya. Maka dari itu, scroll terus artikel ini untuk mendapat informasi selengkapnya ya!

Siapa Saja Pelaku yang Terlibat di Dalamnya?

Ketika hendak melakukan suatu kegiatan, tentu harus ada pihak yang terlibat di dalamnya. Tak terkecuali, tindakan ekonomi yang secara umum terbagi menjadi empat kategori. Secara umum, pelaku tindakan ekonomi dapat dibagi menjadi 4 (empat) kategori. Adapun, keempat kategori tersebut bisa kamu lihat pada penjabaran di bawah ini::

Perorangan

Pertama adalah perorang. Di dalam tindakan ekonomi yang dilakukan oleh perorangan, pada umumnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena, sebagai mahluk ekonomi dan tidak bisa meninggalkan dirinya sebagai mahluk sosial.

Lembaga masyarakat

Tindakan ekonomi juga bisa dilakukan oleh lembaga masyarakat. Siapa saja yang termasuk di dalamnya? Pihak yang termasuk ke dalam lembaga masyarakat ini misalnya lembaga atau organisasi masyarakat seperti yayasan, perkumpulan, karang taruna, dan lain sebagainya. Mereka juga berhak melakukan tindakan ekonomi di dalam proses kerjanya.

Pemerintah

Ketiga, pemerintah juga bisa turut ambil andil di dalam melakukan tindakan ekonomi. Salah satu hal yang dilakukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan penduduk dan negara.

Antar negara

Ternyata, tindakan ekonomi ini juga bisa dilakukan antar negara, lho! Tindakan ekonomi ini biasanya dilakukan oleh dua negara atau lebih dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran warga negara masing-masing.

Jenis-jenis Apa Saja yang Termasuk di Dalamnya?

Hal yang perlu kamu ketahui, ternyata hanya terdapat dua jenis tindakan ekonomi. Pertama ada rasional, dan kedua adalah irasional. Lantas, apa saja yang membedakan diantara keduanya? Untuk menjawab pertanyaan terseebut, kamu bisa lihat penjelasannya di bawah ini ya!

Tindakan Ekonomi Rasional

Menurut KBBI, rasional dapat diartikan sebagai menurut pikiran dan pertimbangan yang logis. Selain itu, dapat diartikan juga sebagai menurut pikiran yang sehat dan cocok dengan akal. Maka, dapat dikatakan tindakan ekonomi rasional ini dilandasi oleh sebuah pilihan yang terbaik dan menguntungkan sehingga dapat mempengaruhi peningkatan kehidupan ekonomi. Dengan kata lain, mampu mencukupi kebutuhan sesuai dengan kebutuhan yang diperluakan dan tidak berlebihan.

Tindakan yang rasional ini diperlukan oleh manusia baik dalam sebuah kehidupan sehari-hari ataupun dalam melakukan usaha. Karena, pertimbangan yang rasional ini dimulai dari suatu hal yang kecil sampai hal yang besar.

Ciri yang Dimiliki

Setelah mengetahui penjelasan yang dimiliki, kita juga perlu mengetahui ciri-cirinya. Terdapat dua ciri pokok yang menggambarkan tindakan ekonomi rasional ini. Pertama ada prinsip ekonomi, dan yang kedua ada motif ekonomi. Penjelasannya bisa kamu lihat di bawah ini ya!

Prinsip Ekonomi

Di dalam kajian Ilmu Ekonomi, prinsip ini dapat dikatakan sebagai suatu tindakan ekonomi yang dilakukan untuk memperoleh kepuasan yang maksimum.

Motif Ekonomi

Masih di dalam kajian Ilmu Ekonomi, motif ekonomi dapat terjadi akibat adanya dorongan oleh sebuah kepentingan yang melatarbelakangi terjadinya sebuah tindakan ekonomi.

Dapat dikatakan, inti dari tindakan ekonomi rasional adalah adanya sebuah upaya untuk penghematan dengan mendapatkan keuntungan maksimal dan dilakukan dengan tepat.

Pengaplikasian dalam Dunia Bisnis

Jenis tindakan ekonomi ini harus dilaksanakan dengan tepat karena keuntungan yang diperoleh dapat berubah menjadi kerugian. Oleh karena itu, adanya tindakan ekonomi ini akan sangat mempengaruhi bisnis yang dikerjakan oleh sebuah perusahaan, lho! Kamu bisa melihat bagaimana pengaplikasiannya untuk perusahaan pada penjelasan di bawah ini.

Di dalam proses kerja perusahaan, kamu bisa menentukan jenis produksi yang tepat agar semua hasil produksi tersebut dapat terjual secara maksimal. Caranya bisa dengan menekan biaya produksi secara rasional tanpa mengurangi kualitas produk, dan dapat menggunakan tenaga kerja terampil. Selain itu, pemakaian bahan baku dan penolong secara efisien juga bisa dilakukan. Terakhir, perusahaan harus mampu untuk menentukan sistem distribusi yang tepat, serta melakukan promosi secara optimal untuk mendapatkan hasil terbaik.

Tindakan Ekonomi Irasional

Jenis tindakan ekonomi kedua ini, merupakan kebalikan dari yang pertama. Karena, berdasarkan KBBI, irasional dapat diartikan sebagai tidak berdasarkan akal (penalaran) yang sehat, dan juga tidak masuk akal.

Maka, tindakan ekonomi irasional dapat diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan manusia yang didasarkan pada dugaan atau perkiraan akan menguntungkan. Akan tetapi, pada praktiknya, justu berlaku hal sebaliknya. Tindakan ini biasanya dilakukan oleh manusia karena tidak mempertimbangkan faktor biaya, tenaga dan waktu yang harus dikorbankan.

Pengaplikasian dalam Dunia Bisnis

Meskipun terlihat memiliki konotasi yang negatif, ternyata masih banyak lho perusahaan yang masih mengambil tindakan irasional ini. Untuk melihat seperti apa, bisa kamu lihat contohnya pada penjelasan di bawah ini ya!

Terdapat sebuah perusahaan yang menetapkan harga tinggi terhadap sebuah produk tanpa memperhitungkan kualitas barang, biaya produksi, dan daya beli masyarakat terhadap produk tersebut. Hal ini akan menyebabkan kegagalan pasar. Jika sampai terjadi, pada akhirnya akan menimbulkan kerugian yang cukup signifikan bagi perusahaan.

Terdapat sebuah upaya yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk menghindari pengambilan tindakan irasional ini. Salah satunnya, perusahaan perlu memiliki pengelolaan keuangan yang baik. Misalnya, dengan mengelola sektor pembiayaan. Jika biaya produksi kecil, maka harga jual sebuah barang bisa ditekan lebih rendah jika dibandingkan dengan pesaing di pasar. Sehingga, barang produksi dapat bersaing, dan berkemungkinan menjadi barang yang profitable bagi perusahaan.

Untuk memperoleh pengelolaan keuangan yang baik dan laporan keuangan yang sehat agar dapat digunakan dalam berbagai analisis penjualan dan pengembangan usaha di masa depan, perusahaan perlu memiliki sistem akuntansi yang handal. Maka, gunakanlah JojoExpense! Salah satu aplikasi pengelola keuangan yang dimiliki oleh Jojonomic ini memiliki fitur yang menarik lho! Dengan aplikasi ini, kamu akan terbantu dalam pengelolaan pengeluaran perusahaan dengan lebih efisien dan hemat waktu. Selain itu, aplikasi ini akan meningkatkan efisiensi manajemen pengeluaran perusahaanmu hingga 76%! Sangat menggiurkan, bukan? Oleh karena itu, ayo pakai JojoExpense dan rasakan sendiri manfaat yang akan kamu dapatkan. Selamat mencoba!