Beginilah Contoh Struktur Organisasi Perusahaan dan Fungsinya

Kamu ingin membuat perusahaan berbentuk perseroan terbatas baru? Lalu kamu bingung dengan struktur organisasinya? Jangan khawatir, karena artikel ini akan memberi kamu sebuah informasi tentang struktur organisasi perusahaan, serta fungsi dan contohnya. Tanpa berlama-lama lagi yuk kita cari tahu!

Struktur Organisasi Perusahaan

Jadi struktur organisasi itu dibuat untuk kepentingan perusahaan dengan menempatkan orang-orang yang berkompeten sesuai dengan bidang dan keahliannya. Dengan adanya struktur seorang HR juga bisa mengetahui peran-peran dari seorang karyawan-karyawannya. Sebebrapa penting mereka dan seberapa mereka bernilai. Dengan begitu seorang HR dapat menentukan seberapa pantas gaji karyawan yang didapatkannya.

Lalu apa yang dimaksud dengan perseroan terbatas atau biasanya disingkat sebagai PT? PT adalah badan hukum untuk menjalankan sebuah usaha yang modalnya dari investor yang menanamkan sahamnya pada perusahaan tersebut.

Perseroan terbatas adalah badan usaha yang besar modalnya tercantum dalam anggaran dasar. Kekayaan suatu perusahaan terpisah dengan kekayaan pribadi milik perusahaan. Pemilik saham memiliki tanggung jawab yang terbatas, tanggung jawabnya sesuai dengan saham yang dimiliki.

Jika hutang perusahaan melebihi kekayaan dari perusahaan, maka kelebihan hutangnya bukan tanggung jawab dari para pemegang saham. Dan jika perusahaan memperoleh keuntungan maka keuntungan tadi dibagi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Selain dari saham, modal sebuah perusahaan juga berasal dari obligasi. Keuntungan yang didapat dari pemilik obligasi adalah mendapatkan bunga secara tetap tanpa memperdulikan untung-ruginya perusahaan tersebut.

Nah, begitulah sekiranya struktur awal sebuah perusahaan. Lalu bagaimana sih peran dari struktur organisasi perusahaan? Mari lanjutkan baca artikel ini sampai habis ya!

Peran Struktur Organisasi Perusahaan

Dalam sebuah PT, selain  kekayaan pemilik modal dan kekayaan perusahaan yang terpisah juga ada pemisahan antara pengelola perusahaan dan pemilik perusahaan. Pengelolaan perusahaan bisa diserahkan pada tenaga ahli (profesional) yang membidanginya. Struktur organisasi PT terdiri atas pemegang saham, direksi serta komisaris.

Para pemegang ini melimpahkan wewenangnya pada direksi melalui komisarisnya untuk menjalankan serta mengembangkan perusahaannya sesuai tujuan bidang usaha dari perusahaan. Berkaitan dengan tugas itu, direksi memiliki wewenang mewakili perusahaan untuk mengadakan perjanjian, kontrak, dan semisalnya.

Dan jika terjadi kerugian yang terlalu besar (di atas 50 %), maka direksi wajib lapor ke para pemegang saham serta pihak ketiga untuk selanjutnya dirapatkan.

Komisaris sendiri berfungsi sebagai pengawas kerja dari jajaran direksi sebuah perusahaan. Komisaris berwenang memeriksa pembukuan serta menegur direksi, memberi arahan, bahkan memberhentikannya dengan cara menyelenggarakan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) untuk mengambil keputusan apakah akan diberhentikan atau tidak.

Dalam sebuah RUPS, semua pemegang baik yang sahamnya besar atau kecil berhak untuk menyampaikan pendapatnya. RUPS sendiri membahas persoalan yang berkaitan dengan evaluasi kinerja serta kebijakan perusahaan yang segera dilaksanakan.

Bila ada pemegang saham yang berhalangan hadir, maka bisa melempar suaranya ke pemegang saham lain yang disebut dengan proxy. Hasil RUPS ini umumnya dilimpahkan ke komisaris kemudian diteruskan ke bagian direksi untuk dijalankan.

Isi RUPS

Lalu apa isi dari RUPS itu, berikutlah isinya:

  • Menentukan seorang direksi serta pengangkatan komisaris.
  • Memberhentikan komisaris atau direksi.
  • Menentukan gaji dari komisaris dan direksi.
  • Evaluasi kinerja dari perusahaan.
  • Membuat keputusan mengenai rencana penambahan atau pengurangan saham perusahaan.
  • Mengumumkan pembagian dividen (laba)

Nah seperti itu lah kiranya peran dari struktur organisasi perusahaan. Sekarang kamu harus lanjutkan bacaan ini karena masih ada hal yang belum kami beritahu, yaitu began dan juga tugas-tugasnya.

Bagan Struktur Organisasi Perusahaan

https://elizato.com/contoh-struktur-organisasi-perusahaan/

Direksi

Di sebuah perusahaan peran dari seorang direksi sangat penting. Maka dari itu, direksi ditempatkan paling atas pada began perusahaan. Direksi merupaka orang yang bertanggung jawab dan juga memiliki wewenang dalam pengurusan perseroan ini.

Seorang direksi harus bisa menunjang kepentingan dan juga tujuan dari persero tersebut. Baik kepentingan tersebut di dalam pengadilan ataupun diluar sesuai ketentuan anggaran dasar yang telah disediakan. Pada bagian ini umumnya terdiri dari satu orang direktur utama, tiga wakil direktur utama serta enam direktur.

Tugas Direksi

Tugas dari seorang direksi secara umum adalah menentukan usaha yang akan dijalankan oleh perusahaan. Pada bagian ini juga yang menentukan sebuah kebijakan serta penjadwalan seluruh kegiatan yang ada di perusahaan.

Maka dari itu, seorang direksi bisa juga dibilang sebagai pemegang kendali penuh terhadap perusahaan dan bertanggung jawab atas kemajuan dari perusahaan. Karena seorang direksi harus mempunyai tanggung jawab yang amat besar.

Direktur Utama

Direktur Utama adalah orang yang memiliki wewenang dalam merumuskan & menetapkan suatu kebijakan serta program umum perusahaan sesuai dengan wewenang yang diberikan perusahaan kepadanya.

Tugas Direktur Utama

Seorang direktur mepunyai tugas untuk mengkoordinir semua kegiatan dalam bidang kepegawaian, administrasi keuangan dan kesektariatan. Selain itu, seorang direktur utama juga bertugas dalam mengendalikan pengadaan peralatan dan perlengkapan.

Juga bertugas untuk membuat rancangan untuk mengembangkan dari sumber pendapatan, membuat rancangan pembelanjaan kekayaan perusahaan, memimpin dan bertanggung jawab atas semua dewan atau komite eksekutif.

Sebagai seorang direktur utama juga harus menawarkan ide-idenya dalam memajukan perusahaan di tingkat tertinggi (Kerja sama denngan MD/CEO), memimpin rapat dan mewakili perusahaan dalam berhubungan dengan pihak luar perusahaan.

Direktur

Jabatan ini di bawahi oleh direktur utama, seperti bagan yang ada di atas. Jadi seorang direktur adalah mereka yang dipilih untuk memimpin sebuah perusahaan berbentuk perseroan terbatas. Seorang direktur dipilih oleh sang pemilik usaha untuk mengelola dan menjalankan perusahaannya.

Tugas Direktur

Beginilah tugas umum seorang direktur, membuat prosedur ketetapan untuk tiap manajer dalam mencapai tujuan dan sasaran perusahaan. Selain itu seorang direktur juga bertugas untuk mengkoordinir setiap kegiatan dari para manajer serta menerima pertanggung jawabannya secara periodik.

Seorang direktur memiliki wewenang untuk mengangkat, mengganti, atau memberhentikan karyawan dan pegawainya. Seorang direktur juga bertugas membuat ketetapan operasional perusahaan dalam jangka pendek.

Direktur Keuangan

Struktur organisasi perusahaan ini juga merupakan struktur yang penting. Karena direktur keuangan ini bertugas di semua kegiatan yang ada kaitannya dengan keuangan dan anggaran perusahaan.

Jadi, dia yang bisa mengevaluasi apakah perusahaan tersebut mendapatkan profit atau defisit. Direktur keuangan bisa membentuk organ lagi dibawahnya yang setingkat dengan jumlah yang ditetapkan dan disetujui dari dewan direksi.

Tugas Direktur Keuangan

Direktur keuangan bertugas untuk mengawasi seluruh operasional keuangan yang ada di perusahaan, bertanggung jawab terhadap semua kegiatan yang ada kaitannya dengan keuangan.

Selain itu, direktur keuangan juga membuat prosedur pelaksanaan yang berkaitan dengan keuangan secara rinci serta menetapkan standar kerja lapangan demi menjamin agar tidak terjadi kebocoran di bidang keuangan.

Direktur Personalia

Direktur personalia adalah orang yang bertugas mengembangkan sistem perencanaan personalia serta mengendalikan suatu kebijakan untuk para pegawai. Selain itu direktur personalia juga melayani kebutuhan administrasi pagawainya dan melaksanakan pembinaan untuk pengembangan staff administrasi.

Manajer

Manajer adalah orang yang menyesuaikan dan mengintegrasikan macam-macam variabel dan karakteristik dari pegawainya dalam mencapai tujuan organisasi yang sama.

Tugas Manajer

  • Memberi pengarahan dalam membuat keputusan, kebijaksanaan, supervisi dan sebagainya.
  • Merancang organisasi & pekerjaan.
  • Menyeleksi, menilai, melatih dan mengembangkan pegawai atau calon pegawainya.
  • Mengatur dan mengendalikan sistem komunikasi.
  • Membuat sistem reward.

Manajer Personalia

Manajemen personalia yaitu orang yang membuat rencana, pembagian kompensasi, mengembangkan, dan pemeliharaan tenaga kerja agar tujuan perusahaan dapat tercapai.

Tugas Manajer Personalia

Secara umum tugas manajer personalia adalah orang yang mengatur organisasi, mengendalikan unit personalia, mengurus proses administrasi seluruh kegiatan personalia.

Manajemen personalia juga bertugas mengurus prosedur perekrutan dengan seleksi, ujian, wawancara serta membuat sistem nilai untuk kinerja karyawannya.

Selain itu seorang manajer personalia juga bertugas mengurus perizinan ketenaga kerjaan, mengurus dana pengobatan dan dana pensiun karyawan, mengurus perjalanan dinas beserta fasilitasnya.

Manajemen personalia juga bertugas membuat sistem data karyawan, surat-form administrasi dari kegiatan personalia dan membuat sistem laporan yang berkaitan dengan semua kegiatan personalia.

Manajer Pemasaran

Manajer pemasaran yaitu orang yang bekerja untuk memasarkan haslil produksi perusahaan.

Tugas Pemasaran

Secara umum tugasnya adalah membuat rencana dan rancangan strategi pemasaran produksi sesuai dengan trend pasar.

Selain itu juga melakukan riset marketing sesuai perkembangan pasar, membuat operasioanl informasi perusahaan yang efisien dan melaporkan hasil kerjanya pada direktur secara berkala.

Manajer Pabrik

Struktur organisasi perusahaan ini adalah orang yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap pabrik yang dititipkan kepadanya. Manajer pabrik haruslah sering-sering berkonsultasi kepada direktur agar tugas yang dilaksanakannya bisa berjalan selaras.

Tugas Manajer Pabrik

Selain itu manajer pabrik jugamempunyai tugas untuk bertanggung jawab atas hasil produksi yaitu dengan mengantisipasi dan mengatasi segala persoalan yang ada kaitannya dengan produksi perusahaan bersama divisi lain.

Yang ada dibawah pertanggung jawaban manajer pabrik yaitu PPC, pengadaan barang serta produksi.

ADM & Gudang

Bagian ADM & Gudang ini bertugas untuk mengecek segala administrasi & transaksi yang ada kaitannya dengan jalannya perusahaan. Pada bagian ini terdiri dari Acounting, CMT dan Kasir.

Tugas ADM dan Pergudangan:

  • Melakukan pendataan dan pembukuan terhadap seluruh transaksi yang terjadi.
  • Mengurus hal-hal yang memiliki kaitan dengan pihak Outsourcing.
  • Tugas Kasir yaitu membuat laporan tentang pengeluaran & pemasukan terhadap uang harian di perusahaan.

Divisi Regional

Divisi regional yaitu orang yang bertugas mengelola aset perusahaan serta menjalankan bisnis perusahaan sesuai arahan dari perusahaan. Selain itu juga bertugas menyepakati target kerja bersama dengan direksi.

Tugas Regional

Tugas divisi regional selanjutnya adalah melaksanakan prosedur & kebijakan baku yang sudah ditetapkan perusahaan, beroperasi sebagai badan usaha yang memberikan keuntungan pada pemodal serta meningkatkan aset perusahaan.

Begitulah kira-kira contoh struktur organisasi perusahaan. Untuk membutuhkan control pada karyawan ada aplikasi keren nih dari Jojonomic yang bernama JojoTimes. Aplikasi JojoTimes ini bisa memantau karyawan sedang dimana, absen online, dan juga mengatur jadwal meeting bersama klien.